
Ciu*man Bintang makin menuntut, dan makin kasar, Intan hanya diam sambil memejamkan matanya, dan lama lama pasokan nafas Intan pun sudah menipis, Intan mendorong Bintang agar melepaskan cium*anya.
Bintang lalu melepaskan ciu*manya dan berpindah men*cium leher Intan. Intan menarik nafasnya dalam dalam saat merasakan lehernya di ciu*m Bintang, rasanya sungguh membuat geli.
Saat ciu*man bintang makin turun ke arah Dada, Intan langsung berbicara.
"Mass,, udah jangan di teruskan, Aku mau bantu kaka ipar masak Mas,, Aku ngga enak kalau ngga bantuin,, "ciu*man Bintang langsung berhenti.
"Iya Maaf,,, ya sudah sanah bantu kaka masak, Aku di sini dulu jagain Sifa, "Intan mengangguk, lalu turun dari kasur sambil merapikan bajunya juga rambutnya yang acak acakan.
Intan lalu keluar dari kamar, dan menuju ke dapur, di dapur rupanya ada Ibu juga yang sedang membantu kaka ipar memasak.
"Sifanya udah tidur,,? "
"Sudah Bu,, "
"Ya udah ini bantuin kakamu masak, Ibu mau istirahat dulu,, "Intan menjawab Iya, dan Ibu pun pergi dari dapur.
"Ini Aku udah masak dua macam, nih kamu selesaiin goreng tahu sama tempenya, Aku mau duduk dari tadi masak berdiri terus,cape ,,"kaka Ipar lalu duduk di meja makan sambil memainkan hpnya, sedang intan lanjut memasak.
Setelah mateng semuanya, Intan menyiapkanya di meja makan.
"Kak,, Intan mau panggil semuanya dulu yah, "
"Iya sanah,, "Intan lalu pergi dan memanggil Ayah dan Ibunya, setelah itu baru Intan memanggil Bintang.
"Mass,, bangun kita makan malam dulu yuk, "sambil mengusap tanganya, ternyata Bintang tertidur.
"Hemmm,, iya. tunggu bentar yah, "sambil mengucek matanya dan mengumpulkan nyawa.setelah itu Bintang pun bangun dan duduk di kasur.setelah Bintang sudah lebih enakan, Bintang mengajak Intan keluar.
__ADS_1
Bintang dan Intan keluar dari kamar, dan pintu di buka sedikit,agar kalau sifa bangun dan nangis kedengeran.
Lalu mereka semua makan malam bersama,dan sambil mengobrol.
"Kalian jadi akan mengontrak,,? "tanya Ayah.
"Jadi Yah,, besok kita akan pindah,, "
"Apa kalian sudah dapat rumah yang mau kalian kontrak,, ?"tanya Ibu.
"Sudah Bu,, kita akan tinggal di kontrakan Intan yang kemarin tempati,, "
"Kemarin kamu Tan ngontrak di mana, dan uang dari mana kamu buat bayar kontrakan itu,? "tanya si kaka ipar.
"Di deket rumah temen kak, dan buat bayar konterakan Temen Intan yang pinjami, tapi sekarang sudah di ganti, karena kemarin Intan kerja,, "
"Ng,, ngga di bawa kerja kok Bu,Sifa di asuh ibu teman Intan, dan Intan jadi OG di sebuah perusahaan, "
"Udah kita lanjut makan aja, kalau kita lanjutin obrolan ini takut akan jadi masalah nantinya, "kata Ayah yang langsung menyetop obrolan, karena semalam Bintang sudah menjelaskan semuanya, dan Ayah sudah merasa bersukur karena Bintang mau berubah, dan semoga benar yang di katakan Bintang bahwa akan lebih baik lagi demi Intan dan Sifa.
Selesai makan Bintang ke kamar, sedang Intan membantu kaka iparnya membereskan meja makan dan mencuci piring, tapi kaka iparnya hanya duduk dan melihat Intan yang bekerja membereskan semuanya.
Setelah Intan selesai cuci piring, kaka iparnya pergi duluan, sedang Intan masih di dapur untuk mengelap meja dapur yang kotor.
Intan lalu keluar dari dapur dan menuju ke kamar, saat masuk ke kamar Intan melihat Bintang yang sedang menata bajunya di koper.
"Mas kamu sedang apa,,? "tanya Intan.
"Ini sedang ngrapiin baju buat besok kita pindahan,, oh iya baju kamu masih ada mau sekalian di masukin ke koper ngga,, "
__ADS_1
"Boleh Mas,, biar Intan bantu ya Mas,, "
"Ngga usah kamu ganti baju saja sanah,, bersih bersih biar seger,, "
"Tapi Mas,,, "
"Udah sanah,,, ngga papa ini Aku yang rapikan,, "
Lalu intan menurut, Intan membuka lemari dan mencari baju tidur. Baju tidur intan hanya ada dua pasang baju,dan dua duanya sangat pendek.
"Kenapa,,? kok malah diem,, "
"Hemmm,, ngga papa, ini lagi bingung mau pilih baju yang mau di pake ,,"Lalu Intan ahirnya memilih baju yang atas bawahan, dengan baju yang tanpa lengan dan celana pendek, itu baju pernah Intan pake kalau Bintang sedang tidak pulang, karena dulu Bintang sering tidak pulang ke rumah. karena pergaulanya yang sudah terlalu bebas.
Intan lalu masuk ke kamar mandi untuk bersih bersih, dan mengganti bajunya juga. setelah selesai pake baju, Intan keluar dari kamar mandi dengan berjalan pelan.
Saat membuka pintu kamar mandi, Intan berjalan agak cepat ke arah kasur, Bintang yang melihatnya hanya tersenyum tipis. Bintang memang sengaja meletakan baju tidur Intan dua pasang, dan di pilih yang kelihatan se**xsi,rencana Bintang pun berhasil, baju tidur Intan yang lainya sudah di masukan ke dalam koper oleh Bintang.
Bintang lalu menyudahi kegiatanya beres beres baju, lalu Bintang ikut Intan naik ke kasur, posisinya Sifa paling pojok, dan Intan yang di tengah karena Bintang ada di sebelahnya.
"Tidurnya jangan punggungi Aku gitu dong Tan,, "kata Bintang sambil berbisik di telinga Intan. Intan dengan pelan lalu terlentang. sedang Bintang memiringkan badanya.
"Kenapa kamu kaya tegang gitu,,? "Intan hanya menggeleng kan kepalanya. lalu Bintang mengambil tangan Intan, dan di genggamnya, setelah itu di ciumnya.
"Apa kamu takut,,? "Intan menggeleng lagi.
"Malam ini Aku menginginkanmu,apa boleh,?"
Jangan lupa, like komen dan votenya trimakasih..
__ADS_1