Aku Bukan Pebinor

Aku Bukan Pebinor
Ayah Mengizinkan


__ADS_3

Sebelum makan malam siap, Ali, Abang Kiki juga Vian duduk di ruang keluarga, mereka sambil mengobrol


"Kamu mau berapa hari disini Ian,,? "tanya Bang Kiki.


"Cuman dua hari Bang,, minggu sore Ian sudah harus pulang ke kota,, "


"Oh gitu,, kamu ke sini cuman mau bikin kejutan sama Adek apa,, "Vian pun hanya tersenyum dan. mengangguk.


"Kamu tuh kelihatanya cuek loh, tapi ya bisa aja ngelakuin kaya ginian,, hadehhh,, "kata Bang Kiki.


"Ian aja ngga tau bisa gini Bang,, "


"Itulah namanya cinta,, segala ego dang harga diri pun bisa kita lupakan,, "kata Ayah.


"Iya deh Yah.Ian tuh berguru sama Ayah, biar tau gimana caranya bisa nyenengin hati perempuan,, "kata Abang. Sedang Vian hanya tersenyum.


"Om,, Ian pengin minta izin,, "


"Mau pergi ke mana emangnya kamu Ian,,? "tanya Abang Kiki.


"Bukan izin mau pergi Bang, tapi minta izin sama Om untuk membolehkan Ian dan Alana menjalin hubungan,, "jawab Ian sedikit hati hati.


"Emang kamu serius menyukai Adek yang anaknya kaya gitu, kadang manja dan kadang ngga mau diam, dia belum dewasa loh,, "kata Ayah.


"Iya tau kok Om,, tapi Ian serius Om,, Ian sudah suka Ana dari dulu, dari kita masih anak anak, dan semoga nanti kedepanya Ana juga bisa lebih dewasa,, "


"Om sih setuju aja kalau Adek sama kamu, memang Adek dari dulu Om larang pacaran karena Om ingin Adek menikah dengan anak teman Ayah, yaitu anak Papih kamu, ya kalau kamu dan Adek sudah sama sama suka Om akan restui, tapi ya kamu tau sendiri kan, Adek di tinggal kamu pulang ke kota ngga pamit aja sampai seminggu Adek jadi aneh, katanya jadi ngga enak makan, jadi pendiem, trus kuliah juga jadi malas, nanti kalau kalian udah jadi pasangan dan LDR an siap siap aja kamu dan kita yang di rumah yang akan merasa pusing,, "


"Dan kuliah Adek juga kamu harus selesai, Om ngga ingin kalian sampai putus kuliah gara gara masalah cinta,, "Ian pun meng Iya kan.ternyata dari tadi ada yang menguping pembicaraan laki laki, saat dia dengar kata merestui si penguping langsung tersenyum senang. siapa si penguping pastinya si Alana.


Lalu Alana memanggil para laki laki untuk makan, karena makan malam sudah siap. Lalu mereka pun langsung menuju meja makan secara bersama.


Bunda menyiapkan makan buat Ayah, itu sudah menjadi kebiasaan Bunda, lalu Alana pun mengikuti Bundanya, Alana melayani Vian seperti Bunda melayani Ayah.


"Dek,, Abang sekalian dong ambilin,, masa Ian doang sih yang di ambilin,, "


"Ambil aja sendiri,, Adek kan lagi belajar gimana caranya melayani orang yang kita sayang,, "

__ADS_1


"Hemmm,,, mentang mentang sekarang sudah punya pacar,, ngga usah sok deh,, ayo ambilinn,, "sambil menyodorkan piringnya pada Alana.


"Makanya cari pacar dong, biar tau gimana rasanya di cintai,, dasar jomblo,, "sambil mengambil piring Abang.


"Udah udah jangan ribut,, sekarang kita makan ,,"kata Ayah.


"Oh iya Yah,Bun Abang lupa bilang, Abang mau di pindah tugaskan ke kota J, apa boleh,,, "


"Kok baru bilang,, kapan akan di pindahkanya,,? "tanya Ayah.


"Maaf Yah lupa,, "


"Kita bahasnya nanti saja yah, sekarang makan dulu,, "kata Bunda.


Lalu selesai Makan, Mereka semua kumpul di ruang keluarga.


"Abang tadi gimana, mau pindah kerja ke kota J, ?"tanya Ayah.


"Iya Yah,, baru tadi nih di kasih surat pindahnya, Abang belum tandatangan, Abang mau izin dulu sama Ayah dan Bunda dulu,, "sambil memberikan amplop ke pada Ali.


Ali dan Nana pun langsung membacanya, dan memang benar di situ tertulis pemindahan tugas pada Abang Kiki.


"Bunda juga setuju aja,di kota kan Ayah ada rumah jadi Abang bisa tenpati, jadi ngga perlu ngontrak kan,, "kata Bunda.


Saat Ayah dan Bunda sedang membicarakan masalah Bang Kiki, Alana dan Vian mereka izin untuk mengobrol di taman belakang rumah. setelah mendapat Izin keduanya pun menuju taman belakang rumah.


"Besok sore jadi pulang ke kota, "saat Alana dan Vian duduk di bangku.


"Iya,,, mau ikut,, ?"Alana menggelengkan kepala.


"Kenapa ngga mau ikut,,"


"Kan kuliah,,"sambil menyandarkan kepalanya di pundak.


"Nanti pas liburan,, main ke kota yah,, nanti Ian ajak jalan jalan muter muter kota,, "


"Iya Ana mau,,"

__ADS_1


"Ian akan tunggu,, "sambil tangan mereka saling genggam.


"Kenapa Ian ngga pindah kuliah di sini aja,, jadi kan kita ngga LDN,, "sambil mendongakan wajahnya.


"Ngga gampang sayang,,, "sambil tangan Vian mengusap wajah Alana. Alana yang di panggil sayang langsun pipinya memerah.


"Besok sebelum Ian pergi, kita jalan jalan yuk,"ajak Alana.


"Mau ke mana,, "


"Kita jalan jalan aja, habisan waktu bersama, gimana,, "


"Bukanya Ana besok kuliah,, "


"Ya pulang kuliah nanti kita perginya,, "


"Besok pulang jam berapa,, biar Ian jemput ke kampus,, "


"Jam 12 siang,, "


"Ya udah besok Ian jemput ke kempus jam setengah dua belas yah,, "Alana pun mengangguk.


"Ian tadi udah bilang ke Ayah belum,, ?"Alana pura pura ngga tau.


"Udah,,, dan Ayah kasih izin kita untuk menjalin hubungan,, Ana senang ngga,,? "


"Seneng lah,, ahirnya Ana punya pacar, dan pacarnya orang yang dari dulu Ana suka lagi,, "sambil tersenyum.


"Dari kapan emang Ana mulai suka sama Ian,, ?"


"Dari terahir kita ketemu, yang kita masih SMP,"Ian pun mengingat.


"Waktu itu Ian nolongin Ana kan, saat Ana akan tertabrak motor, Ian menarik Ana ke pinggir dan kita jatuh bersama dengan saling peluk, lalu tangan Ian luka.Dari saat itu Ana langsung suka sama Ian, padahal tadinya Ana sebal sama Ian karena Ian orangnya ngebosenin, kalau Ana becandain Ian kaku kaya patung, "


"Ian Sekarang masih kaku ngga,,?"Alana menggeleng.


"Ian sekarang malah jadi romantis orangnya,, "sambil menundukan wajahnya karena malu mengatakanya. Lalu Vian mengangkat dag7nya Alana agar menghadapnya. Mata mereka pun saling tatap. Dan apa yang akan terjadi,,,, lanjut besokkkkk.....

__ADS_1


**Jangan lupa like, komen dan votenya, trimakasih...


Mampir juga ke cerita baruku, MENIKAH DENGAN GIGOLO MAMAH**.


__ADS_2