
Abang dan Ayu sudah siap, dan mereka sudah menunggu Ana dan Vian yang belum juga keluar dari kamar, rupanya Vian dan Ana telat bersiap karena tadi sebelum mandi mereka bercinta dulu.
Untung Abang ngga tau kalau mereka telat gara gara bercinta dulu, kalau Abang tau bisa bisa Abang marah marah.
"Adekk lama amat sih,, "saat Ana baru keluar dari kamar Abang udah ngoceh.
Vian di belakang Ana sambil menarik koper.
"Iya maaf,, tadi kita ketiduran Bang,, "jawab Ana.
"Udah,, ngga usah debat, ini udah sore ayo kita berangkat, nanti ketinggalan pesawat lagi, "kata Ayah.
Lalu semuanya berjalan keluar dan menuju mobil, setelah koper juga tas masuk bagasi mobil, mobil pun berjalan menuju bandara.
"Abang,, nanti Adek kalau siang boleh ngga main ke rumah,, ?"
"Boleh,, malah Abang seneng, jadi kak Ayu ada temen,, emang Adek mau berapa hari di kota,, "
"2 Seminggu,,, Ana cuti kuliah kan cuman sebulan,, "
"Oh iya,, emang kak Ayu ngga kerja lagi,, "
"Abang suruh berhenti aja,, kak Ayu lagi hamil,jadi biar di rumah aja,, "kata Abang sambil mengusap rambut Ayu.
"Adek,,di sana nanti jangan repotin Abang sama nyusahin suami yah, Adek sudah punya suami jadi harus dewasa, ngga boleh manja lagi,, "kata Bunda.
"Iya Bundaa,,,Bunda ngga ikut aja sekalian ke kota Bun,, biar nanti pulangnya bareng Adek, "jawab Ana.
__ADS_1
"Eehh,, ngga boleh yah Bunda di ajak ke kota, Ayah nanti sama siapa di rumah, "Ayah yang sedang menyetir langsung bicara.
"Ayah,, segitunya,, "kata Ana.
"Bunda nanti ke kota saat Ayu mau 4 bulanan aja,sekarang Bunda sama Ayah mau menikmati kebersamaan kita, sebelum Adek pulang dan nanti kalah Bunda udah ada cucu pasti ngga bisa menikmati berduaan dengan Ayah,, "
"Bundaa,,, ngga mau kalah yah sama anaknya,, "kata Abang.
"Abang,, kita tua tua begini juga jiwa mah muda dong,, "
"Ayah,, ingat umur yah, awas encok,, "kata Abang ,dan yang di mobil tertawa semuanya.
Sampai di bandara semuanya turun, Semuanya berpamitan pada Bunda dan Ayah, karena keberangkatan sebentar lagi jadi .
"Ayu jangan cape cape yah,, dan jagain cucu Bunda dan Ayah,, "sambil memeluk Ayu dan mengusap perutnya.
"Iya,, Bunda doain kalian semuanya sehat,,"
Setelah semuanya saling peluk, mereka pun berpisah, Ayah dan Bunda lalu keluar bandara dan menuju mobil.
Sedang Abang, Ayu, Ana dan Vian masuk dan langsung menuju pesawat. sekitar kurang lebih 45 menit pesawat sudah mendarat di bandara kota.
"Kita berpisah di sini aja yah,, kalian hati hati,, "kata Abang.
"Iya Bang,, "jawab Vian.
Lalu mereka naik ke dalam taxsi sendiri sendiri,, Abang dan Ayu ke rumah, sedang Vain dan Ana ke apartemen.
__ADS_1
Vian di dalam taxsi menelvon Mamihnya, Vian bilang langsung pulang ke apartemen, dan Vian juga bilang Mamih kalau mau main suruh besok aja, karena Vian dan Ana akan isatirahat.
Sampai di apartemen Ana langsung menuju kasur, dan merebahkan badanya langsung.
"Aahhh,, enaknya,, "kata Ana setelah merebahkan badanya di atas kasur.
"Kaka,,, Ana laper,, "saat Vian masuk ke kamar dengan membawa koper.
"Ya nanti kaka pesankan,, pengin makan apa hemm,, "Vian duduk di kasur dekat Ana yang sedang tiduran.
"Ana terserah kaka aja, minta yang cepat ya kak, Ana benar benar lapar, "
"Iya ini kaka pesan kan, lagian tadi di rumah Bunda ngga makan dulu ,,"
"Gimana mau makan,, kaka ngga ngebolehin Ana keluar dari kamar,, sampai Badan Ana sakit semua nih,,, "
"Masa sakit sih,, kaka emang mainya kasar yah,, "
"Menurut kaka kasar ngga,, "Vian menggeleng.
"Iihh,, kaka tuh mainya kaya orang kesurupan tau ngga,sampai Ana ngga di kasih waktu istirahat,, "
"Maaf yah,, "sambil mengusap kepala Ana.
"Ya udah sekarang istirahat gih,, nanti kalau makananya datang kaka bangunin,, "
"Iya kak,, "
__ADS_1
Jangan lupa like komen dan votenya, trimakasih...