
Vino menelfon Ai untuk sarapan di restoran hotel,lalu Ai juga mengajak najwa tapi najwa ngga mau,katanya ngga enak dan malu.
Ai pun tidak memaksa,Ai lalu menanyakan juga mau di bawakan apa nanti,tapi Najwa bilang tidak ingin merepotkan dan tidak mau apa apa.
Saat Ai keluar dari kamarnya,ternyata Vino sudah menungguinya di depan pintu.
"Pagi sayang,,"sambil tangan Vino di rentangkan.
"Pagi juga sayang,"Ai langsung menyambut pelukan Vino.
"Kalian ngga usah pake mesra mesra dulu,ayo kita sarapan,perutku sudah bunyi dari tadi minta di isi,"Kak Dodo langsung bicara saat melihat adik dan suainya pelukan.
"Iya Kak Ayo,,"
Mereka berlima lalu turun menuju Restoran hotel,dan langsung sarapan.
"Vin Aku dan Istriku habis sarapan akan pulang duluan yah,"saat sedang sarapan Robin bilang ke Vino.
"Kok Gitu,,kenapa,,?"
"Tadi pagi kontraktor telfon dan ingin bertemu pagi ini,,"
"Oh,,kamu naik apa,,?"
"Naik taxsi aja,,"
"Ya udah kamu hati hati yah,,"
"Iya,nanti saat pembukaan kamu di usahakan datang ya Vin,,"
"Iya siap,,"
Robin dan Istrinya langsung pamitan dan pulang duluan.sedang Ai,Vino dan Dodo masih lanjut mengobrol.
"Dek gimana sama wanita itu,,?"tanya Dodo.
"Dia namanya Najwa Kak,"
"Najwa,,namanya bagus juga,,"
"Iya namanya bagus dan orangnya juga cantik kak,tapi tidak dengan nasibnya,,"
"Emang kenapa dia,,"tanya Vino.
"Najwa di hamili pacarnya,tapi pacarnya kabur pulang ke kampungnya saat tau najwa hamil,saat Najwa mencari pacarnya itu ke kampungnya,ternyata saat Najwa sampai rumah pacarnya itu sedang melangsungkan pernikahan dengan pacarnya yang di kampungnya ,"
"Brengsek banget tuh cowo,,mau enaknya aja dia,,"Kak Dodo sambil menggebrag meja,Ai dan Vino sampai kaget.
__ADS_1
"Kaka apaan sih bikin kaget aja,,"Dodo tersenyum.
"Trus sekarang kenapa dia ngga ikut sarapan sayang,,?"
"Tadi pagi najwa muntah muntah,dan Ai langsung pesanin teh manis hangat sama roti isi ke Hotel,jadi Najwa ngga mau sarapan lagi"
"Mas,,Najwa kasian banget loh,Ai kasihan melihatnya,,"kata Ai lagi.
"Kasian kenapa Yang,,?"
"Najwa kasian karena muntah muntah dan butuh orang untuk menyayangi dan menguatkanya,tapi ngga ada yang menemaninya,makanya Najwa mau bunuh diri karena hidupnya sudah hancur juga Najwa bingung untuk menghadapi orang tuanya nanti,"Dodo dari tadi hanya mendengarkanya saja.
"Trus sekarang kita mau gimana,?"
"Gimana maksudnya Mas,,?"
"Ya gimana dengan Najwa itu,apa kita mau tinggal di sini, kan kita akan pulang ke jakarta"
"Jangan lah Mas,,kasihan ,Kita ajak aja pulang bareng,,"
"Emangnya Najwanya mau ikut pulang ke jakarta bareng kita,,?"tanya Dodo.
"Nanti Ai tanyakan kak,kasihan najwa kita harus menolongnya,pasti dia merasa sedih dan bingung dengan keadaanya sekarang,"
"Iya sayang Mas tau kamu mau menolongnya,tapi kamu juga harus tanya pada Najwanya mau ngga ikut kita pulang ke jakarta,dan jangan di paksa,,"
"Kita kapan balik ke jakarta Bos,,?"tanya Dodo.
"Nanti sore aja yah,kalau Najwa ikut kita pulang,tapi kalau najwa ngga ikut kita,besok aja pulangnya,"Dodo mengangguk.
Ai memesankan bubur ayam untuk Najwa, setelah pesanan datang,ketiganya naik ke kamar lagi.
"Sayang kalau Najwa ikut pulang bareng kita,kamu telfon Mas langsung yah,biar kita bisa balik ke Hotel yang kemarin,Barang barang kita kan ada di sana,,"
"Iya Mas,,"
Ai masuk ke kamar Najwa,sedang Dodo masuk ke kamar Vino,mereka mau ngobrol masalah kerjaan.
"Wa,,Najwa,,"Ai memanggil Najwa,dan Najwa sedang di kamar mandi.
"Iya Ai,,tunggu,,"Najwa lalu mengusap mulutnya yang habis muntah,setelah itu keluar dari kamar mandi.
"Ini Aku belikan bubur ayam,ayo makanlah selagi masih hangat,,"
"Kok di beliin sih Ai,Aku ngga enak selalu.merepotkanmu,,"
"Ngga kok,,ngga repot,ayo makanlah,,"Najwa langsung makan.
__ADS_1
Najwa memang sering muntah,tapi Najwa kemakanan doyan semuanya,tapi setelah itu nanti muntah lagi.
"Wa,,apa kamu mau ikut pulang ke jakarta bersama ku,,bersama suami dan kakaku,,"Najwa diam.
"Kenapa,,apa kamu masih ingin di sini,apa kamu masih ingin menemui kekasihmu itu yang sudah menikah,apa kamu masih mau minta pertanghungjawabanya,,"
"Maaf Wa bukanya Aku mau ikut campur,tapi Aku bicara karena kita sama sama wanita,menurutku kamu lebih baik pulang ke jakarta ,karena di sini pun kamu ngga bisa mendapatkan apa apa,pacarmu kalau memang mencintaimu ngga mungkin dia menikah lagi dengan orang lain di saat tau kamu hamil anaknya,kamu.pulang ke jakarta dan bilang pada orang tuamu baik baik,dan minta maaf padanya,pasti yang namanya orang tua tidak mungkin tidak memaafkan anaknya,ya walau mereka sangat kecewa padamu,"Najwa menangis karena merasa menyesal.
"Tapi Aku takut dan Malu Ai,,"
"Jangan takut,tapi kamu harus hadapi,kalau kamu menghindar terus kasihan anak yang ada di dalam perutmu,dia juga butuh perlindungan dan tempat yang nyaman,,"
"Aku akan memikirkanya dulu ya Ai,,"
"Iya,,kamu fikirkanlah dulu,,lanjutin makanya gih,anakmu kasian basti dia lapar karena dari tadi Mamahnya muntah terus,,"Najwa mengangguk.
Najwa makan tapi sambil berfikir tentang yang di katakan oleh Ai tadi.
"Ai,,,Aku sudah mengambil keputusan,,"
"Apa keputusanmu Wa,,?"
"Aku mau ikut kamu pulang ke jakarta,Aku harus bisa hidup dengan bahagia untuk anaku,dia tidak bersalah,"sambil mengusap perutnya.
"Iya,,kamu sudah mengambil keputusan yang tepat,,kamu harus bisa bahagia ,demi anakmu yang sekarang kamu kandung,,"keduanya berpelukan.
Ai lalu mengirim pesan pada Vino ,mengatakan kalau Najwa mau ikut ke jakarta.Vino langsung menyuruh Ai untuk siap siap.
"Wa kita siap siap yah,kita mau ke Bandara sekarang,,"
"Sekarang,,?"
"Iya,,soalnya suami ada kerjaan besok di jakarta,,"Najwa hanya mengangguk.
Lalu semuanya sudah keluar dari.kamar dan menuju parkiran,Vino dan Dodo duduk depan,sedang Ai dan Najwa duduk di belakang.
Mereka akan ke hotel pertama tempatnya menginap,karena barang barang mereka masih ada di sana.
Sampai di hotel mereka turun dan masuk ke kamar untuk membereskan barang barang mereka.
Najwa ikut masuk ke kamar Ai dan Vino,Najwa melihat Vino yang sangat perhatian pada Ai,Najwa sangat senang melihatnya,karena Najwa juga melihat Ai yang sangat mencintai Vino.
Dodo sudah selesai duluan,dan Dodo lalu masuk ke kamar Ai dan Vino.Dodo lalu duduk di sofa sebelah Najwa duduk,keduanya melempar senyum tipis.
"Mas,,Najwa mau bilang terimakasih karena kemarin menolong Najwa,kalau ngga ada Mas mungkin Najwa sudah ngga ada di dunia ini,,"
Jangan lupa like,komen dan votenya,trimakasih...
__ADS_1