
"Kita mau kemana lagi Mas,,,"Tanya Vina saat mobil sudah berjalan, dan bukan ke arah pulang.
"Kita mau ke rumah Ali dan Nana,, "jawabku.
"Loh kok ngga bilang tadi waktu di rumah, kan Vina malu Mas ngga pake baju bagus dan Vina kucel kaya gini lagi,, ngga usah ya Mas nanti aja sekaramg kita pulang dulu aja,, "
"Kamu ngga kucel kok,, lagian kita cuma mau ke rumah Ali sama Nana, kamu ngga perlu rapi ,kaya gini malah natural, Mas suka kok,, "kataku.
(Ini muji apa mau bikin malu Aku yah Mas Anton di depan Mas Ali sama Mba Nana) dalam hati Vina.
"Mas ngga bohong,, beneran Mas suka apa adanya kamu,, "kataku lagi karena Aku melihat Vina yang hanya diam saja. tapi memang Vina itu sudah manis dan enak di pandang walau tanpa mekup.
Sekitar 30 menit kita pun sampai, Aku membantu Vina untuk turun dari mobil, dan menggandengnya menuju pintu. lalu Aku mengetuk pintu rumah Ali dan tidak begitu lama, pintu pun terbuka.
Saat pintu terbuka Ali yang membuka pintu.
"Anton,,, haii,, kenapa mau datang ngga kasih kabar dulu,, "sambil kita saling pelukan.
"Sengaja mau bikin kejutan,, "jawabku.
"Dia siapa,,, ?"dengan matanya Ali bertanya siapa Vina.
"Suruh masuk dulu kek,, ini kakiku dah pegel berdiri aja,, "
"Eh iya,, ayo masuk, silakan duduk... "Aku un menggandeng Vina dan menyuruhnya untuk duduk.
"Bun,, Bunda,,, sih Bun, ini ada tamu nih, "teriak Ali yang memanggil Nana.
"Iya Yah,, tunggu bentar,, "jawab Nana dari dalam.
Lalu Nana pun keluar sambil menggendong Alana, saat melihat ke arahku dan Vina Nana langsung tersenyum .
"Eh ada Mas Anton,, mau main kok ngga bilang sih Mas,, "sambil menyalamiku dan Vina.
__ADS_1
"Mau bikin kejutan buat kalian,, Sinih Alananya Aku gendong,, "lalu Nana memberikan Alana ke pangkuanku. lalu Aku menciuminya.
"Trus ini siapa Mas,,? "tanya Nana.
"Oh iya kenalin, ini istriku, namanya Vina, "sambil Aku menata Vina.
"Istri, "jawab Ali dan Nana bersamaan, sedang Aku mengangguk dan tersenyum.
"Jangan becanda deh Ton,, "kata Ali.
"Aku serius, kalau ngga percaya tanyakan saja pada orangnya,dan bentar lagi Aku juga akan punya anak, "sambil ku elus perut Vina, sedang Vina hanya tersenyum.
"Beneran Mba Vina istri Mas Anton,,? "tanya Nana.
"Iya Mba,, Saya istri Mas Anton,, "jawab Vina.
"Oh sukur lah,, kalau begitu selamat yah Mba Vina,, "kata Nana lagi.
"Bun,, bikin minum sanah, masa ada tamu ngga di bikinin minum,, "kata Ali, dan Nana pun bangun dari duduknya sambil bilang ya.
Lalu laki laki mengobrol di ruang depan, sedan para perempunan mengobrol di dapur.
Di Dapur
"Vin kamu duduk aja gih, biar Aku yang bikin minum, kita panggil nama aja ya Vin biar lebih akrab, gimana,, ?"kata Nana.
"Boleh mb,, eh Na, kita juga umurnya sepertinya ngga jauh beda yah,, "kata Vina.
"Iya,, kamu asli orang mana Vin,,? "
"Aku asli jawa, kalau kamu asli mana Na,,? "
"Sama Aku juga orang jawa,, wah kita rupanya sodara yah,, "mereka pun tertawa bersama.
__ADS_1
"Berapa bulan kandunganmu sekarang Vin,,? "
"Udah 8 bulan nih,, "
"Wah bentar lagi,, mau normal apa mau di gunting perutnya hehe,, ,, ?"kata Nana sambil becanda
"Maunya sih normal, "jawab Vina sambil tersenyum.
"Maaf Vin Aku mau nanya tapi sedikit pribadi, jangan marah yah,, "Vina pun mengangguk.
"Kalau boleh tau, Kapan kamu menikah dengan Mas Anton,,? kalau ngga mau jawab Aku ngga papa kok,, maaf, "
"Ngga papa kok Na Aku juga mau sedikit cerita ke kamu biar kamu juga ngga penasaran, karena kamu itu lebih tau Mas Anton dari pada Aku,, Aku sama Mas Anton sebenarnya itu sudah kenal lama, dan semenjak Mas Anton baru pindah ke daerah itu juga langsung Aku dan Mas Anton tinggal serumah, tapi Aku juga bersama suamiku, dan sudah satu bulan ini suamiku meninggal, lalu karena suamiku dengan Mas Anton sangat dekat ,sebelum menghembusan nafas terahinya suamiku menyuruh Mas Anton menjaga ku dan calon anaknya dengan menyuruh Mas Anton menikahiku, setelah 3 minggu kepergian suamiku kita pun menikah dan kita baru nikah 1minggu yang lalu,, "Nana sangat kaget mendengar cerita dari Vina.
"Maaf ya Vin, Aku jadi mengingatkan kamu tentang kesedian, Suamimu memang tidak salah memitipkan kamu dan calon anak kamu itu sama Mas Anton, karena Mas Anton orang yang sangat baik,, kamu ngga akan kekurangan kasih sayang darinya,dan kamu jangan sampai sakiti Mas Anton yah, cukup Aku saja yang menyakitinya, Aku tau Mas Anton sangat terluka hatinya karena penghianatanku, jadi Aku mohon pada kamu Vin cintai dan sayangi Mas Anton karena dia orang yang pantas untuk mendapatkanya,"kata Nana sambil menggenggam tangan Vina.
Saat Vina akan bicara, terdengar suara tangisan Alana, Nana dan Vina pun ahirnya langsung ke ruangan depan, dan Nana juga membawa nampan yang berisi teh manis hangat.
"Alana kenapa nangis,, Papih ngga enak yah gendongnya, "kata Nana sambil meletakan nampan di meja.
"Vin,, kata Mas Anton dia pengin di panggil Alana dengan sebutan papih loh,, ngga mau om katanya, "kata Nana lagi sambil mengambil Alana dari Anton.
"Iya ngga papa,, "jawab Vina.
"Ton kamu udah USG anakmu belom,,"tanya Ali.
"Udah dong,, anaku nanti jagoan,, "
"Wah hebat ,nanti bisa jagain Alana dong kalau mereka sekolah,, "kata Ali.
"Iya,,, eh mana Kiki dari tadi ngga kelihatan,,? "tanya Anton.
"Kiki sedang les,, nanti pulangnya jam 11 an,, "
__ADS_1
Lalu mereka berempat pun mengobrol dengan rasa bahagia dan sukur atas semua yang Tuhan berikan, di balik cobaan yang Tuhan kasih, pasti juga akan ada rencana Tuhan yang paling indah yang kita dapat kalau kita iklas menerima cobaan itu.
Jangan lupa, like komen dan votenya, makasih...