
Sekarang Vino dan Ai sedang ada di dalam mobil untuk pulang ke rumah,tadi Ibu bilang besok Ai ngga usah datang ke rumah sakit,suruh tunggu di rumah saja,beresin rumah juga memasak,karena besok Kak Ayu juga suaminya akan datang,dan Abang yang akan menjemput Ayah pulang.
"Mau makan dulu ngga,apa kita beli tapi di bungkus,kita makan di rumah,,gimana,,,?"tanya Vino.
"Terserah Mas,mau makan di tempat boleh ,bawa pulang juga boleh,,"
"Baiklah,,karena terserah Saya,saya maunya makan di rumah,kita bungkus aja yah,,"Ai mengangguk.
Vino berhenti di rumah makan ,Vino dan Ai turun untuk memesan.
"Kamu mau apa,,?"kata Vino sambil membuka buku menu.
"Ai mau seafood saos padang boleh ngga Mas,,"
"Boleh,,Saya juga mau ah,,kita beli paket besar yah,,"
"Mas ini mahal loh,,dan banyak lagi nanti,sayang kalau ngga habis nanti,,"Vino hanya tersenyum.
"Emang berapa harganya yang porsi besar,,?"
"350 ribu,,"
"Kita beli itu aja,,minumnya mau apa,,"
"Ngga usah ,kan kita mau makan di rumah,"Vino mengangguk.
"Mas,,nanti kalau ngga habis gimana,,?"
"Kita nanti abil setengah taro di kulkas,besok kan kak Dodo ada di rumah,jadi bisa buat kak Dodo,,"
"Iya ya Mas,,"Mereka tersenyum bersama.
Mereka menunggu cuman 25 menit,dan pesanan pun datang,Vino membayarnya setelah itu mereka masuk mobil dan pulang ke rumah.
Sampai di rumah Vino dan Ai langung membuka makanan yang tadi di belinya,Ai mengambil tempat untuk membagi dua,karean banyak banget.
"Mas mau makan dulu apa mau mandi dulu,?"
"Enaknya gimana ,,?"
"Enaknya ya mandi dulu,,"
__ADS_1
"Ya udah Saya mandi dulu yah,,"
"Iya Mas,Ai mau siapin makan dulu ,"
Vino lalu masuk kamar mandi dan sedang Ai menyiapkan nasi dan minumnya,todak lama Vino udah selesai dan Ai langsung gantian.mandi.
Vino seperti biasa hanya memakai celana pendek tanpa kaos,Ai yang melihatnya sedikit risih karena malu,karena badan Vino yang putih,bersih juga berotot,jadi kadang Ai merasa malu kalau ketahuan melihat ke perutnya Vino.
"Mas,,besok kalau ada Ayah sama Ibu harus pake kaos yah,malu kalau ngga pake kaos gitu,ngga sopan ,"
"Iya Saya tau,,ini karena ngga ada Ayah sama Ibu aja Saya berani ngga pakai baju,,besok kalau keluar kamar ya pake,tapi kalau di kamar ya ngga pake,,"
"Ya udah kita makan yuk,,"Vino.mengangguk dan langsung makan.
Mereka berdua makan sangat lahap,sampai keringetan karena kepedasan,Vino sampai habis minum dua gelas,
"Kenapa dari tadi ngga makan kepitingnya,?"tanya Vino pada Ai.
"Susah makanya,soalnya Ai ngga bisa ngambil dagingnya dari cangkangnya,"
"Oh gitu,Saya ambilkan yah,,"Vino lalu mengambilkan daging kepiting dari cangkangnya buat Ai.
Lalu Ai yang sedikit malu membuka mulutnya dan memakan daging kepiting.
"Enak kan,,"Ai mengangguk.
Lalu Vino mengambilkan lagi daging kepiting buat Ai dan meletakan di piringnya.
Makan pun selesai,Ai lalu membersihan bekas makan mereka.
"Mas mau kopi ngga,,?"saat selesai cuci piring.
"Ngga usah,,"
Lalu mereka berdua masuk ke kamar,Vino duduk di kasur,sedang Ai menyisir rambutnya dan memakai krim malam.
"Ai,,,kamu kapan mulai masuk kerja,"
"Lusa Mas,,kenapa,,?"
"Emm,,,ngga,,nanya aja,"lalu keduanya diam.
__ADS_1
"Ai,,eemmm kamu mau ngga kalau kita pindah ke apartemen Saya,soalnya apartemen Saya lebih deket sama tempat kerjaan kamu,"
Ai diam.
"Kalau kamu ngga mau ngga papa,tetap tinggal di sinipun saya betah kok,,"
Ai lalu berfikir,sebenarnya berat ninggalin orang tuanya,tapi Ai berfikir lagi,kalau dirinya sekarang sudah menikah,dan kemana suami mengajaknya tinggal atau pergi ,istri harus ikut,karena sekarang surga istri ada di suami.
"Ai mau kok Mas buat tinggal di apartemen Mas,,"
"Serius mau,,kenapa kamu mau,,?"
"Ya karena Mas suami Ai,jadi Mas pergi kemana ya Ai akan ikut,lagian Mas di sini kayanya ngga bakalan betah,karena ngga ada AC,"Vino tersenyum.
"Asal ada kamu dimanapun tinggalnya Saya betah aja,,"
"Mas bisa gombal juga yah,,"
"Ngga gombal kok,Saya serius,,"
"Baiklah,,kalau gitu besok sore kita pindah ke apartemenya yah,mau kan,,,?"Ai mengangguk.
"Tapi sebelum kita ke apartemen, kita kerumahku dulu,kita pamitan dulu sama Mamih dan Papih,,"
"Iya terserah Mas aja,,"Lalu Ai pun naik ke kasur,mereka bersiap untuk tidur.
"Ai,,eemmm boleh ngga Saya tidur sambil peluk kamu,,?"Vino berkata pelan dan sedikit takut di tolak Ai.
"Boleh Mas,,,Mas boleh peluk Ai,,"Vino tersenyum bahagia.
Lalu keduanya berbaring di kasur,Dan langsung pelukan,Vino yang tidak memakai kaos membuat Ai ada rasa aneh di dalam dadanya,karena tangan Ai bersentuhan langsung dengan kulit dada Vino.
Vino tiba tiba dengan beraninya mengangkat dagu Ai,lalu Vino mendekatkan bibirnya ke bibir Ai,Ai yang kaget diam saja.Vino hanya menempelkanya saja,setelah itu Vino tersenyum dan mencium kening Ai.
Perbuatan Vino membuat jantung Ai berdetak sangat cepat,karena takut Vino dengar ,Ai langsung bangun .
"Mau kemana,,?"tanya Vino.
"Mau pipis,,"jawab Ai langsung keluar dari kamar,padahal Ai menghindari Vino,agar Vino tidak mendengar detang jantungnya yang berdetak kencang.
Jangan lupa like,komen dan votenya,trimakasih....
__ADS_1