
Keluarga Ali dan Anton sedang menikmati suasana kemping yang sangat indah, selesai memancing para laki kali langsung membersihkan ikan hasil pancinganya, sedang para perempuan menyiapkan bumbu serta bahan masakan lainya. karena Ikanya akan di bakar dan juga ada yang akan di goreng.
"Kak,, di suruh Mamih buat bantu Alana buat api,, "kata Alana pada Vian yang sedang membantu membersihkan ikan.
"Iya,, tunggu Kaka cuci tangan dulu,, "
"Vano,, bantu Ana sama Kakamu sanah bikin apai, biar ini Papih sama om Al yang bersihin ikanya,, "Vano hanya mengangguk dan ikut berjalan mengikuti Alana dan Vian.
Karena kayunya sudah ada jadi Vian dan Vano bisa langsung membakarnya, dan dengan kompak mereka berdua membuat api, sedang Alana hanya duduk dan melihat saja.
"Yang,, ambilin minum dong, Kaka haus nih,, "
"Manja amat sih kak, ambil sendiri napa,, "kata Vano.
"Idihh,, orang Kaka nyuruh pacar kaka ini kok, bukan nyuruh kamu, kok kamu yang sewot,, "jawab Vian.
"Udah,, ngga usah debat, Ana akan ambilkan buat kalian berdua,, "
"Yang buat Kaka aja, Vino ngga haus katanya,, "
"Ehh,, siapa bilang, Aku juga haus tau,, Ana Aku ambilin juga yah,, "
"Tadi ngatain ngga boleh nyuruh,, sekarang aja kamu tuh nyuruh juga,, "
__ADS_1
"Aku ngga nyuruh loh Kak, tapi itu sekalian ambilkan,, "
"Sama ajaaa,,, "tidak lama Alana datang dengan membawa dua gelas minuman untuk Vian dan Vano.
Setelah api jadi, ikan pun mulai di bakar oleh Vian dan Vano, sedang Alana yang memberikan bumbunya, kalau Ibu Ibu sedang menggoreng ikan serta membuat sambal.
Satu jam kemudian semuanya sudah siap untuk di makan, lalu mereka pun mulai makan bersama.
"Ayah,, Abang kok lama yah ngga datang datang,,? "kata Alana pada Ali.
" Iya Abang belum datang juga ini, Bun coba di telfonin Abangnya,, "
"Udah Yah, tadi Bunda dah telfon, tapi ngga di angkat,, "
"Udah,, Kiki tuh dah besar, kalau ada apa apa pasti dia telfon,, mungkin dia ngga jadi kesini tapi jalan jalan sama cewenya.jangan punya fikiran jelek pada anak, karena itu bisa jadi doa,, "kata Anton dan Ali pun mengangguk.
Lalu mereka pun lanjut makan dan ikan yang di bakar juga yang di goreng ludes habis semuanya, hanya menyisakan tulang dan kepalanya saja.
"Habis ini kamu mau kemana lagi Al,,? "tanya Anton.
"Mau langsung balik aja, mau beres beres soalnya,, "Anton pun mengangguk.
Saat sedang beres beres mau pulang, telfon Ali berbunyi tanda panggilan, dan Ali pun mengangkat telfon itu, karena yang menelfon Abang.
__ADS_1
Karena tangan Ali yang sedang sibuk beberes, Ali pun menyalakan sepeker.
"Halo Bang,, Abang di mana? kenapa ngga datang ke sini tadi,, "
"Ma,, maaf Ayah, Yah Abang bisa minta tolong ngga sama Ayah dan Bunda, tolong datang ke rumah Ayu Yah,, "
"Ada apa Bang, kenapa suara Abang seperti gugup gitu, ada masalah sama Ayu,, "
"Nanti di jelaskan di sini aja deh Yah, ini soalnya harus cepat,Ayah dan Bunda langsung datang aja yah, Abang serlok rumah Ayu,, "
"Ya udah,, Abang serlok aja sekarang, Ayah akan segera ke sana, "hp pun di matikan, Ali yang punya firasat tidak baik langsung membereskan barang barang dengan cepat.
"Ada apa Yah sama Abang,,? "tanya Bunda.
"Ayah punya firasat ada yang ngga beres Bun,, kita di suruh ke rumah Ayu secepatnya,, "
"Al,, jangan panik begitu,, kita berdoa aja tidak terjadi yang buruk, Aku akan ikut kalian,, "
"Iya Ton,, makasih,, "
Mereka pun memasukan barang barang dengan cepat, setelah selesai dua keluarga dengan ke dua mobil langsung menuju alamat rumah Ayu.
Jangan lupa like, komen dan votenya, trimakasih..
__ADS_1