
Sudah satu minggu ini Aku,Istri dan anak anaku tinggal di jogja, dan rupanya Aku di beri rumah oleh perusahaan, tapi bukan di kasih hanya fasilitas saja dari kantor, rumahnya bagus dan lebih besar dari rumahku yang di kota.Suasana di jogja sangat sejuk, dan dingin membuat anak anaku dan Istriku pun betah.
Kemaren adalah hari pertama Aku mulai bekerja,di tempat baru jabatanku naik menjadi menejer, Aku sangat bersukur telah di beri kepercayaan oleh perusahaan untuk menjadi menejer pemasaran.
"Anak anak sudah pada tidur Bun,, ?"tanyaku saat masuk kamar, dan Aku tadi baru dari ruang kerjaku, karena di rumah ini ada 4 kamar jadi satu kamar Aku pakai untuk ruang kerjaku.
"Sudah Yah,, baru aja,, "jawab Nana sambil mengganti baju tidur.
"Ngga usah pakai baju yang panjang gitu dong Bun,, itu bikin susah kalau Ayah mau lepasin,, "kataku saat melihat Nana memakai baju tidur lengan panjang dengan celana panjang juga.
"Apaan sih Yah,, di sini tuh hawanya dingin tau,, "
"Iya emang dingin,, makanya Ayah mau ajak bunda olahraga biar badan kita jadi hangat,, "sambil ku gendong menuju kasur, Nana pun berontak tapi Aku tetap menggendongnya.
"Sinih peluk biar hangat,, "kataku, dan Nana langsung mendekat dan memeluku.
"Yah,, tadi gimana di kantor baru, tempatnya dan orang orangnya gimana,? "
"Kantornya bagus dan besar. ruangan Ayah juga sangat lebar, soal orang orangnya Ayah belum bisa menilai, karena kita kan baru kenal hari ini,, "
"Hemmm,, Ayah berarti ada sekertarisnya dong,, "Aku pun mengangguk.
"Cewe pa cowo,,? "
"Cewe,, "jawabku.
"Masih muda apa sudah tua,, "
__ADS_1
"Masih muda,, dan kayanya baru umur 25 tahun, "jawabku, dan saat Aku lihat wajah Nana kok cemberut kenapa nih, fikirku.
"Bunda kenapa cemberut gitu,,? "sambil ku angkat dagunya agar menatapku.
"Ayah jangan macam macam ya, Bunda jadi takut Ayah punya sekertaris masih muda, pasti orangnya juga cantik, "Aku pun baru mengerti perubahan wajah Nana yang menjadi cemberut, ternyata Nana cemburu.
"Bunda,,,, ngga usah punya fikiran yang jelek begitu, karena itu juga bisa jadi doa.Bunda ngga usah takut , karena Ayah tidak akan pernah berpaling ke lain hati,, cinta Ayah hanya untuk Bunda dan anak anak,, "sambil ku cium keningnya.
"Mendingan kita olahraga dulu yuk sebelum tidur,, gimana Bun,,soalnya dari kemarin kan kita masih beres beres rumah dan kecapean, sekarang kan sudah ngga cape lagi,, gimana,,? "sambil ku mainkan alisku naik turun. dan Nana pun mengangguk Aku pun langsung tersenyum senang.
Aku langsung melepaskan baju yang Nana pakai yang nantinya membuatku susah, jadi lebih baik Aku buka aja sekarang.
Setelah terlepas Aku langsung melakukan aksiku,, pertama Aku mencium kening pipi lalu bibir, kita berdua yang memang sama sama berga**ah karena sudah cukup lama kita tidak melakukanya.
Setelah puas main di bibir, ciumanku pun turun ke bawah, ku mainkan gunung kembar Nana, tapi tidak Aku his*p cukup Aku jilat dan ku ciumi saja.
Aku dan Nana baru melakukan gaya seperti ini,, dan rasanya sungguh luar biasa,,
Nana hanya bisa memasukan Tom ke dalam mulutnya cuman sedikit, karena Tom cukup besar sedang mulut Nana tidak muat, Nana hanya menj*ilati dan meng**oknya dengan tanganya.
Rasanya gaya seperti ini sungguh luar biasa, sangat nikmat.
"Oohh,, Bun enaknya,,,"kataku.saat Nana melakukan pelepasan dan karena kenikmatan Nana sampai menghisap Tom dengan nikmatnya.
Lalu Aku pun menyudahinya, Aku lalu membiarkan Nana istirahat dulu sebentar.Dan Aku juga mengambilkan minum untuk Nana.setelah Nana minum Aku pun melanjutkan aksiku kembali.
Aku lalu mengambil posisi untuk Tom yang sudah sangat tegang dan berdiri dengan gagahnya. dengan pelan pelan Aku masukan Tom ke dalam apem Nana yang sudah basah oleh cairan miliknya.
__ADS_1
Aku dorong dengan pelan, dan setelah masuk setengah, agar Nana tidak merasakan kesakitan Aku pen mencium bibirnya, agar mengalihkan rasa sakit, setelah Tom semuanya masuk baru Aku lepaskan ciumanku.
"Pelan pelan ya Yah,, "kata Nana sambil memejamkan matanya.
Lalu Aku mulai menggerakan pinggulku, dan rasa nikmat itu sampai membuat bulu kuduku merinding, mungkin hawa dingin dan panas menjadi satu membuat Aku sampai merinding begini.
"Aahh,, aahhh,,, Yahhh,, uuuhhh,,,, "setiap Tom Aku masukan ke dalam Nana semakin meracu.
Aku pun mengganti posisi agar Nana yang atas, lalu Aku sedikit dusuk dan bersender pada sandaran kasur, Aku bantu Nana agar memasukan Tom pada Apemnya, Aku lihat Nana yang sedikit kesusahan, saat Aku pegang Tom dan Nana pun memasukanya demgan pelan. Ahirnya Tom masuk dengan sempurna setelah Nana menahan sakit dulu.
Nana mulai menggerakan pinggulnya ,sedang Aku membantunya dengan memegang pinggul Nana agar bisa bergerak dengan cepat. sedang gunung kembar yang ada di depanku menari dengan indahnya.
"Yahhhh,,, Nana sudah ngga kuat,, Nana sudah ingin keluar lagi,, "
"Iya sayang,, keluarkan saja,,,"lalu Nana dengan semangat 45 menggerakan pinggulnya dengan cepat dan keluarlah teriakan dari bibirnya, teriakan kemenangan.
Nana pun ambruk di dadaku, Aku pun membiarkanya untuk mengatus nafasnya juga tenaganya.
Berlahan Aku pun menidurkan Nana, tanpa Aku melepaskan Tom dari apem Nana, sekarang gantian Aku yang mulai menggerakan pinggulku, saat Tom sudah bergerak Nana sambil mata terpejam dan badan yang sudah lemas, tapi tetap mulunya pun mengeluarkan suara rintihan yang membuatku makin bersemangat.
Saat saat Tom akan melakukan penembakan, dengan cepatnya Aku menggerakan pinggulku, sampai Nana menggerakan kepalanya ke kanan dan kekiri sambil bibirnya tidak berhenti berkata.
"Aaahhhhhhh,,,,, "ahirnya Tom pun melakukan tembakan dengan sempurna.
Dengan Nafas yang masih belum teratur Aku pun melepaskan Tom, dan menjatatuhkan badanku ke samping Nana.
**Jangan lupa like komen dan votenya..
__ADS_1
Kalau Aku kasih bumbu bumbu orang ketiga di antara Nana dan Al gimana nih kak**,,