
Setelah Vino tau tentang Ai dan kopi pun sudah habis, Vino lalu pergi.Vino ada janji bertemu temanya di rumahnya yang tidak jauh dari tempat Ai bekerja.
Vino membawa mobilnya dengan kecepatan yang cukup kencang. sekutar 10 menit Vino pun sampai.
"Ahirnya lu dateng juga Vin,, "kata teman Vino.
"Maaf telat,, soalnya Aku habis ketemu bidadari jutek,, "Teman Vino tertawa saat Vino bilang bidadari jutek.
"Lu kesambet setan di mana sih Vin, tumben ada bidadari yang bisa nyantol di kamu, biasanya kamu tuh ke cewe ngga pernah ngerespon, "Sambil membuka pintu agar Vino masuk ke dalam.
"Dia beda tau ngga Di, Orangnya jutek, galak tapi keibuan dan sangat manis,, "
"Udah ayok kita lanjut ngobrol di dalam aja,, "Vino dan temanya pun lalu masuk.
Vino dan temanya sedang merencanakan buka usaha bersama, Vino yang malas bekerja hanya memodali uang, sedang yang menjalankan usahanya adalah temanya.sekitar satu jam mereka mengobrol Vino pun izin pulang karena sudah malam.
Vino pulang melewati jalan yang sama, dan melewati tempat kerja Ai juga, Vino melihat ke tempat kerja Ai dan ternyata sudah tutup. lalu Vino menjalankan mobilnya dengan kencang.
Saat di jalan sepi Vino melihat perempuan yang sedang menuntun motornya.
"Itu perempuan berani amat sih, jalanan sepi gini kok dorong motor sendiri, motor jel,, "belum selesai bicara Vino langsung menghentikan mobilnya, karena melihat ke arah sepion dan ternyata perempuan itu adalah Ai.
"Ya Tuhan itu perempuan,, kenapa sih berani banget,, "lalu Vino keluar dari mobilnya.
Ai yang melihat ada mobil berhenti dan menghalangi jalanya,Ai lalu berhenti berjalan.
"Kamu itu perempuan, kenapa sih berani banget jalan sambil dorong motor butut gitu sendirian, tinggal aja di jalan juga ngga ada yang ambil,, "Vino langsung ngomel ngga jelas di depan Ai. Ai yang melihatnya hanya bisa mengerutkan alisnya.
"Kamu siapa,, ngapain urusin urusanku,, awasin mobil kamu, Aku mau jalan,,"
__ADS_1
"Itu Motor tinggal aja, kamu biar Aku yang antar pulang,, "
"Ngga mau,, "Ai lalu berjalan lagi melewati pinggir mobil Vian.
"Jangan sok deh kamu tuh, ini tuh udah malam dan jalan sangat sepi,apa kamu ngga takut ada orang jahat yang ingin perk*osa kamu,, "tapi Ai ngga mau dengar dan terus berjalan.
Vian membuang nafasnya kasar karena Ai tidak mempedulikanya. Vian lalu masuk mobil dan mengikuti Ai dari belakang, Vian rupanya peduli dengan Ai, takut Ai kenapa kenapa.
"Udah di bilang itu motor sudah harus turun mesin, bandel sih di omonginya, "ada pemuda yang menaiki motor yang berhenti di depan Ai.
"Ai tuh belum ada uang kak,,uang Ai buat bayar kuliah aja masih kurang, kaka mau bayarin apa ,,"ternyata kaka cowonya Ai yang berhenti, karena Ai tadi sudah menelfonya.
Vian yang tidak tau lalu turun dari mobil dan. langsung mendekati Ai.
"Mas jangan macam macam yah sama cewe saya,, kalau Mas macam macam akan saya hajar,, "langsung berdiri di depan Kakanya Ai Vino berkata.
"Pacar,, kamu pacar,, "belum selesai bicara Ai langsung memotong omongan kakanya.
"Kamu tuh apaan sih, siapa yang pacar kamu, orang kita kenal juga ngga, pergi sanah,, "kata Ai mengusir Vian.
Kaka yang seperti paham dengan Vian lalu bertanya.
"Tunggu,, Aku kok kaya ngga asing sama wajah kamu,, kamu ini siapa,,? "
"Kak,, udah ayo kita pergi, ngapain sih malah ngurusin dia,, "Ai menarik kakanya.
"Tunggu bentar Dek, kaka penasaran denganya,, soalnya wajahnya ngga asing, kaka kaya pernah melihatnya,, "
"Aku Vino, adeknya Kak Vian suami kak Ana, dan kak Ana adalah adik ipar kak Ayu,, "
__ADS_1
"Oh iya,, pantas wajahmu ngga asing, kita pernah bertemu saat kak Ayu lahiran Luna kan, waktu itu kamu nganterin mamah kamu jenguk kak Ayu di rumah sakit,, kamu ingat sama Aku ngga,,? "
"Kamu yang dulu nanyain rokok ke Aku yah, "Kaka pun mengangguk.
"Iya,, kamu ingat,, "
"Iya Aku ingat,, "
"Kamu kenal sama adeku,, apa benar kalian pacaran dan kalian ngga mau bilang sama Aku,, "
"Apa sih Kak,,udah yuk pulang, Ai dah ngantuk banget, dah jape lagi pulng kerja trus dari tadi dorong motor, "
"Ya udah ayo kita pulang, "
"Mau Aku bantu ngga kak,,? "kata Vian.
"Ngga usah,, motor adeku ini emang udah sering begini, jadi kita tuh udah biasa,, "Vian lalu melihat gimana cara mereka membawa motor Ai yang mogok.
Rupanya Ai naik motor yang mogok, lalu kakanya mendorong menggunakan kakinya di bagian kenalpot. Vian hanya bisa menggelengkan kepalanya.
"Mereka benar benar hebat, "kata Vian, Setelah mereka menjauh Vian pun masuk mobil dan pergi meninggalkan tempat itu.
Sedang Ayu di kamarnya sedang duduk di bangku depan meja rias sambil melamun .Abang yang baru dari kamar anak anaknya masuk ke kamarnya sendiri, dan melihat Ayu yang sedang melamun.
"Jangan terlalu di fikirkan, sekarang sudah malam, kita tidur yuk,, "sambil mengusap kepala Ayu. Ayu mendongakan wajahnya.
"Ayu takut Mas,, "Lalu Abang menyuruh Ayu berdiri.
"Jangan takut, Mas akan selalu ada buat kamu, dan Mas tidak akan biarkan kamu kesakitan lagi, besok kita baru tau hasilnya jadi sekarang jangan berfikiran yang aneh aneh,, "sambil memeluk Ayu.
__ADS_1
Lalu Abang mengajak Ayu untuk ke kasur dan tidur, karena sudah malam.
Jangan lupa like, komen dan likenya, trimakasih...