Aku Bukan Pebinor

Aku Bukan Pebinor
Vino Menjadi Pengantin Pengganti


__ADS_3

Satu jam kemudian Ai sudah selesai di dandani dengan cantik, sedang Ayah dan Ibu sudah duduk di depan menyambut para tetangga yang hadir untuk melihat pernikahan Ai. dan Ayah juga Bunda juga sudah datang, mereka berdua di beri tau tetang masalah yang sedang terjadi, Ayah dan Bunda pun langsung kaget dan ikut sedih dengan kejadian ini.


Tidak lama Dodo datang dengan membawa rombongan dari pengantin laki laki. Ayu, Abang, Bunda dan Ayah sangat kaget saat mihat mobil Anton yang datang, apa lagi saat mereka keluar dari mobil, Vino sudah terlihat gagah dan tampan menggunakan baju layaknya pengantin pria.


Sedang Ayah dan Ibu juga tidak bisa menyembunyikan rasa sukurnya, karena yang akan menikahi anaknya orang yang mereka kenal juga, karena di pikiran mereka yang akan menikah dengan Anaknya kemungkinan teman Dodo nongkrong atau teman lainya.


Semua rombongan masuk, Ada Papih Anton, Mamih Vina, Kak Vino dan Ana, juga tidak lupa sikecil Lala. semuanya saling peluk dengan rasa suka cita.


"Kak Ai di mana,? "tanya Dodo pada Ayu.


"Ada di kamarnya,ada apa,,? "


"Vino ingin bicara padanya sebentar sebelum akad,, "

__ADS_1


"Oh ya udah,, biar mereka bicara dulu berdua "


Lalu Dodo mengajak Vino untuk masuk ke kamar Ai.


"Dek,, kamu sudah siap,? "Ai hanya mengangguk.


"Kaka sudah datang bersama keluarga calon suamimu, dan calon suamimu ingin bicara padamu sebentar sebelum ijab di langsungkan, kamu mau kan bicara denganya, perlu kamu ketahui dia tadinya menolak dengan permohonan kaka untuk menikahimu, tapi karena dia orang yang sangat baik dan tidak ingin melihat keluarga kita malu ahirnya dia mau menikahimu, jadi Kaka harap kamu jangan sampai menyinggung atau menyakiti hatinya, "Ai lalu mengangguk.


Dodo lalu keluar dan menyuruh Vino masuk ke dalam, Dodo lalu menunggu di depan pintu.


"Aku tau kamu tidak suka padaku, malah justru di bilang kamu seperti benci kepadaku, Maaf kalau Aku salah, Aku menilai itu dari setiap kamu menatapku, "Ai diam sambil menunduk.


"Aku tau kamu mau menikah, dan Aku pun senang mendengarnya, karena melihat kamu bahagia Aku pun ikut bahagia,tapi tadi pagi kak Dodo datang ke rumah dan bilang padaku kalau pernikahanmu mau di gagalkan, dan Kak Dodo tidak ingin keluarganya malu lalu memintaku untuk jadi pengganti pengantin laki laki,dan Aku pun mau ,Aku mau karena kasihan pada keluargamu takutnya mereka jadi bahan pembicaraan para tetangga, dan Ayah katanya juga sedang sakit,dan bukan karena Aku ingin memanfaatkan keadaan. kalau nanti kita menikah dan memang kamu nantinya tidak bisa mencintaiku, emmm bukan maaf maksudnya kamu tidak bisa menerimaku sebagai suamimu, kamu bisa ajuin perceraiyan kalau itu maumu, dan Aku berjanji tidak akan menyentuhmu kalau tidak di izinkan olehmu, tapi kalau kamu memang mau menjalani pernikahan ini Aku pun akan sangat senang, karena bagiku pernikahan cukup hanya sekali dan jangan sampai di permainkan, "

__ADS_1


"Aku hanya ingin berbicara seperti ini saja, semoga kamu tidak marah atau kesal padaku, kamu tidak perlu menjawab sekarang. Aku akan keluar maaf telah mengganggumu, "Vino pun keluar dari kamar Ai, dan Ai mendongakan wajahnya lalu tidak terasa tiba tiba air matanya keluar.


"Maaff,,, "kata Ai lirih.


Ai lalu duduk sendiri dan hanya diam, 15 menit kemudian Ai di jemput Ayu dan Ana untuk keluar dari kamar, karena ijab akan segera di mulai.


Ai keluar dari kamar dan berjalan dengan pelan, terlihat banyak orang yang datang untuk menyasikan pernikahan ini.


Ai duduk di dekat Vino, dan kak Ayu memasang kerudung panjang untuk menutupi kepala kedua mempelai. sedang Ayah duduk di dekat pakpenghulu.


Pak penghulu lalu memberi wejangan serta doa untuk keduanya. saat Pak penghulu sudah mulai untuk melaksanakan ijab, tiba tiba ada yang datang dan berteriak.


Tunggu.......

__ADS_1


Jangan lupa like, komen dan votenya, trimakasih...


__ADS_2