Aku Bukan Pebinor

Aku Bukan Pebinor
Ai Sudah Sedikit Perhatian Pada Vino


__ADS_3

Ai lalu bangun dari atas badan Vino dan langsung keluar dari kamar,Ai masuk kamar mandi dan langsung mandi.


"Ya Tuhan,,tadi tuh Aku kenapa pake jatuh segala sih,,bikin malu,,"sambil menguyur badanya Ai bicara di hatinya.


"Tadi lagi,, kenapa Aku diam sih saat Mas Vino menciumku,Aku kan jadi tambah malu,,ini tuh ciuman pertamaku ,,,ya Tuhan,,apa Aku sanggup bertemu dengan Mas Vino,pasti malu ini mah,,"sambil terus mengguyur badanya Ai berkata dalam hati.


Ahirnya Ai selesai mandi,dan Ai sudah memakai bajunya ,rupanya Ai memakai bajunya di dalam kamar mandi sekalian.


Ai masuk ke kamarnya untuk menyisir rambutnya,Vino menunggunya di ruang tengah,setelah selesai bersiap Ai keluar dari kamar,Ai tidak berani bicara karena merasa malu,dan selalu menunduk .


Di dalam mobil Ai dan Vino sama sama diam,fikiran Vino Ai marah padanya karena berani menciumnya,sedang Ai karena merasa malu.


"Ai,,Saya minta maaf soal tadi,Saya tidak bermaksud untuk membuatmu marah,,,"Ai menunduk dan diam.


"Kamu kalau mau marah atau kesal silakan,Saya akan terima ,tapi tolong jangan diam terus Saya jadi merasa ngga enak,,"


"Sa,,saya ngga marah Mas,Saya hanya merasa malu,,"Ai berkata dengan pelan.


"Malu,,,malu kenapa,,?"Ai diam lagi sambil menunduk.


"Apa itu ciuman pertamamu,,"Ai mengangguk pelan.Vino tersenyum tipis tanpa Ai lihat.


"Pantes diem aja ngga bisa ngimbangin,rupanya baru pertama ciuman,,"Ai langsung melihat ke Vino sambil melirik.


"Maaf,,maaf,,,"


"Kalau kamu ngga marah jangan diem terus dong,biar Saya ngga bingung,"


"Mau ngomong apa,orang ngga ada yang mau di obrolin,,"


"Ya kamu bisa tanya ke saya apa aja,bisa tanya hobi apa kesukaan makananya apa,jadi biar kita ngga kaku,,katanya mau buka hati buat saya tapi kamunya diem terus,jadi saya yang bingung,,"


"Saya hanya malu Mas,,"


"Kenapa harus malu,Saya sekarangkan suamimu,jadi kamu harus di biasakan bicara ,jangan Saya terus yang bertanya,biar jadi tau sifat kita masing masing nantinya,,"Ai hanya mengangguk.

__ADS_1


"Kita sarapan bubur ayam aja yah,mau,,,"


"Terserah Mas aja,,"


"Baiklah,,,,"Vino lalu mencari tempat penjual bubur ayam,setelah melihat penjual bubur Ayam Vino menghentikan mobilnya.


"Kita beli di sini aja yah,,"Ai menjawab Iya.


Lalu Vino turun dan memesan,seperti semalam mereka akan makan di dalam mobil lagi.


Tidak lama pesanan bubur Ayam Vino dan Ai datang,mereka berdua pun makan.


"Ini satenya kenapa ngga di makan,,?


"Ai kurang suka sama sate jeroan gitu,Ai biasanya suka sate telor puyuh ,"


"Oh,,kok sama,makanya dari tadi saya makanya sate telornya,Saya pesanin lagi yah,,"


"Ngga usah Mas,,Ai sudah kenyang ,,"


Setelah selesai mereka makan bubur Ayamnya,mereka lanjut ke rumah sakit,Vino juga membungkus bubur ayam dan satenya buat Ibu dan Kaka Dodo.


Sampai di rumah sakit mereka masuk langsung ke dalam ruang rawat Ayah.


"Ahirnya kalian datang juga,,kaka dah lapar nih,,"saat buka pintu kaka Dodo sudah menunggu dan langsung mengambil kantong kresek di tangan Ai.


Lalu Ai dan Vino mendekat ke Ayah dan Ibu untuk bersalaman.


"Dek kamu ngga masak,kok bawa bubur ayam sih,,"sambil membuka bungkusan.


"Dodo,,jangan gitu ,itu sudah di bawa in makanan harus bersukur,,"kata Ibu.


"Ai ngga masak soalnya tadi jari Ai ke iris saat mau masak Kak,nih lihat,,"sambil menujukan ke jarinya.


"Kok bisa sih,,harus hati hati kalau mau masak Dek,,"kata Ibu.

__ADS_1


"Iya Bu,,"


Ai duduk dekat Ayah dan Ibunya,sedang Vino duduk di sofa bersama Dodo.


"Nanti kalau masih laper kita beli makanan di luar lagi kak,"kata Vino.


"Siap Bos,,hari ini kita mau ke Barat kan Bos,,"Vino mengangguk.


"Kak,,bisa ngga mangilnya jangan pake kata Bos,Aku kan sekarang adeknya kaka,,panggilnya nama aja,"


"Ngga papa,emang kamu Bosku kok,santai aja sama Aku mah,,"


"Tapi Aku ngga enak Kak,,"


"Di enakin aja sih,udah jangan di bahas lagi,Aku sudah enak panggil Bos ke kamu,,"


Selesai makan Dodo dan Vino lalu pamit pergi untuk kerja,setelah berpamitan,Dodo dan Vino akan keluar,tapi saat Vino sampai pintu Ai memanggilnya.


"Mas tunggu,Hati hati yah di jalan,jangan lupa makan siang dan pulangnya jangan sore sore,,"Vino yang mendengar perkataan Ai langsung mengangguk pelan,dan masih sedikit tidak percaya kalau Ai berkata seperti tadi.dan Vino juga makin kaget saat Ai mengambil tanganya lalu di ciumnya.untung Dodo menariknya untuk cepat pergi.karena Vino berdiri dan diam karena merasa aneh dengan perlakuan Ai.


LaLu Vino keluar dan pergi bersama Dodo.selama di jalan dan di kerjaan Vino suka tersenyum sendiri saat inget kelakuan Ai tadi.


Dan Vino merasa hari ini waktu terasa lama ,karena Vino rupanya ingin cepat pulang.


"Kak kita pulang aja,kita lanjut besok lagi,"saat keluar dari satu tempat cabang usaha Vino.


"Loh kenapa,Bos sakit,,"Vino menggeleng.


"Ini tinggal satu tempat lagi loh Bos,nanggung,"


"Ngga papa,,biar besok lagi aja,"


"Baik lah,,terserah Bos saja,"


Dodo lalu membawa mobilnya menuju arah rumah sakit,sampai rumah sakit dan masuk ruang rawat Ayah,rupanya ada dokter dan Dokter bilang Ayah besok sudah boleh pulang,semua yang ada di ruangan itu langsung mengucap sukur.

__ADS_1


Jangan lupa,like komen dan votenya,terimakasih...


__ADS_2