
Sampai di Bandara kota Jakarta,Vian dan Ana naik taxsi, berpisah dengan Anton dan Vina,karena Vian dan Ana akan langsung pulang ke apartemenya, karena arah mereka berlawanan makanya memutuskan pulangnya terpisah.
"Mau beli makanan sekalian ngga buat di apartemen,,? "tanya Vian saat di dalam taxsi.
"Ngga Kak, nanti aja kalau sudah sampai, kita bisa pesan di onlaine kan,, "
"Iya baiklah,, "
Sampai di apartemen Ana langsung tiduran di kasur karena merasa cape,sedamg Vian masuk kamar mandi untuk bersih bersih.
"Sayang Kaka pesan makanan dulu yah,, "
"Hemmm,,,, "hanya berdehem sebagai jawaban, Vian lalu mengambil hpnya dan memesan makanan.
Selesai pesan makanan,Vian ikut merebahkan badanya di kasur, dan memeluk Ana,Ana langsung meletakan kepalanya di dada Vian.
"Cape yah, hemmm,, "sambil menciumi rambut Ana.
"Iya,, badan Ana pada pegel,, "
"Mau kaka pijet,,? "Ana menggelengkan kepalanya.
"Kenapa ngga mau,,? "
"Nanti Kaka kalau mijit pasti minta yang aneh aneh deh,, bukanya sembuh tambah sakit semua badan Ana nanti, "Vian tersenyum saat mendengar perkataan Ana.
"Ngga,, Kaka ngga bakalan minta aneh aneh, sinih Kaka pijitin,, "Sambil bangun dari tidurnya, lalu duduk.
Ana lalu tengkurap, dan Vian. mulai memijit kaki Ana. Ana yang memang merasa lelah ahirnya tertidur, Vian pun membiarkanya.
Setelah Vian memijit kaki, punggung dan tangan Ana, Vian pun kecapean dan ikut tiduran. baru saja tiduran 5 menit suara pintu di ketuk terdengar.
Vian lalu membuka pintunya dan ternyata pengantar makanan, Setelah di bayar Vian menata makananya di meja.
__ADS_1
Lalu Vian membangunkan Ana, karena Ana sudah tidur kurang lebih satu jam.
"Sayang,, makananya udah dateng, ayo kita makan, keburu dingin nanti ngga enak loh,, "sambil mengusap punggung Ana.
"Sayangg,,, ayo bangun,, "
"Hemmm,,, iya Kak, "sambil mengucek matanya.
Ana lalu bangun dan. masuk kamar mandi untuk cuci muka, setelah itu. langsung menuju meja makan bareng Vian.
Mereka berdua pun langsung makan, makanan sampai habis karena memang mereka berdua kelaperan.
Saat Ana sedang. membereskan piring untuk di cuci, hpnya berbunyi tanda panggilan, Vian lalu. yang melihatnya dan ternyata dari Bunda, Vian lalu mendekatkan hpnya ke telinga Ana.
"Iya halo Bun,, ada apa,,? "
"Adek ada di mana,,? "
"Di apartemen,, kenapa,, "
"Iya Bun nanti Adek sama Kak Vian akan datang, "
"Ya udah,, kalau gitu Bunda matiin yah, "
"Iya,, "setelah hp mati Vian meletakan di meja, dan Vian duduk di bangku meja makan menemani Ana yang sedang cuci piring.
"Bunda ngajakin kita kumpul sama makan. malam di rumah,, "kata Ana selesai cuci piring.
"Iya Kaka tadi udah dengar kok,ya udah kita ke kamar yuk,, "
Ana dan Vian. masuk ke kamar lagi, Vian mengambil Laptopnya untuk melihat tugas dari kampus, karena dua hari ini tidak masuk.
Sedang Ana. sedang berkirim pesan pada Aksa, Ana menanyakan soal kuliah. mereka berdua asik dengan kegiatan masing masing, sampai ahirnya Vian menyudahi kegiatanya karena melihat Ana yang senyum senyum sambil melihat ke hpnya.
__ADS_1
"Asik amat sih kelihatanya, sedang cet cetan sama siap,,? "Ana langsung berhenti tersenyum.
"Sama Aksa,, "jawab Ana dengan pelan.
"Sama Aksa sampai senyum senyum gitu,, bahas apa,, jangan jangan kalian ngomongin itu cowo tengil yah,, "
"Kaka apaan sih, orang Aksa lagi tanya cara deketin cewe gimana, soalnya Akasa lagi suka sama cewe,, "
"Bohong pasti,, sinih Kaka lihat hpnya,, "sambil meminta hp Ana.
"Apa sih Kak,, ngga usah lah yah,, "
"Harus,, sinih,, "
Ana ahirnya memberikan hpnya pada Vian, dan saat Vian membacanya, Ana hanya diam.
"Ngga usah cet cetan lagi, suruh tanya ke yang lain aja, temanya bukan kamu doang kan, "dan no Aksa langsung di blokir.
"Kaka,, ihhh,, kenapa di blokir sih,, "
"Itu kaka cuman blokir loh yah, ngga kaka hapus sekalian, itu bisa kamu buka lagi blokiranya, kaka ngga mau kalau kita lagi berdua ada yang ganggu, cowo lagi,, pokoknya entah itu teman pun kaka ngga suka,, ngerti,, "Ana hanya mengangguk.
"Sinih,,, "sambil menyuruh tiduran di dadanya, Ana pun menurut dan vian memeluk Ana.
"Yang,,, kita main bentar yuk,, "
"Kakaaaa,, badan Ana masih pegel pegel. nih,, ngga ah,, "
"Besok kita akan LDR an loh,, kita ketemu. lama lagi, kita puas puasin yah,,, "
"Tapi badan Ana pada sakit,, "
"Tar kaka pijitin dan kaka mainya pelan ,,yah yah,,, "Ana membuang nafasnya kasar, Vian memang ngga pernah membiarkan Ana tidur dengan nyaman.
__ADS_1
Jangan. lupa like komen dan votenya, trimakasih..