
Abang berjalan mendekat ke meja Ayu.
"Aku pengin ngobrol sama kamu,, apa bisa? "Ayu hanya diam.
"Hanya sebentar,, "Ayu pun menganggukan kepalanya.
Lalu Abang mengajak Ayu ke cafe sebrang kantor untuk mengobrol juga sambil makan siang.
Setelah memesan makanan Abang pun mulaih berbicara.
"Apa benar kamu mau di jodohkan Yu,, ?"Ayu hanya menunduk.
"Aku ngga tau kenapa saat dengar kamu mau di jodohkan rasanya Aku merasakan sakit, Aku ngga pernah merasakan perasaan seperti ini sebelumnya, karena Aku memang tidak pernah yang namanya dekat dengan seorang perempuan atau pun pacaran,Aku belum pernah,, "Ayu masih tetap diam sambil menunduk.
"Aku berteman dengan kamu semakin hari semakin nyaman, dan Aku pun tidak tau nyamanku ini karena apa, karena jujur Aku ngga tau yang namanya perasaan jatuh cinta itu seperti apa,tapi saat mendengar kamu mau di jodohkan Aku benar benar merasakan sakit Yu,, Apa lagi saat melihatmu menangis,,"
Ayu belum juga berkata, tapi makanan pun sudah datang.
"Kita makan dulu yuk,, walau mulutku rasanya ngga enak makan, tapi Aku harus memaksanya,dan kamu juga harus makan,, "sambil mengambilkan sendok juga garpu untu Ayu Abang berbicara.
__ADS_1
Ayu hanya menurut, Ayu makan dengan pelan. begitu juga Abang.
"Ayah kamu sakit apa,, dan apa sangat parah sampai harus oprasi,,? "tanya Abang sambil makan.
"Ayah punya penyakit jantung, dan Ayah harus segera di oprasi untuk pencangkokan jantungnya, dan itu membutuhkan biyaya banyak,, "Abang pun hanya mendengarnya.
"Uang yang kemarin pinjam yang sama Mas di bayarkan ,itu biyaya Ayah saat oprasi awal. kita kekurangan uang makanya kita pinjam dan uangnya itu juga berbunga,, "
"Buat biyaya oprasi sekarang memang berapa butuhnya,,? "Ayu hanya diam.
"Katakan saja, Aku pengin tau,,? "
"200 jutaan,, "dengan pelan Ayu menjawab.
"Dia anak teman Ayah,, dulu mereka sudah ingin melamar Ayu tapi Ayu ngga mau, karena dia anaknya suka gonta ganti perempuan dan Ayu takut,, "
"Apa orang tua kamu tau tentang kelakuan dia yang seperti itu,, "Ayu menggeleng.
"Tapi orang tuanya tau, dan mereka ingin menikahkan dengan Ayu, karena mereka pikir kalau Ayu yang jadi istrinya, anaknya nanti bisa bertobat.makanya saat keluarga Ayu sedang membutuhkan uang keluarga mereka pun datang lagi dan menawarkan uang untuk menjadikan Ayu sebagai menantunya,, "
__ADS_1
"Tapi ini ngga adil Yu buat kamu,, "Abang sedikit emosi.
"Trus Ayu harus gimana Mas,apa Ayu harus kabur dan menolak perjodohan ini, tapi resikonya Ayu akan kehilangan keluarga dan pastinya Ayah,, "ahirnya Ayu pun menangis.
"Ayu juga ngga mau Mas,, tapi Ayu ngga bisa menolaknya,, "Abang langsung mendekat dan memeluk Ayu, ini pertama kalinya Abang memeluk seorang perempuan yang bukan sodaranya. Abang cuman pernah memeluk perempuan itu Bunda dan Adiknya saja.
"Jangan menangis,, Aku ngga mau melihatmu menangis dan bersedih,, "sambil mengusap air mata di pipinya Ayu.
Setelah itu Abang dan Ayu keluar dari cafe setelah membayar makanya.
Abang menggandeng tangan Ayu untuk berjalan menuju kantor, sampai kantor baru lah tangan di lepas.
Lalu mereka pun lanjut untuk kerja, tapi pikiran Abang selalu menuju ke masalah Ayu, dan Abang jadi tidak kosentrasi.
Abang pun memutuskan membuat kopi agar mata dan fikiranya jernih. saat sedang menakar kopi Ayu pun datang mendekat.
"Biar Ayu aja yang bikinin Mas,, "Abang pun lalu menggeser badanya.
"Nanti kita pulang bareng yah,, "Ayu hanya mengangguk.
__ADS_1
Setelah kopi jadi, Abang pun membawa ke mejanya dan sebelumnya ngucapin terimakasih dulu pada Ayu.
Jangan lupa like komen dan votenya, trimakasih,,