Aku Bukan Pebinor

Aku Bukan Pebinor
Vian Menggendong Alana Ke Kamar


__ADS_3

Alana kaget saat melihat ada cewe yang tiba tiba datang langsung memeluk Vian.


Dan Vian pun hanya cuek aja tanpa melepaskan pelukan itu cewe.


"Lea lepasin,, "kata Vian saat mata Alana sudah menatapnya tajam. sambil tangan Vian menarik tangan Lea yang memeluk badan Vian.


"Vian sama siapa kesininya,,? "tanya Lea saat sudah melepaskan pelukan.


"Sama pacar,,, "jawab Vian dengan santainya.


"Hahaha,,,, mana ada yang mau sama kamu, kamu kan cowo kaku dan ngga ada manis manisnya,,cuman Lea aja cewe yang mau sama kamu kan,,? "


"Siapa bilang Kak Ian orangnya kaku dan ngga ada manis manisnya,, Kak Ian tuh cowo romantis tau,, "kata Alana yang langsung memeluk tangan Vian.


"Vian,,, ini siapa,,?"tanya Lea.


"Pacarku,, cantik kan,, "sambil tersenyum manis melihat ke arah Alana.


"Kamu tuh kalau mau bohongin Aku ngga usah segitunya kali Vi,,"


"Kak Ian ngga bohong, emang Aku pacarnya,, dia siapa sih Kak,,? "


"Dia Lea teman kuliah kaka,, Le kenalin ini Alana pacarku,, "Kata Vian.


"Ngga mau,, Lea ngga percaya kalau kamu punya pacar,, pasti kalian sekongkol kan,, "kata Lea yang ngga mau berjabat tangan dengan Alana.


"Terserah kalau Kamu ngga percaya,, "kata Vian dengan mengangkat kedua bahunya.


Lea yang kesal pun langsung pergi meninggalkan Alana dan Vian.


"Temen Kaka aneh amat sih,, "


"Tau tuh dia lagi kenapa,, dia itu cewe teman satu satunya Kaka di kampus, dan dia itu sedikit tomboy anaknya,, "


"Oh gitu,, "jawab Alana.

__ADS_1


Vian pun sudah mendapatkan buku yang dia cari, lalu sekarang Alana dan Vian memutuskan untuk mencari baju buat kembaran.


"Kaka mau kan kita beli baju kembaran,,? "tanya Alana saat sedang mencari toko yang menjual baju pasangan.


"Iya Kaka mau, "Alana pun tersenyum mendengarnya.


Ahirnya Alana pun menemukan baju pasangan,dan Alana yang memilihnya,sedang Vian hanya menurutinya saja, karen Vian senang melihat Alana yang sangat antusias dalam memilihkan baju untuk kembaran.


Alana memilih kaos yang Berwarna hitam dan bergambar animasi, punya Alana lengan pendek sedang punya Vian lengan panjang.


"Sekarang mau ke mana lagi,,? "tanya Vian saat keluar dari toko baju.


"Ana cape Kak,, kita pulang aja yah,, "Lalu Vianpun menyetujuinya.


Lalu Vian dan Alana pulang, dan Vian membawa motornya dengan pelan, Vian dan Alana sangat menikmati perjalananya, karena mereka mereka yang lama tidak bertemu dan saling kangen ahirnya bisa bertemu.


Mereka pun Sampai rumah ,dan rumah kelihatan sangat sepi, saat Alana mengetuk pintu tidak juga ada yang membukakanya.


"Kak kok rumah sepi yah,,? "tanya Alana.


Ternyata hp Alana ada 3 pnggilan terjawab dan semuanya dari Bunda.


Alana pun menelfon Bunda, saat telfon di angkat, kata Bunda semuanya sedang pergi ke Mall.


"Kak semuanya pergi ke Mall,, kita katanya suruh balik lagi ke Mall,, "kata Alana sambil cemberut.


"Ya udah kita susul aja yuk,, "


"Ngga ah Ana cape,, "sambil mencari kunci yang di simpan Bunda di bawah pot bunga.


Setelah ketemu Alana langsung membuka pintunya, dan mereka berdua pun masuk ke dalam rumah.


"Kak Ana mau mandi dulu yah,, gerah soalnya,, "kata Alana pada Vian, sedang Vian hanya menjawab iya.


Setelah Alana masuk kamar, Vian memainkan hpnya dan bermain game. sekitar setengah jam Alana pun selesai mandi dan keluar menemui Vian.

__ADS_1


"Kak,, Ana mau bikin teh hangat, Kaka mau ngga,,? "kata Alana, sedang Vian tersenyum dengan manisnya saat melihat Alana keluar dari kamar dengan hanya memakai baju ,karena ini pertama kalinya Vian lihat Alana memakai baju tidur.


Alana menuju dapur,sedang Vian melihat Alana yang ke dapur langsung menyusulnya.


"Kaka,, bikin kaget aja,, "kata Alana saat Vian memeluknya dari belakang, dan Alana sedang menuang gula ke dalam gelas.


Vian mencium leher Alana yang wangi oleh sabun, Alana pun merasa geli langsung bulu kuduknya merinding, karena ini baru pertama kalinya Alana di cium bagian lehernya.


"Kakkkk,,, geli,, "kata Alana yang badanya juga ikut tegang.


"Wangi banget sih,, bikin Kaka ingin terus menciumnya,,"


"Kakk,, jangan ah,, takut kebablasan nanti loh,, "sambil Alana sedikit menghindarinya.


"Ngga papa kalau sampai ke bablasan juga,, kita kan nanti justru cepat di nikahkan,, "


"Apa sih kak,, kaka awas dulu gih,, Ana susah bikin tehnya, Ana dah dingin pengin minum yang anget anget,, "


"Pengin anget yang lebih cepat ngga,,? "


"Apa,,,? "


Vian langsung menggendong Alana di depan, Alana yang kaget langsung teriak, Vian membawa Alana ke kamar Alana.


"Buka pintunya sayang,, "


"Kak jangan macam macam,, kita mau ngapainn,, "


"Udah buka aja,, percaya sama Kaka,, "lalu Alana pun menurut.


Setelah pintu terbuka, Vian langsung membawa Alana ke arah ranjang, dan menidurkanya di kasur.


Apa yang akan mereka lakukan,, lanjut besok..


Jangan lupa like, komen dan votenya,,trimakasihh...

__ADS_1


__ADS_2