Aku Bukan Pebinor

Aku Bukan Pebinor
Bunda


__ADS_3

"Kiki senang ngga tante ikut jemput kiki,? "tanyaku saat di dalam mobil yang sedang Aku bawa.


"Sanang dong Yah,, Kiki kan udah kangen sama tante, "sambil memeluk Nana yang duduk di sampingnya. Kiki dan Nana duduk di bangku belakang,sedang Aku di depan sendiri.


"Tante juga udah kangen banget sama Kiki, kita dah lama ya sayang ngga ketemu, "kata Nana sambil mengusap kepala anaku.


"Sekarang panggilnya jangan tante lagi dong,,, "kataku sambil menengok kan kepalaku kebelakang.


"Trus panggilnya apa dong Yahh,, ?"


"Coba bolang tante, kalau sekarang panggilnya Bunda boleh ngga,? "kataku. Anaku langsung melihat ke arah Nana.


"Tante,, apa boleh Kiki panggil Bunda,?"Nana langsung melihat ke arah sepion yang ada diatas, dan mata kita pun bertemu untuk berapa detik. Aku pun tersenyum.


"Iya boleh,, Kiki boleh panggil Bunda,"sambil tersenyum.


"Yeee,,,, Kiki punya bunda,, "sambil memeluk Nana.


"Trimakasih telah mau menerima anaku, "kataku saat lagi lagi mata kita bertemu di sepion atas.


Nana hanya tersenyum dan mengangguk.Karena tadi Nana belum sempat memasak untuk makan malam, kita pun ahirnya mampir ke tempat makan siap saji, kita makan di tempat dan karena sudah cukup malam kitapun memutuskan langsung pulang.


Sekitar 15 menit kita sampai rumah, Anaku langsung masuk kekamarnya dengan langsung mengajak Nana untuk tidur denganya.


"Bunda,,, apa bunda mau tinggal di sini?bersama Ayah dan Kiki,bunda ngga akan pulang kan kalau Kiki tidur nanti, ? "kita berdua sekarang sudah di atas kasur bersiap untuk tidur.


"Iya sayang,, bunda akan tinggal di sini,bersama Kiki dan Ayah, bunda ngga akan pulang,! "


"Bunda ngga bohong kan, bunda harus janji ngga boleh ninggalin Kiki, "sambil mengacungkan jari kelingking nya Kiki meminta Nana untuk berjanji. Lalu Nana pun mengaitkan jari klingkingnya pada kelingking Kiki.


"Bunda janji, "jawab Nana.


"Ayo,, sekarang tidur, sudah malam ok,, "sambil memeluk Nana Kiki pun memejam kanmatanya.


Aku di ruang tamu, tiduran di sofa sambil nonton acara tv, sekitar dua jam sudah Aku menonton, dan Ahirnya Aku pun mengantuk. Lalu Aku melihat ke arah kamar Anaku yang masih tertutup, jangan jangan Nana ikut tertidur lagi ini,,pikirku. Lalu Aku pun bangun dan menuju kamar Anaku, saat ku buka pintu Aku melihat Nana dengan Anaku yang tertidur dengan saling peluk.


Lalu Aku mendekatinya, dan mengusap tangan Nana agar terbangun.


"Ayo pindah kamar, Kiki sepertinya sudah pulas, "kataku.

__ADS_1


"Iya Mas bentar,, "kata Nana sambil melepaskan pelukan Anaku.


Setelah terlepas pelukanya Nana pun bangun dan kita keluar dari kamar Kiki.


"Mau kemana,,? "tanyaku karena Nana tidak masuk ke kamar.


"Nana haus Mas, mau ambil minum dulu di dapur,, "Aku pun menganggkuk.


Aku langsung menuju kamar, sampai di kamar Aku langsung merebahkan badanku di kasur, dan memeluk guling.


Aku merasakan kasur yang bergerak, saat Aku membuka mataku rupanya Nana yang sedang mengatur posisi badanya agar nyaman.


Lalu Aku memiringkan badanku agar menghadapnya,


"Trimakasih telah menyayangi anaku, "kataku. Dan Nana hanya tersenyum.


"Apa Mas boleh tidur sambil memeluk Nana? "Nana yang kaget langsung menganggukan kepalanya.


Aku pun langsung tersenyum dan mendekatkan badanku pada badan Nana,Lalu Aku memeluk badan Nana, dan Nana walau sedikit kaku tapi dia juga membalas pelukanku.


Sepertinya Nana tidak nyaman dengan tidur sambil di peluk oleh ku, karena Aku merasakan Nana yang sedikit gelisah.


"Kenapa belum tidur, hemmm,,, "kataku saat Aku melihat wajahnya.


"Ngga gitu Mas,, mungkin Nana masih belum terbiasa, "sambil mendongkan wajahnya ke atas.


Cup,,,, Aku cium bibirnya sekilas.


"Mulai sekarang harus terbiasa yah,, karena kita harus saling terbuka dan mulai dari awal, "Nana pun mengangguk.


Aku pun memeluknya kembali, dan kita pun tertidur karena sudah cukup malam.


.


.


.


Nana

__ADS_1


Aku terbangun dari tidurku, dan saat melihat jam ternyata sudah pukul 5 pagi. Aku rupanya tidur sangat nyenyak, sampai tidurku masih dalam posisi dalam pelukan Mas Al.


Saat Aku mengangkat tangan Mas Al, Mas Al malah makin mengencangkan pelukanya.


"Mas,, sudah pagi, Nana mau bangun, mau bikin sarapan,,, "kataku.


"Hemmm tunggu sebentar lagi yah, ini masih pagi kok,,, "


"Tapi Ma,,"belum selesai Aku bicara Mas Al malah mencium bibirku. Aku yang kaget langsung memundurkan badanku.


Lalu Mas Al menahan leher belakangku agar Aku tak menghindar, Aku bukanya menolak,Aku juga sekarang sudah berfikir untuk sedikit memberi kesempatan untuk Mas Al lebih dekat lagi dengan ku, tapi ini bangun tidur pasti rasanya kurang nyaman.


"Maaf ,,apa Nana masih belum siap, "kata Mas Al yang akan melepaskan tanganya dari leher belakangku.


"Bu,, kan be,, gitu Mas,, Nana tidak enak karena baru bangun tidur, takutnya ba,, u. "sambil Aku menundukan mukaku karena malu.


Lalu Mas Al mengangkat daguku agar menghadap wajah Mas Al, Aku yang masih menahan malu hanya diam.


"Kita harus saling membiasakan diri, walau di antara kita tidak ada rasa cinta tapi kita harus tau kalau kita sekarang suami istri, jadi kita harus membiasakan diri dan saling menerima kekuarangan dari diri kita masing masimg, "sambil Mas Al mengusap pipiku. Aku pun menganggukan kepalaku.


Lalu Mas Al mendekatkan bibirnya ke bibirku, Karena Aku pun tidak mau mengecewakan Mas Al lagi, Aku pun membalas ciuman Mas Al.


Kita saling mel*umat bibir,dengan Mas Al yang sudah ada di atas tubuhku, lalu Aku mengalungkan tanganku di leher Mas Al,, Aku sangat menikmatinya, karena Mas Al melakukanya dengan sangat lembut.


Tangan Mas Al rupanya tidak tinggal diam, Tanganya masuk ke baju dasterku dari bawah. Dan mengusap daerah terlarangku yang masih di dalam pembungkusnya.


Karena merasakan usapan di bawah, mebuatku mengeluarkan suara erangan...


"Eeemmmm,,,, "


Ciuman Mas Al turun ke leherku, di jilat dan di hisapnya leherku,sedang tangan Mas Al masih mengusap usap yang di bawah,,,


"Uuuhhh,,,, "sambil Aku meremas rambut Mas Al.


Tangan Mas Al lalu masuk ke dalam celana dalamku, dan jarinya di gesekan di sela sela daerah terlarangku.. Rasanya Aku sudah sangat terangsang dengan perlakuan Mas Al.. Saat Mas Al Akan menurunkan celana dalamku, tiba tiba suara ketukan pintu terdengar sangat keras...


Tokkkk... Tokkkk.....


"Ayahhhhhhh,,,,, Bukaaaaaa"

__ADS_1


**Segitu dulu ya Kaka, besok lanjut lagi..


Jangan Lupa like, komen dan votenya ya Kak trimakasihhh**...


__ADS_2