
Aku terbangun karena sinar matahari sudah menerobos masuk di cela cela horden, Aku membuka mataku dan langsung melihat wajah Nana yang masih tidur dengan nyenyaknya, dengan badan kita yang masih polos dan saling berpelukan.
Sittt,,, Tomku bangun lagi, karena Aku tak enak dengan Nana kalau minta di pagi hari, ahirnya Aku melepaskan pelukanku dan menuju kamar mandi untuk mengguyur tubuhku dengan air dingin, agar Tomku kembali tidur.
Semalam pun Aku sudah menahanya tidak untuk melakukan lagi pada Nana, karena Aku tak tega melihatnya yang seperti kesakitan. Memang ukuran Tomku itu Aku akui cukup besar, dan Aku melakukan ke pada Nana pun seperti sedang memerawani seorang wanita. karena Nana yang belum memiliki anak jadi masih rapet. Aku walau melakukanya sekali tapi bagiku sudah puas karena ahirnya Aku bisa buka puasa dengan istriku sendiri.
Biasanya selama 3 tahun, Aku hanya bermain solo di kamar mandi,tapi sekarang Aku sudah punya patner di atas ranjang yaitu Istri.
Aku mengguyur badanku dengan air dingin, dan Tom pun rupanya susah untuk tidur,, ahirnya Aku mandi sedikit lama, menunggu Tom sampai tidur, untung hari ini hari libur jadi sedikit santai.
Selesai mandi Aku langsung mengambil baju di lemari, dan setelah itu keluar langsung menuju dapur, niatnya Aku mau buat sarapan,Aku sengaja ngga bangunin Nana, karena kasihan padanya, takutnya masih lelah.
"Pagi Yah,,, "kata Kiki sambil mengucek matanya.
"Pagi Sayang,mau susu ngga,? "tanyaku sambil menuntun anaku untuk duduk.
"Mau,,, Bunda mana Yah, kok ngga ada,? "setelah duduk di bngku.
"Bunda masih tidur,, biarin Bunda suruh tidur aja, hari ini Ayah kan libur jadi biar Ayah yang bikin sarapan, "kataku sambil membutkan susu untuk Kiki.
"Emang Ayah bisa masak,,? "
"Bisa dong,, liat aja nanti hasilnya ok, "sambil Aku taro segelas susu di depan Kiki.
Lalu Aku mulai menyiapkan bahan untuk memasak, hari ini Aku akan mencoba untuk membuat nasi goreng aja, setelah siap Aku langsung mulai memasak.
"Ayah,, Kiki mau nonton tv, "sambil turun dari kursi.
"Iya,,, susunya sudah habis kan,,? "tanyaku.
"Sudah Yah," sambil berjalan.
Sekitar 20 menit, ahirnya matang juga. Aku langsung menatanya di meja makan.Setelah rapi Aku menuju kamar untuk membangunkan Nana.
Saat ku buka pintu kamar, Aku melihat Nana yang akan bangun dari kasur, dengan badanya yang di lilit slimut.Dan sepertinya sedang menahan sesuatu.
"Mau kemana Hemmm,,, apa ada yang sakit,? "tanyaku mendekatinya.
"Eeemmm mau ke kamar mandi, "jawabnya sambil menundukan wajahnya.
"Mau Mas bantu,? "tanyaku.
__ADS_1
Nana pun menggelengkan kepalanya.
"Mas keluar dulu yah sebentar,, "Aku pun tersenyum dan mengangguk. Tapi sebelum pergi Aku mencium keningnya dan langsung pergi. sepertinya Nana malu padaku. Ahirnya Aku keluar dari kamar dan langsung menuju ruang tv menemui anaku.
"Nonton filem apa sih,, kayanya seru banget,? "tanyaku pada Kiki.
"Filem laba laba Yah, "jawabnya, dan kita pun menonton bersama.
Saat asik menonton, Nana datang mendekati kita, Aku yang melihatnya seperti jalanya sedikit menahan sesuatu, Aku langsung menyuruhnya duduk di tengah, karena Aku yang bergeser.
"Wangi banget sih Bunda,"sambil ku cium plipis sebelah kirinya.
"Mas ihhh,, ada Kiki juga,"katanya sambil melotkepadaku.
"Ayah,,, jangan ciumin Bunda Kiki, "sambil menggeser duduku, dan Kiki yang di tengah.
"Orang Bundanya Ayah kok, "jawabku sambil berjalan ke samping Nana.
"Ayahhhh,,, ini Bunda Kiki,, bukan Bunda Ayahh,,, "katanya yang hampir menangis.
"Masss,, udah ah, Iya sayang ini Bunda Kiki bukan Bunda Ayah, udah yahhh,,, "sambil di pangku Kiki oleh Nana.
"Iya deh ini Bundanya Kiki, "sambil Aku duduk.
"Ngga usah bikin sarapan Bunda,, orang Ayah sudah bikin, "
"Masa sih,, Kiki bohong yahhh,, "
"Ngga kok,, tanya Ayah aja Bunda, "
"Bener Mas, udah bikin sarapan, "Aku pun tersenyum dan mengangguk.
"Kok Mas ngga Bangunin Nana aja sih,, "
"Mas kasihan sama Nana, soalnya tidurnya nyenyak banget sih,,, "Nana langsung membuang mukanya ke arah Kiki, Aku pun hanya tersenyum.
"Ya udah yuk kita sarapan, nanti keburu siang, "kataku.
"Iya Ayo Yah,, Kiki aja sudah lapar. Ayo Bunda, "sambil turun dari pangkuan Nana.
Kita bertiga ahirnya pergi ke dapur, dan sarapan barsama.
__ADS_1
"Na,,, bahan masakan sudah habis yah, kita nanti sorean belanja ke supermaket aja yah, "sambil Aku menyuakan sendok ke dalam mulutku.
"Iya Mas,, eeemm Mas di sini ada pasar tradisional ngga sih,? "
"Ada,, deket sekolah Kiki, Ibu suka belanja di sana kalau mengantar Kiki, Kenapa emangnya,,? "
"Oh,, gitu, Besok kalau Nana sudah mulai antar Kiki sekolah, Nana juga blanja di situ ya Mas,, "
"Jangan,,, ngga usah. Di sana kotor dan sangat rame, Nana nanti kotor, "
"Kamu tuh ngomng apa sih Mas,, emang kenapa kalau kotor, orang bisa di cuci kok takut, "
"Kalau Nana mau,, ya silakan, "Nana pun tersenyum.
Selesai sarapan, Kiki langsung minta di mandikan oleh Nana, sedang Aku sedang menerima telfon. setelah mendapat telfon Aku langsung ke kamar untuk duduk di ujung kamar yang ada meja juga kursi ,tempat ini biasa Aku pakai kalau sedang ada pesanan gambar disain. Ngga seperti orang kaya yang mempunyai ruangan kerja sendiri, beda denganku yang rumahnya kecil.
Tadi yang menelfonku adalah teman lama yang dulu pernah memintaku untuk mendisain gambar Hotel yang akan di bangun oleh kator tempatnya bekerja, dan tadi dia menelfonku juga menyuruhku untuk mendisain Hotel lagi.Aku pun langsung mengiyakanya, karena sudah cukup lama Aku ngga ada pesanan disain. Aku langsung menggambar di kertas dan Aku juga akan menggabar beberapa gambar.
Entah berapa jam Aku menggambar di meja dalam kamarku. sampai sampai Nana datang pun Aku tidak tau.
"Mas sedang apa, dari tadi ngga keluar dari kamar,? "tanya Nana saat mendekatiku.
"Mas sedang menggambar, ada pesanan gambar dari teman Mas, "jawabku.
"Gambar apa sih Mas,,? "kata Nana yang sudah berdiri di sambingku yang sedang duduk.
"Pesanan gambar Hotel, coba Nana lihat bagus ngga gambar Mas, "sambil ku tarik pinggangnya agar duduk di pangkuanku.
"Ih,,, Mas, takut Kiki lihat ngga enak, "katanya.
"Sekarang kan ngga ada, jadi Kiki ngga lihat kan, "jawabku dan Nana langsung membuang muka sambil melihat ke arah gambar gambarku di atas meja.
"Bagus bagus ini Mas,,, "sambil melihat satu persatu. Karena Aku menggambar 3 gambar Hotel.
Aku pun memeluk perut Nana, dan menyandarkan kepalaku di punggung Nana.
"Ini yang buat pesanan yang mana Mas,,? soalnya bagus bagus banget, "sambil menengok ke arahku.
"Nanti gambarnya Mas kirim ke teman Mas, agar dia bisa pilih, "jawabku.
Mata kita pun bertemu, dan ku usap wajahnya. pelan pelan Aku dekatkan bibirku ke bibir Nana, awalnya Nana hanya diam tapi saat Aku menggigit pelan bibirnya,Nana membuka mulutnya, Aku langsung **********, dan kutarik tangan Nana agar ke pundaku, setelah itu Nana pun membalas ciumanku.
__ADS_1
Jangan lupa untuk like, komen dan votenya ya kak, biar Aku tambah semangat menulis,, trimakasih...