
Rudi terbatuk saat mendengar apa yang di katakan Vino, sedang kedua temanya kompak menatap kearah Aisah. sedang Aisahnya langsung matanya menatap tajam kearah Vino.
Rudi langsung mengambil gelas minumnya,setelah minum Rudi sudah tidak batuk lagi, tapi langsung melihat ke arah Vino dan Aisah secara bergantian.
"Apa Cewe yang kamu cari itu Aisah Vin,? "Vino mengangguk.
"Aisah,, apa kamu kenal sama Dia,, "
"Tidak Pak, saya tidak kenal denganya, "Jawab Aisah.
"Waduh,, bakalan ada yang saingan nih,, "
"Mereka temen lagi,, "kata kedua teman Aisah, Aisah yang mendengar kedua temanya bicara langsung menginjak kaki mereka satu satu.
"Aaww,,, "
"Aduh,, "
"Kalian kenapa,,? "tanya Rudi.
"Ah ngga papa pak,, ini cuman tadi kaki saya di gigit semut, "
"Aku tungguin kamu sampai pulang yah, biar nanti Aku antar, motor kamu masih rusak kan,"kata Vino sambil menatap Ai.
"Ngga perlu, saya bisa pulang sendiri, "sambil bangun dari duduknya Ai berkata.
"Ayo kita pergi, kita masih ada kelas "Menarik tangan kedua temanya.
Sebelum pergi Ai melihat ke arah Rudi, dan mata Rudi seperti membutuhkan penjelasan, lalu Ai menggelengkan kepalanya pelan Rudi pun mengangguk.
"Kamu kok bisa kenal Aisah, kenal dimana Vin,?"tanya Rudi saat Aisah dan kedua temanya sudah pergi.
"Dia dulu pernah terserempet mobilku, jadi Aku mengenalnya,, "
"Oh gitu,, "Vino mengangguk.
"Aku udah selesai makanya , bayar gih nih semuanya,, "Vino lalu mengeluarkan uang di dompetnya 3 lembar yang berwarna merah.
"Nih uangnya,, sanah kamu yang bayar,,"Rudi mengambil uangnya dan langsung membayar.
__ADS_1
"Aku mau ngajar nih,, kamu mau pulang apa masih mau di sini,, ?"
"Aku mau pulang aja, yang penting Aku udah tau dia kuliah di sini dan kamu adalah salah satu Dosenya, jadi Aku ngga akan pusing buat mencarinya,, "
Lalu Vino pun menuju parkiran, sedang Rudi menuju ruanganya dulu untuk mengambil buku materi.
Rudi mulai memberi materi dan juga memberi tugas,pada mahasiswa dan mamasiswi. setelah selesai semuanya mengumpulkan tugasnya.
"Apa kita bisa pulang bersama, Aku mau bicara, sebentar aja,, "saat Aisah mengumpulkan tugasnya.
"Bisa Pak, tapi bisanya bentar saja, soalnya Ai kerja,, "Rudi mengangguk.
Setelah jam habis semuanya keluar dengan tertib.
"Tunggu di parkiran yah, Saya mau atar ini dulu, "Kata Rudi pada Ai saat Ai mau keluar kelas. Ai pun mengangguk.
"Senengnya di sukai sama cowo cowo keren,, kapan Aku seperti teman kita satu ini, "kata satu temen Ai sambil mereka keluar bersama.
"Kamu bisa kok,, "
"Gimana caranya,, kasih tau dong,, "
"Kamu naik kasur dan tidurlah, pasti nanti bisa,, "
"Aisah Kita pulang dulu ya ,"
"Iya,, kalian hati hati,, dahh,,, "Aisah sekarang sedang menunggu Rudi di parkiran Mobil.
"Maaf lama,, naiklah,, "kata Rudi sambil membukakan pintu mobilnya.
"Makasih,, "Aisah pun naik.
"Pak ini saya sudah telat, kita bicara sambil mengantar saya aja gimana,, "
"Oh gitu,, baiklah, Aku antar kamu ke tempat kerja,, "lalu Mobilpun berjalan meninggalkan kampus.
"Tadi itu Vino teman Mas saat kuliah, dia anak orang kaya, dan dia sangat baik walau terlihat urakan dan cuek,, "Rudi kalau sedang berdua dengan Aisah tidak mau di panggil Pak tapi Mas.
"Ngapain Mas bahas dia sih, Ai ngga suka,, "
__ADS_1
"Maaf,, Mas cuman mau bilang dia menyukaimu,, "
"Biarin aja terserah dia,, haknya dia, yang penting Ai kan ngga suka,, "
"Lalu kalau sama Mas,, kamu suka ngga, mau ngga Kamu jadi pacar Mas,,? "
"Tapi kemarin wanita yang datang ke kampus itu siapa,,? "
"Yang mana,, ?"
"3 hari yang lalu, yang waktu kita bertemu di parkiran tapi Mas pura pura ngga lihat Ai, "
"Oh itu,, itu Mamah Mas,, "
"Terus yang cewe cantik itu siapa,,? "
"Dia,, dia cewe yang akan di jodohkan dengan Mas,, tapi Mas ngga mau kok,, jadi kamu ngga usah kuatir yah,, kamu mau kan jadi pacar Mas, "
"Boleh ngga kasih Ai waktu Mas,, "
"Baiklah,, tapi jangan lama lama,, "Ai mengangguk.
Ahirnya Aisah sampai juga di tempat kerjanya, dan Ai keluar dari mobil Rudi, lalu sebelum mobil Rudi pergi, mereka berdua melambaikan tangan sambil tersenyum.
Di sebrang jalan rupanya ada seseorang yang melihatnya.
"Rupanya mereka ada hubungan,, "
"Tapi Aku tidak akan menyerah untuk mendapatkanmu, kamu pasti jadi miliku,, lihat aja nanti,, "dan seseorang itu adalah Vino.
Vino lalu menjalankan mobilnya dengan kencang, dan perasaanya sekarang sedang kesal.
Sampai rumah Vino uring uringan, Mamihnya yang melihat lalu mendekatinya.
"Kamu kenapa sayang,, ada apa kenapa pulang pulang marah marah ngga jelas,,? "
"Mihhh,,, "Vino langsung memeluk Mamihnya.
"Cewe yang Vino taksir, rupanya dia pacar teman Vino Mih,, "sambil menangis.
__ADS_1
Vina yang belum pernah melihat Vino menangis gara gara wanita pun tersenyum tipis.
Jangan lupa, like komen dan votenya, trimakasih..