Aku Bukan Pebinor

Aku Bukan Pebinor
Ana Keluar Dari Rumah Sakit


__ADS_3

"Sayang,,, kita cari cara lain aja yah buat bantu Intan, bukan Mas ngga mau kasih izin intan untuk tinggal di sini, tapi Mas rasanya sungguh ngga nyaman kalau ada orang lain,, "


"Iihh,, Mas kita kan cuman nolong juga sebentar, Ayu juga ngga mau lah kalau Intan tinggal di sini lama lama,,Kita cuman lindungin Intan dari Bintang yang belum jelas mau apa,, gitu doang Mas,, "


"Yang,, tapi Mas ngga mau ikut campur urusan rumah tangga orang, Mas malas ribed karena hal seperti itu sangat sensitif,, "


"Kalau Mas ngga mau bantu dan ngga mau ribed, biar nanti Ayu yang akan bantu,, "


Ayu masih saja memaksa Abang untuk menyetujuinya, sampai ahirnya Abang setuju tapi cuman memberi izin Intan untuk tinggal di rumahnya 2 minggu saja.


Ayu langsung tersenyum senang, dan bilang terimakasih, sedang Abang mengusap wajahnya dengan kasar setelah Ayu masuk kamar mandi.


Sedangkan yang di Jogja, Ana sedang bersiap untuk pulang ke rumah, setelah Dokter menyatakan Ana sudah pulih.


Ayah tidak ikut menjemput karena ada rapat di kantornya, jadi hanya ada Bunda dan Vian saja.


"Sudah siap sayang,,? "tanya Bunda saat masuk ke dalam ruang rawat Ana, setelah membayar administrasi.


"Sudah Bun,, "jawan Ana.


"Ya udah yuk kita pulang,, "


Vian membawa tas juga barang lainya, sedang Bunda mendorong kursi roda yang di duduki Ana.


Sampai di rumah, Ana yang masih lemas di gendong Vian ke dalam rumah,dan di tidurkanya Ana di kasur dalam kamar Ana.

__ADS_1


"Kaka mau bantu Bunda bawain barang dulu yah,,Ana istirahat aja dulu"kata Vian ke pada Ana. Ana hanya mengangguk.


Vian lalu keluar dari kamar Ana dan keluar rumah untuk membantu membawa barang barang masuk.


"Biar Vian yang bawain masuk aja Tan,, "saat sudah di depan rumah.


"Biar Bunda aja, Vian nanti cape,, "


"Ngga cape kok Bun,, kan cuman bawa barang kaya gini,, "lalu Vian yang membawa semuanya masuk setelah Bunda bilang ya sudah kalau gitu.


Bunda langsung memasak untuk makan siang, karena tadi pagi belum sempat memasak karena harus kerumah sakit pagi pagi.


Saat selesai memasak, Ayah menelfon dan bilang pada Bunda,kalau nanti malam sehabis mahrib ada undangan makan malam dengan para jajaran direksi.


Bunda lalu mengetuk kamar yang Vian tempati.


"Tante mau pergi ke salon dan juga ke butik, soalnya nanti malam Bunda sama Ayah ada undangan makan malam, dan tolong Vian jagain Adek dulu yah, dan untuk makan siangnya Adek sama Vian Tante sudah masakin,, tinggal kalian makan, Tante tadi masuk kamar Adek, dan Adek sepertinya tidurnya sangat nyenyak jadi Tante ngga mau bangunin,, "


"Iya Tan,, nanti Vian akan mengajak makan Ana, "


"Ya udah Tante pergi dulu yah,, "kata Bunda yang langsung mengambil tas nya lalu pergi.


Vian melihat jam sudah jam 12 kurang 10 menit, setelah Vian mengunci pintu, Vian berjalan menuju kamar Ana.


Vian lalu masuk ke kamar Ana dan langsung mendekati Ana. di lihatnya Ana yang tidur dengan nyenyaknya, lalu Vian ikut merebahkan badanya di kasur dan memeluk Ana.

__ADS_1


Ana yang merasa ada yng memeluknya, ahirnya terbangun.


"Kak,,, "kata Ana, sedang Vian memendamkan wajahnya di leher Ana.


"Hemm,, biar seperti ini dulu, Kaka kangen banget sama Ana,, "


"Kangen gimana sih Kak, kita kan tiap hari bertemu,, "


"Kangen sama bau badan kamu Ana, "Sambil menciumi lehernya.


"Iihh,, Mas geli ah,, "sambil Ana menggeserkan kepalanya.


"Ana udah seminggu ngga mandi loh Mas,, pasti Ana bau,, "


"Ngga bau kok,, Kaka malah suka sama baunya,, "


"Kak,, jangan kaya gini,nanti Bunda lihat ngga enak, "


"Bunda lagi pergi ke salon sama ke butik, kata Bunda nanti malam ada undangan makan malam,, "


"Oh gitu,, "


"Mau makan siang sekarang ngga,,? "


"Entar aja Kak,Ana mau mandi dulu ajah, biar badan Ana segar,, "

__ADS_1


"Kaka bantu mandiin yah,, gimana,,? "sambil bangun dari tiduranya lalu duduk, sambil melihat ke Ana dengan alis yang di naik turunkan.


Jangan lupa, like, komen dan votenya, trimakasih..


__ADS_2