
"Ai menutuskan untuk tidak ingin bekerja lagi,karena Ai tidak ingin kita ada salah faham lagi Mas,karena kemungkinan Mas Rudi akan datang lagi ke tempat kerja Ai,Ai ngga mau kita ada masalah,,"
"Tapi apa kamu terpaksa melakukanya?,kalau kamu masih ingin kerja ngga papa kok,Saya akan tetap kasih izin,,"Ai menggeleng.
"Ai ngga terpaksa kok Mas,Ai kerja kan karena ingin punya uang,tapi sekarang Ai sekarang sudah menikah dan sudah ada yang ngasih uang,jadi Ai tidak perlu lagi bekerja,uang jatah dari Mas aja itu sudah sangat banyak,jadi biar lah Ai di rumah aja,ngurus rumah juga ngurusin Mas,,"
"Trimakasih atas keputusanmu,Saya sangat senang mendengar kamu tidak mau bekerja lagi,,"Sambil mengusap kepala Ai dengan sayang.
Mereka ahirnya selesai makan,dan mereka berdua kembali lagi ke kamar.benar saja Vino memintanya lagi,Ai menurut karena Vino suaminya,jadi harus melayaninya.
Pagi hari Ai membuka matanya,saat mau bangun badan Ai rasanya remek,tulang tulangnya sekakan pada patah.dan sulit bergerak.
Semalam Vino minta nambah tidak sekali,tapi sampai dua kali,mereka selesai sekitar jam 3 pagi.Vino benar benar kuat membuat Ai kualahan dan sekarang bangun tidur langsung merasakan hasilnya,badanya semua sakit dan tidak bisa bangun,padahal sudah pengin pipis.
Mau bangunin Vino tapi ngga enak ganggu,tapi kalau ngga bangun pipisnya gimana.itu yang sedang Ai fikirkan.
"Mass,,,Mass,,bangun Mas,"sambil mengusap tangan Vino.
"Iya sayang,,ada apa,,"sambil matanya terpejam.
"Ai pengin pipis,,tapi Ai ngga bisa bangun,badan Ai rasanya remek,susah di gerakan,"Vino matanya langsung terbuka saat mendengar perkataan Ai.
"Ya Tuhan,,serius badanya sakit semuanya,"Vino bangun langsung duduk.
"Iya,,Mas,,"Vino lalu membantu Ai ke kamar mandi,dan membantunya untuk melepaskan celananya juga.
Setelah selesai,Ai di tidurkanya lagi di kasur,dan Ai terlihat kesakitan.
__ADS_1
"Apa sakit banget,,"Ai menjawab Iya.
"Mas,,Ai juga laper,,"Vino melihat jam ternyata jam 9 pagi.
"Saya pesan dulu yah,,"Ai menganguk.
Vino keluar dari kamar,lalu memesan makanan lewat aplikasi,setelah itu Vino menelfon mamihnya.
"Iya sayang ada apa,tumben pagi pagi telfon,?"
"Ini Mah Vino mau tanya,Mamih ada langganan tukang urut badan ngga Mih,,"
"Kamu lagi sakit ,ngga enak badan,,?"
"Ngga Mih,,bukan Vino tapi Ai,Ai bilang badanya sakut semua,Mamih ada langganan urut kan,,?"
"Iya Mih,kecapean kerja layanin Vino,,"
"Ya Tuhan Vinoo,,,itu anak orang yah jangan kamu bikin sakit,,kalau main jangan kasar kasar sayang,kasian Ainya,,"
"Vino ngga kasar kok Mih,,cuman semalam Vino main sampai 3 kali,,"Vino bicara tiga kalinya dengan pelan.
"Ya ampun kamu tuh doyan apa apa sih,sampai segitunya,,?"
"Soalnya enak Mih,jadi bikin nagih,,"Vina sampai geleng geleng kepala.
"Ya udah nanti Mamih akan ke apartemen bawa tukang urutnya sekalian,,"
__ADS_1
"Iya Mih,,makasih ya Mih,,"Vina menjawab iya.
Lalu sekitar 15 menit pengantar makanan datang,Vino membawanya ke kamar dan menyuapi Ai makan.
"Mamih nanti akan datang,Mamih bawa tukang urut sekalian nanti,,"
"Emang siapa yang mau di urut,,?"
"Kamu,,Saya ngga tega lihat kamu badanya kesakitan gitu,,nanti kalau kamu lama sakitnya Dan ngga sembuh sembuh Saya rugi dong,,,"
"Rugi,,maksudnya,,?"
"Ya jadi lama ngga rasain *** *** kaya semalam lagi,,"
"Mass,,kamu tuh ihh,,"Vino tertawa melihat wajah Ai yang kesal.
"Sudah ah Mas,Ai kenyang,"
"Ini tinggal dikit lagi,ayo habiskan nanggung,"sambil menyodorkan sendok ke mulut Ai.
"Ngga mau,,Ai beneran kenyang,,"
"Ya udah,Saya yang makan,,"
Selesai Vino menyuapi Ai,sekarang gantiyan Vino yang makan.selesai keduanya makan Vino lalu mandi.
Satu jam kemudia Mamih datang dengan membawa tukang urut untuk mengurut Ai.
__ADS_1
Jangan lupa like komen dan votenya,trimakasih...