Aku Bukan Pebinor

Aku Bukan Pebinor
Bertemu Teman Nana


__ADS_3

Setelah Mas Al pergi Aku jadi kepikiran tentang omonganya tadi yang mengatakan kalau Aku seperti orang yang sedang hamil,Jujur Aku memang ngga tau ciri ciri orang hamil bagai mana, karena Aku belum pernah merasakan hamil.


Lalu Aku mencari kalender untuk melihat kapan terahir Aku datang bulan, Aku pun melihat kalender dan ingat saat terahir datang bulan, pas Aku menikah dengan Mas Al sorenya Aku datang bulan dan sekitar 4 hari Aku baru selesai.


Apa mungkin Aku hamil yah, itu yang ada dalam pemikiranku saat ini. kalau Iya pasti Aku sangat senang karena yang Aku impikan untuk bisa hamil dan punya anak akan terwujud.


Sore hari saat Aku dan Kiki sedang menonton tv Mas Al pulang dari kantor, Aku membukakan pintu untuknya.


"Ini mangga muda yang Bunda mau,, "kata Mas Al saat Aku sudah membuka pintu untuknya.


"Iya Mas makasih yah, "kataku sambil tersenyum dan mengambil kantong yang berisi mangga dari tangan Mas Al.


Aku dan Mas Al masuk kamar, tapi sebelumnya Aku bilang Kiki dulu kalau Aku mau nyiapin air untuk mandi Ayah.


"Mas,, Nana jadi kepikiran apa yang Mas bilang tadi siang,? "kataku saat sudah di dalam kamar.


"Perkataan Mas yang mana hemm,,, "sambil melepas kancing bajunya.


"Yanggg,,, ituu,, yang Mas bilang kalau Nana hamil, "


"Oh yang itu,, trus gimana,,,,? "


"Eemm,, nanti jam 7 malam kita ke dokter yuk Mas buat priksa, Nana penasaran soalnya, "


"Menurut Mas, Bunda beli tespek dulu aja, kalau nanti hasilnya positif besok kita baru priksa ke Dokter, gimana,,,? "


"Oh gitu ya Mas,,, "rasanya Aku kok jadi sedih.


"Bun,, bukanya Mas ngga mau ngantar Bunda ke Dokter, tapi kalau ternyata kita priksa ke Dokter dan hasilnya negatif kan kasihan Bunda pasti kecewa, lebih baik Bunda beli tespek aja dulu yah,, "sambil duduk di sebelahku. dan Aku pun mengangguk karena benar juga usul Mas Al.


"Trus kapan kita beli tespeknya Mas,,? "


"Nanti malam kita beli ke apotik, sekalian kita makan diluar, jadi bunda ngga usah masak untuk makan malam, gimana.."secara reflek Aku langsung memeluk Mas Al dan bilang Iya.


"Ya udah lepas dong pelukan Bunda, Mas mau mandi ini dah gerah, bau lagi,"tapi Aku justru menciumi ketek Mas Al.

__ADS_1


"Ngga bau kok, Mas wangi baunya seger,, "kataku sambil menciumi ketek Mas Al.


"Bunda,,, Mas geli ih,, mana ada bau wangi orang Mas baru pulang kerja pasti bau asem lah,, Mas mandi dulu yah,, "sambil melepaskan pelukanku dan Mas Al langsung masuk ke kamar mandi.


Aku kok jadi makin aneh yah,, makin suka nempel sama Mas Al, Aku kayanya mgga mau jauh jauh gitu, Anehhhh...... kata dalam hatiku sambil geleng geleng kepala.


Setelah menyiapkan baju untuk Mas Al, Aku keluar dan menuju ruangan tv yang ada Kiki di sana.


"Sayang,, kata Ayah kita nanti mau makan di luar loh,, "kataku saat suadah dusuk di dekat Kiki.


"Beneran Bun,, ?"Aku menganggukan kepala.


"Ye,,, kita mau makan apa ya Bun,,,,? "


"Kiki pengin makan apa hem,,, "


"Kalau Kiki pengin makan pizza Bun, "


"Ngga kenyang dong, itu mah buat cemilan, "


"Eemmm,,,,ayam kriyuk ya Bun,, "


Saat ini kita bertiga sudah di dalam mobil, dan akan menuju tempat penjual ayam kriyuk keinginan Kiki.


Setelah sampai tempat penjual ayam kriyuk kita pun turun dan masuk ke dalam dan Mas Al yang memesan ,sedang Aku dan Kiki mencari tempat duduk.


Ahirnya Mas Al datang dengan membawa ayam kriyuk dengan 5 potong dan nasi tiga bungkus, untuk minumnya Mas Al pesan minuman jeruk dalam kemasan, tidak lupa kentang goreng dan juga bergedel kesuk\an Mas Al.


"Mas,,, kamu kok pesan banyak banget gini, nanti ngga abis lagi, "kataku.


"Kan nanti bisa kita bungkus kalau ngga habis, "Aku pun menganggukan kepalaku saat mendengar jawaban Mas Al.


Saat kita sedang makan tiba tiba ada yang memanggilku.


"Hai Na,, sedang makan sama siapa kamu,? "Aku langsung kaget, yang ternyata memanggilku adalah temanku dan Mas Anton, dia adalah Ami.

__ADS_1


"Hai Mi,, A,, aku sedang makan dengan sodaraku,,, kenalin ini Mas Al dan ini anaknya Kiki, "kataku sambil melihat ke Mas Al dengan tatapan memohon.


"Hai,,, teman Nana yah,Saya sodara jauhnya Nana,Saya pas main ke kota jadi minta Nana untuk temenin cari makan ,"


"Bundaaa,,, Kiki susah makanya, suapin,,, "Ami langsung menatapku lagi.


"Kiki ngga punya mamah, dan ke Nana sangat dekat jadi manggilnya Bunda ke Nana, "kata Mas Al, dan Ami menganggukan kepalanya sedang Aku langsung menyuapi kiki makan.


"Antonya mana Na, kok ngga kelihatan, ?"duh ni Ami kok cerewet amat yah, dalam hatiku.


"Mas Anton udah sebulan lebih di luar kota, sekarang di pindahkan ke sana, "kataku sambil menyuapi Kiki. Dan sepertinya Mas Al sudah merasa risih.


"Oh gitu,, ya udah silakan kalian makan, Aku mau pesan dulu, "Aku hanya mengangguk.


Kita pun makan dengan tenang setelah Ami pergi.


"Maaf ya Mas, Ami itu temen Nana sama Mas Anton dari kuliah, "kataku karena merasa ngga enak.


"Iya,, "jawaban Mas Al sungguh ngga ngenakin.


"Sayang kita makanya di mobil aja yah, kita bungkus, nanti kita sambil muter muter gimana, "kata Mas Al.


"Kenapa emangnya Mas, kok di bungkus,? "


"Temanmu dari tadi melihat ke sini, rasanya risi kalou makan di lihatin, "Aku pun melirik ke arah Ami yang duduk tak begitu jauh dari kita.


"Ya udah iya Mas,, Nana rapikan dulu, "


Setelah semua Aku rapikan dan masukan kantong plastik kita pun pergi dari tempat makan ayam kriuk.


"Bun,, nanti Bunda yang turun ke apotik untuk beli tespeknya yah,, "kata Mas Al saat ini kita sudah ada di mobil yang sedang berjalan.


"Iya Mas, Nanti Nana yang turun dan yang beli, "jawabku.


**Besok lagi yah...

__ADS_1


Aku cuman mau kasih tau kalau Nana pasti akan di ambil lagi sama Anton, tapi nanti saat anaknya udah lahir, jadi sekarang Mas Al sedang berusaha merebut hati Nana biar cinta padanya. Semoga saja Nana nantinya ngga mau pisah sama Mas Al yah...


Jangan luoa untuk like, komen dan vote ya Kak... trimakasih**.


__ADS_2