Aku Bukan Pebinor

Aku Bukan Pebinor
Pindah Ke Apartemen


__ADS_3

Vino masih menunggu jawaban dari Ai,dan Ai yang masih terlihat bingung mau menjawab apa.dalam pikiran Ai mau dan sangat mau,tapi Ai merasa tidak enak takut di kira memanfaatkan kesempatan.


"Tapi Ai kan harus kerja Mas,,"


"Kan bisa libur dulu,"


"Udah ngga bisa ambil libur Mas,cuti Ai udah di ambil,ini aja Ai masih cuti kan,"


"Kalau gitu ngga usah kerja lagi,gimana,,?"Ai diam.


"Saya sekarang suami kamu,Saya yang akan memenuhi semua kebutuhanmu,kamu butuh apa aja tinggal bilang ke saya,kamu hanya cukup diam di rumah ,urus rumah dan mengurus Saya ,"


"Nanti Ai pikirkan ya Mas,"Vino mengangguk.


Setelah baju Ai masuk ke koper ,bunyi klakson mobil pun terdengar,rupanya Mobil Dodo yang datang.


Ai dan Vino langsung keluar untuk menyambut kedatangan Ayah.


Vino dan Dodo membantu menuntun Ayah,sedang Ai dan Ibu yang membawa barang.


Ayah langsung masuk ke kamar agar istirahat,Dodo langsung kedapur untuk makan,dan Ai juga mengajak Ibu dan Vino untuk makan sekalian.setelah Ayah sudah merasa nyaman di kamar.


"De kamu masak banyak amat,tumben,,?"tanya Dodo.


"Ai ngga masak kok,ini Mas Vino yang beli semuanya,,"


"Loh kenapa beli,lebih hemat masak kan De,"Ibu yang berkata.


"Biar Bu sekali kali Vino beli,ini karena menyambut Ayah pulang dari rumah sakit,"Vino yang menjawab,Ai melihat ke Vino,dan Vino tersenyum.

__ADS_1


"Iya juga sih sekali kali boleh,Bu tenang aja menantu Ibu ini juga tidak kalah baiknya sama Abang,dan menantu Ibu ini juga banyak uang,jadi kita nikmatin saja makananya,"


"Kaka kita tidak boleh memanfaatkan kebaikan nak Vino,"


"Ngga papa Bu,saya tidak merasa di manfaatkan kok,,"Dodo langsung mengacungkan jempolnya.


"Bu,,saya mau minta izin untuk mengajak Ai tinggal di apartemen Saya,apa boleh,,?"Ibu tersenyum.


"Ibu pasti mengizinkan,Nak Vino nggan perlu minta Izin,karena Ai memang sudah jadi tanggung jawab Nak Vino sekarang,jadi bawalah Ai kemana nak Vino pergi,,"


"Terimakasih Bu,,"Ibu mengangguk.


"Apartemen yang di daerah X apa daerah H Bos,,?"


"Yang di daerah X kak,biar Ai lebih dekat dari kerjaanya,"


Mereka selesai makan,dan tidak lama Ayu dan suaminya juga kedua anaknya datang,rumah menjadi sangat ramai,Abang cuman sebentar,setelah makan siang Abang berangkat lagi ke kantor,sedang pulangnya nanti Ayu menunggu Abang pulang kerja dan nanti akan di jemputnya.


Sekitar jam 3 sore,Ai berpamitan pada Ayah,Ibu kan kedua kakanya untuk ikut Vino tinggal di apartemenya.


"Kamu sekarang sudah jadi istri,kamu harus bisa menjadi istri yang baik,karena surgamu sekarang ada pada suamimu,"Kata Ayah.


"Jangan membantah apa yang di katakan suami,kamu harus menurut dan harus bisa melayani suamimu dengan baik,buatlah suamimu nyaman di rumah,agar dia merasa betah dan tidak suka pergi keluar,"kata Ibu.


"Walau sekarang mungkin rasa cinta belum hadir di dalam hatimu,tapi cinta akan datang asalkan kamu mau menerima pernikahan ini,kaka percaya Vino orang baik,pasti dia bisa dan akan mencintaimu dengan tulus,"Kata Ayu.


"Kamu akan menyesal di kemudian hari kalau sampai kamu menyia nyiakan orang sebaik Vino,jadi kaka harap kamu membuka hatimu untuknya,karena Kaka yakin Vino sangat mencintaimu,"Kata Dodo.


Setelah semuanya memberi wejangan pada Ai,Ai dan Vino lalu pergi,dan Vino membawa mobilnya menuju rumahnya.

__ADS_1


Vino juga akan berpamitan pada Mamih dan Papihnya.sampai di rumah Vino,Vino langsung menggandeng Ai untuk masuk ke dalam.


"Sore Mih,,sore Pih,,,"kata Vino sambil menyalami kedua orang tuanya,dan Ai pun juga menyalami kedua mertuanya.


"Wah pengantin baru ceria amat sih kelihatanya,,"ledek Mamih.Vino tersenyum sedang ai tersenyum sangat tipis.


"Kalian Mau menginap di sini kan,,?"


"Ngga Mih,kita kesini mau pamitan,kita mau tinggal di apartemen,biar kita bisa bebas dan bisa lebih dekat,tanpa merasa sungkan karena ngga ada orang tua atau orang lain,"


"Benar juga,Papih setuju,karena kalian menikah mendadak,belum saling mengenal satu sama lain kan,,"Vino mengangguk.


"Makasih Pih,,"


"Tapi Mamih di rumah jadi kesepian dong,"


"Tenang Mih,nanti Vino akan buatkan cucu buat Mamih yang banyak,,jadi Mamih nanti bisa main dengan mereka,,"


"Iya,,Mamih setuju,,Aisah buatkan Cucu yang banyak yah buat Mamih,biar Mamih ngga kesepian,,"Ai melihat ke Vino,Vino justru tersenyum.


"I,,iya Mih,,,"menjawab lirih sambil sedikit gagap.


Mereka pun mengobrol sekitar satu jam,lalu Vino mengajak Ai untuk pergi ke apartemenya karena sudah sore.


"Kita mampir ke supermaket dulu yah buat belanja,soalnya di apartemen ngga ada apa apa,,"Ai menjawab Iya,mereka berdua sudah ada di dalam mobil yang melaju.


Keduanya turun dari mobil dan menuju supermaket untuk belanja.setelah belanja cukup banyak mereka langsung menuju apartemen.


Jangan lupa like,komen dan votenya,trimakasih...

__ADS_1


__ADS_2