Aku Bukan Pebinor

Aku Bukan Pebinor
Permainan Sore Menjelang Petang


__ADS_3

Setelah Abang mandi, Abang langaung memakai baju, sedang Ayu berjalan ke kamar mandi dengan pelan.


"Yu,, mau cari tukang urut ngga buat urutin badan kamu,, "


"Ngga usah Mas,, badan Ayu cuman butuh istirahat aja kok,, "lalu Ayu pun masuk kamar mandi. Ayu hanya cuci muka dan gosok gigi.


Setelah Abang selesai pake baju dan sudah rapi, Abang pun ke luar menuju dapur, di dapur Abang membuat teh manis.


"Maaf ya Mas,, Ayu ngga buatin sarapan,, "kata Ayu sambil berjalan pelan pelan.


"Ngga papa kok Yu, nanti Mas bisa beli sarapan di jalan,, "sambil meminum teh manisnya, dan Abang juga membuatkan teh manis juga buat Ayu. mereka berua menikmati teh dengan di temani biskuit.


Setelah teh habis, Abang pamitan pada Ayu.


"Mas berangkat yah,, ngga usah masak, buat makan siang kamu nanti Mas pesanin aja, dan malamnya nanti Mas yang masak, "sambil mengusap kepala Ayu. Ayu pun mengangguk.


Lalu Abang mencium kening Ayu, dan Ayu mencium tangan Abang.


"Ngga usah beresin rumah, biar Bi Yati aja yang membersihkan rumah, kamu istirahat aja agar entar malam sudah sehat,, "kata Abang saat naik ke motor. Ayu hanya tersenyum.


Mba Yati sekarang kembali lagi bekerja di rumah Ayah, tapi sekarang membantu Abang,karena rumah Ayah sekarang di tinggali oleh Abang dan Ayu.


Ayu di rumah sangat jenuh, tidak bisa tidur hanya bisa guling guling di kasur saja, Ayu juga sejam sekali kirim pesan kepada Abang, untuk sekedar menanyakan sedang apa.


Lalu Ayu dari pada bingung, mengambil laptop Abang dan Ayu menyalakanya, Ayu memutuskan untuk menonton filem yang kemarin Ayu tonton bersama Abang, rupanya Ayu tidak ingin Abang kecewa karena tidak bisa membuat Abang puas.


Sampai satu jam Ayu menonton dan ahirnya Ayu pun mengantuk karena merasa lelah ,lalu Ayu tidak lupa juga untuk mematikan laptopnya karena Ayu takut Abang tau kalau habis menonton filem begituan ,bukan takut dimarahin tapi lebih ke malu. Ayu pun tertidur dengan pulas, dan Ayu bangun saat ada yang mengusap pipinya.

__ADS_1


"Sayang,,, bangun. Ini sudah sore, "Rupanya Abang yang membangunkan Ayu, dan ternyata sudah sore.


"Hemmm,,, kok Mas udah pulang, emang jam berapa Mas,,? "


"Sudah jam 6 sore,, "sambil Abang membuka kancing kemejanya.


"Hah,, serius Mas,, kok dah sore sih,, "sambil memgucek matanya dan duduk di atas kasur.


"Emang tadi tidur jam berapa,,? "


"Ngga tau Ayu Mas,, "Ayu pun turun dari kasur dengan badan yang sudah tidak merasa sakit lagi.


"Mas,,, Ayu kangen,, "sambil Ayu memeluk Abang yang telan**ng dada, karena bajunya sudah di lepas.


"Masa sih kangen,, baru sehari ngga ketemu masa dah kangen,"sambil Abang juga memeluk pinggang Ayu.


"Iya,, Ayu kangen,,"sambil memendamkan wajahnya di dada Abang.


"Ayu ikut mandi sekalian boleh ngga Mas,, ?"Abang yang mendengar keinginan Ayu tersenyum senang.


"Boleh dong,, Ayo kita mandi,, "Abang langsung menggendong Ayu dan masuk ke kamar mandi.


Sampai di kamar mandi, Abang langsung membukakan baju Ayu, sekarang Abang sangat suka kalau berhubungan dengan membukakan baju Ayu, karena di balik baju yang Ayu pake ada keindahan didalamnya.


Setelah Ayu sudah polos, Abang menarik Ayu untuk ke bawah sower, dan di bawah guyuran Air, tangan Abang langsung bergerak ke dada Ayu, sambil di remasnya dada Ayu oleh tangan Abang.


"Mass,, selesaikan mandinya dulu,, nanti kita lanjut di kamar aja,, "kata Ayu ,Abang pun mengangguk dan langsung menyelesaikan mandinya.

__ADS_1


Setelah selesai Abang menggendong Ayu untuk ke kamar, tapi sebelumnya mereka berdua sudah memakai handuk, jadi badan mereka sudah tidak basah.


Sampai di kasur Ayu di letakanya, dan Abang langsung menindih badan Ayu, mereka pun berciuman dengan saling melu*/mat,mereka berdua walau belum pintar tapi sudah sama sama bisa mengimbanginya.


Lalu ciuman Abang turun ke bawah, dan sampai di dada Ayu, di mainkanya sambil di remas juga di sedot, sampai Ayu mend**esah karena nikmat.


"Masss,,, ooohhhh,,, eemmmmm,,"saat Abang memainkan daging kecil di dada Ayu, Abang memaiinkanya yang satu dengan lidah ,kalau yang satunya menggunakan jari.


Ciuman pun turun dan sampai lah di inti tubuh Ayu, Abang juga langsung melahap dan menjil**atinya.Ayu hanya bisa seperti cacing kepanasan,dengan bergerak kesana kemari.


Tangan Ayu pun di arahkan ke adiknya Tom oleh Abang, Ayu lalu menggerakan tanganya bermain dengan adiknya Tom, sesekali Ayu meremasnya kencang karena merasa gemas.


"Mas,,,,,Ayu seperti pengin pipis,,, "kata Ayu..


"Ayo sayang keluarkan,, ngga papa,, "kata Abang, karena itu bukan pipis tapi kenikmatan Ayu yang akan datang.


Lidah Abang makin memainkan inti tubuh Ayu dan ahirnya Ayu berteriak kenikmatan.


"Maaassssss,,,,, ooohhhh,,,,,,"Kepala Ayu ke angkat ke atas, dan tangan menggenggam adinya Tom dengan kencangnya, saampai Abang merasa sakit, lalu Abang makin memainkan Inti tubuh Ayu yang sudah becek dengan lidah juga jarinya.


Ayu tergeletak lemas, tapi Abang masih tetap bekerja, dengan masih memainkan Inti tubuh Ayu.


Sekitar 10 menit Ayu pun sudah kembali lebih berga**irah.


"Mas,,, boleh ngga Ayu masukin ini ke sini,, "kata Ayu.


Hayo Ayu minta masukin apa an yah itu,,

__ADS_1


Lanjut besok....


jangan lupa like komen dan votenya,, Trimakasih...


__ADS_2