Aku Bukan Pebinor

Aku Bukan Pebinor
Mas Al Sepertinya Sedang Kesal


__ADS_3

Setelah sampai rumah Aku membantu membawakan barang blanjaanya sampai dapur, Aku juga membantu Nana untuk membereskan juga menatanya di dapur, karena Nana baru di rumah ini pasti belum paham untuk tempat menaro barang.


Setelah semuanya beres, Aku dan Nana masuk ke kamar untuk ganti baju dan bersiap tidur. Nana yang masuk kamar mandi dulu dan dia juga tidak lupa membawa baju ganti sekalian. Setelah Nana keluar baru Aku yang masuk kamar mandi untuk bersih bersih.


"Na,, Ambilin baju sama celana pendek Mas yah, "kataku saat akan masuk ke kamar mandi.


"Iya Mas,, "jawab Nana sambil berjalan menuju lemari.


Setelah selesai Aku langsung keluar, dan sudah melihat baju gantiku di atas kasur. Aku langsung membuka baju juga celana yang tadi habis Aku pakai untuk pergi.


"Masss,,, kenapa gantinya di sini sih,,? "kata Nana sambil membuang mukanya. Sekarang Nana sudah berada di atas kasur.


"Kenapa,, Nana harus terbiasa mulai sekarang, Mas orangnya ngga suka ganti baju di kamar mandi,"jawabku sambil membuka celana pendeku. Sedang Nana masih membuang mukanya, Aku hanya tersenyum melihat tingkahnya.


Setelah selesai Aku langsung naik ke kasur dan mendekati Nana yang masih membuang muka ke arah lain.


"Mas udah ganti bajunya,"sambil ku berbisik di telinganya. Dan Nana yang kaget dengan bisikanku di telinganya, membuat dia langsung mendongakan wajahnya menghadapku.


Mata kita pun bertemu, dengan jarak yang sangat dekat. saat Nana akan membuang mukanya lagi, Aku langsung menahan mukanya agar menghadapku. Cup....


Aku Menciumnya sekilas, dan dia langsung kaget, sedang Aku langsung tiduran sambil membelakanginya. sambil tersenyum Aku memejamkan mataku.


Lalu Aku merasakan ada pergerakan di bantal, sepertinya Nana akan membaringkan kepalanya di atas bantal.

__ADS_1


Lalu Aku membalikan badanku agar menghadap pada Nana, rupanya dia membelakangiku, lalu Aku dengan pelan bergeser mendekat padanya.


Aku peluk dari belakang, Dan Nana langsung bergerak karena kaget, Lalu Nana Akan melepaskan tanganku yang sedang memeluknya, tapi tanganku justru memeluknya erat.


"Suuuttt,,,, Sudah diam aja.Mas hanya ingin tidur sambil peluk aja, "kataku berbisik di telinganya. Nana pun langsung diam tidak mencoba melepaskan tanganku lagi.


Aku pun memejamkan mata dan tidur sambil memeluk Nana dari belakang.


Aku bangun dari tidurku yang terasa sangat nyaman, Saat mataku terbuka , rupanya tubuhku sekarang posisinya sedang saling peluk dengan badan Nana, dan kita juga saling hadap.


Aku pandangi wajahnya yang sangat enak dilihat, dengan bibir mungilnya Itu yang membuatku selalu ingin menciumnya, tapi Aku selalu menahanya, karena Aku takut Nana belum mau menerimanya. Jadi Aku pun hanya bisa bersabar.


Aku usap dengan tanganku dari mulai rambut, lalu ke pipi dan turun lagi ke bibirnya,sungguh ciptaan tuhan yang sangat indah. Nana sepertinya akan bangun karena mungkin merasakan sentuhan tanganku, Aku pun seperti kemaren siang lagi aja, dengan berpura pura masih tidur.


.


.


.


Aku merasakan tidurku rasanya sangat nyaman dan hangat, lalu Aku merasakan sentuhan di pipiku juga bibirku, seperti mimpi tapi juga seperti nyata.


Lalu ku buka mataku dengan berlahan, saat mataku terbuka Aku langsung melihat wajah Mas Al dengan sangat dekat,dan posisi badan kita berdua pun saling peluk.

__ADS_1


Aku yang takut ke tahuan Mas Al sedang memeluknya, langsung Aku singkirkan tanganku dari badan Mas Al, lalu Aku juga memindahkan tangan Mas Al yang sedang memeluku.Berlahan Aku memundurkan badanku, lalu Aku langsung bangun dan pergi ke kamar mandi. saat Aku lihat jam rupanya sudah pukul 5 pagi.


Di dalam kamar mandi Aku langsung berfikir, kenapa Aku jadi menghadap ke Mas Al saat tidur dan juga memeluknya sih, aduhhh... semoga Mas Al ngga tau kalau Aku memeluknya tadi saat tidur, kalau sampai tau pasti malu banget ini....


Lalu Aku mencuci mukaku dan menggosok gigi, setelah selesai Aku langsung keluar dan menuju dapur, Aku juga melihat Mas Al yang masih tertidur, sukur lah,,, sepertinya Mas Al tidurnya sangat nyenyak.


Sampai di dapur, Aku akan membuat sarapan untuk Mas Al, karena hari ini dia masuk kerja, Saat sedang memasak hpku berbunyi tanda panggilan masuk, saat ku lihat ternyata Mas Anton, Aku langsung mengangkatnya dan Aku juga sambil memasak.


Aku dan Mas Anton mengobrol, dan sampai selesai memasak pun panggilan belum terputus, sampai Aku melihat jam ternyata sudah siang dan Mas Al belum keluar juga dari kamar, lalu Aku bilang Mas Anton untuk menyudahi panggilan karena sudah siang.


Setelah panggilan terputus Aku langsung menuju kamar untuk membangunkan Mas Al untuk bersiap kerja. Saat ku buka pintu kamar ternyata Mas Al sudah rapi .


"Mas,, sarapanya sudah siap, "kataku saat masuk ke kamar.


Mas Al hanya menatapku sekilas dan langsung berjalan ke luar, Aku yang melihat wajah Mas Al sepertinya sedang kesal, tapi kesal kenapa Aku tidak tau. Bodo lah fikirku karena Aku merasa tidak berbuat salah.


Sampai di meja makan Aku melihat Mas Al yang langsung menyendok nasi goreng ke piringnya, dan langsung di makan, Aku melihat Mas Al yang hanya diam justru makin tak enak, Dan Mas Al juga makanya sangat cepat, Aku mengambilkan gelas untuk Aku isi minum tapi sebelum terisi penuh Mas Al sudah bangun dari duduknya. Dan langsung pergi ke luar, Aku yang tidak mengerti dengan Mas Al hanya bisa melihatnya saja, Rasanya Aku takut saat melihat Mas Al yang hanya diam, Aku sepertinya tidak membuat kesalahan tapi kenapa Mas Al seperti marah padaku.


Lalu Aku mendengar suara mobil yang pergi, saat Aku melihat ke depan rumah, ternyata mobil Mas Al yang sudah pergi.Aku ahirnya ngga mau ambil pusing, dan Aku langsung beres beres rumah aja,dan akan mencuci baju.


Selesai membereskan rumah juga yang lainya, Aku langsung istirahat duduk di sofa sambil nonton tv.Tak terasa hari pun sudah sore, Aku sudah menyiapkan bahan masakan untuk makan malam, Aku mau membuat sup Ayam sambel dan goreng tempe.Setelah selesai memasak Aku lalu mandi. sekitar jam 6 sore Aku duduk di sofa untuk menunggu Mas Al pulang kerja dan sambiln nonton tv.


Sampai jam 8 malam Mas Al belum juga pulang, Aku yang merasa lapar ahirnya makan dulu.Apa Mas Al lembur yah kok belum pulang, fikirku. dan kenapa tidak memberi kabar kalau mau pulang telat. Lalu kenapa Mas Al tadi pagi seperti mendiamkanku dan sekarang pun pulang malam tidak memberiku kabar. Aku kok jadi kepikiran yang tidak tidak jadinya. Selesai makan Aku langsung masuk kamar dan langsung tidur.

__ADS_1


**Ayo dong kak votenya pa hadiahmya,biar Aku semangat untuk nulisnya..


Jangan lupa like, komen serta votenya ya kak, trimakasih**....


__ADS_2