
Alana dan Vian pun menikmati perjalanan mereka berdua dengan motornya. mereka pun membawa motornya mengelilingi jalan malioboro .
Dengan tangan yang selalu memeluk, Alana merasa sangat nyaman.
"Sayang,, kita makan siang dulu yah,, "kata Vian.
"Iya,, "jawab Alana dan Alana tersenyum senang saat Vian memanggilnya dengan sebutan sayang.
Motor pun berhenti di restoran dengan ciri khas jogja.
"Ian mau pesan apa,,? "tanya Alana.
"Ian pengin gudeg ah,, pengin cobain,, "
"Ia,, nasi gudeg campur yah,, "
"Maksudnya campur gimana,,? "
"Jadi sudah paket sama nasi gudeg sama lauk lainya,, mau,, "
"Oh iya udah Ian mau.. "
Lalu mereka pun memesan makanan yang sama, dan memesan minuman es teh manis.
"Ana boleh ngga kalau panggil Ian nya ganti,, "
"Mau panggilnya apa emangnya,, Ian terserah Ana aja sih,, senyamanya Ana aja,, "
"Ana pengin panggil Kaka,, boleh ngga,,? "
"Boleh sih,, tapi kan Ana sama Ian tuaan Ana berapa bulan,, "
"Iihhh,, tapi kan badan kita beda,, Ana kan kelihatan kecil,kalau Ian kan udah kelihatan besar,, "
"Oh,, jadi maksud Ana Ian udah kelihatan tua gitu,, "
"Bukan gitu,, Iihhh,, Ian nyebelin ah,,, "
"Iyaaa,, Ian paham kok, ya udah terserah Ana aja mau panggil apa sama Ian,, "
"Kak Ian aja yah,, "
"Iya,, sayangnya kaka,, "sambil mengusap kepala Alana. Sedan Alana tersenyum dengan manisnya.
Lalu makanan pun datang, dan mereka pun makan bersama.
__ADS_1
"Enak ngga,,? "tanya Alana sambil menyuapkan sendok ke mulutnya.
"Hemm,, enak banget, Ian ngga pernah makan makanan kaya gini,, "sambil mengunyah Ian menjawab.
"Nanti habis ini Ana pengin ke mana lagi,, "tanya Ian.
"Ana dari dulu pengin banget nonton bareng pacar, tapi karena Ana ngga pernah punya pacar, jadi Alana ngga pernah nonton, Ana pernah sih nonton bareng Aska sama Edo tapi kan beda rasanya, dan di sana jadi suka malas karena merasa iri lihatin orang pada berpasangan,, "
"Trus sekarang Ana pengin nonton ngga,,? "Alana pun mengangguk.
"Ya udah habis kita makan kita nonton yah,, "Alana langsung mengangguk dengan semangat.
Lalu selesai makan Vian pun membayar makanan dan setelah itu mereka berdua menuju parkiran.
"Kita ke mall yang di mana,Ian ngga tau mall di sini soalnya, jadi Ana yang tunjukin nanti yah jalanya?"tanya Vian saat memakaikan helem.
"Ya nanti Ana tunjukan jalanya, sekarang kita ke arah selatan aja dulu ya Kak,, "sambil naik ke motor.
"Siap sayangku,, "mereka berdua tersenyum bersama.
Alana menujukan arah Mall dan sekitar 20 menit mereka pun sampai di Mall.
Alana dan Vian berjalan masuk ke dalam Mall sambil bergandengan dengan saling posesif.
Saat Vian sedang mengantri membeli tiket ada cewe yang di belakanya bertanya sama Vian.
"Mas,, nontonya sendiri apa sama pacar,,? "
"Saya sama pacar,, "
"Mas bohong yah,, kalau sama pacarnya, mana dia kok ngga ada,, "
"Pacar Saya lagi beli minum dulu,, "
"Oh gitu, boleh minta nonya ngga Mas,,? "
"Kalau mau no saya, tunggu pacar saya dulu yah, sama dia di bolehin apa ngga,, "
"Yah Mas takut amat sama cewenya,, "
"Bukanya saya takut, tapi saya menjaga perasaan pacar saya,, "Si cewe hanya memanyunkan bibirnya.
Lalu tiket pun Vian sudah dapatkan, dan langsung mencari Alana yang tadi kirim pesan, katanya sedang menunggunya di bangku pintu masuk, karena ini malam minggu membuat bioskop jadi sangat ramai.
"Sudah dapat kan Kak tiketnya,,? "tanya Alana saat Vian sudah datang.
__ADS_1
"Udah,, yuk kita masuk,, "kata Vian, dan sambil mengambil minuman dan makanan yang Alana bawa.
Lalu mereka mencari tempat yang nyaman untuk menonton, setelah mendapat duduk yang di rasa nyaman, Alana Dan Vian pun duduk sambil menunggu filem mulai.
"Kak,, semoga kita nantinya sering nonton kaya gini yah,, "sambil tangan mereka saling menggenggam dan kepala Alana di senderkan ke pundak Vian.
"Iya semoga yah,, nanti setiap ada libur,kaka usahakan datang ke jogja,, "
"Janji ya Kak,, "sambil mendongakan kepalanya.
"Iya sayang,, Kakajanji,, "sambil mengusap pipi Alana.
Filem pun sudah di putar dan mereka sangat menikmatinya, setelah 2 jam ahirnya filempun selesai, mereka berdua keluar dari bioskop.
"Mas,,, ketemu lagi,, ini pacar Mas,,? "cewe yang tadi ketemu di tempat pengantrian tiket menyapa Vian.
"Iya,, ini pacar Saya,, "sambil merangkul pundak Alana, sadang Alana menatap Vian penuh tanda tanya.
"Oh,,, Mba Aku boleh minta no masnya ngga,,? "tanya nya..
"Buat apa kamu minta no pacarku,, "kata Alana samb tanganya bersidakep di depan dada.
"Ya pengin kenal aja, pacar Mba ganteng maksimal sih,, "Alana langsung menatap tajam pada Vian. Karena Vian sedikit tersenyum, mungkin Vian sengang saat di katai ganteng maksimal.
"Kamu minta aja no nya sendiri pada orangnya lah,, "kata Alana.
"Udah tadi,, tapi kata Masnya suruh izin dulu sama pacarnya,, "
"Oh gitu,, "kata Alana sedang si cewe hanya menganggukan kepalanya.
"Tapi Maaf,, saya ngga ngebolehin,,, "sambil menarik tangan Vian untuk pergi.
"Uuhhh,,, dasar pelit,,, "teriak si cewe.
"Bodo amat, suka suka Aku,, "jawab Alana sambil berbalik saat mendengar kata pelit.
Sedang Vian hanya tersenyum.
"Kaka kenapa malah senyum senyum gitu sih,, seneng yah ada cewe yang muji muji gitu,, "
"Iya dong senang,, Apa lagi saat melihat pacar Kaka yang marah saat melihat Kaka di godain, itu kan tandanya cemburu, berarti Ana kan tandanya sayang banget sama Kaka,, "
"Ihhh,,, PD ama,, "sambil Alana jalanya nyepetin karena malu.
Jangan lupa like, komen dan votenya makasih...
__ADS_1