Aku Bukan Pebinor

Aku Bukan Pebinor
Menggagalkan


__ADS_3

Ai lalu meminta pada Kakanya untuk mengirimi video tadi, Ai lewat telfon meminta videonya pada kakanya.


Setelah di kirimi oleh Dodo, Ai lalu menelfon Rudi, Ai ingin penjelasan dari Rudi.


"Hallo Aisah, maaf Mas lagi sibuk, apa bisa telfonya nanti saja, nanti biar Mas yang menelfonmu yah,, "


Belum Ai berbicara tapi Rudi sudah bicara duluan dan setelah itu mematikan telfonya.


Ai pun jadi bingung harus apa sekarang, tak terasa Ai pun menangis, Ai merasa sendirian sekarang dan bingung mau cerita ke siapa, kalau ke kak Ayu tidak mungkin karena Ayu belum sehat betul,kalau ke Dodo pasti Dodo marah kepadanya.


Ai lalu mengirim pesan pada Rudi, dan juga mengirim videonya.


"Mas Rudi, sebelumnya Aisah minta maaf dulu pada Mas karena telah mengganggu, Tapi Aisah hanya ingin menyanpaikan sesuatu pada Mas. Mas besok adalah hari pernikahan kita, Aisah sudah menyiapkan semuanya untuk kelancaran acara besok,tapi Aisah ingin menggagalkan acara besok, sepertinya kita memang tidak berjodoh ,Aku sudah melihat video rekaman Mas yang telah bertunangan, Aisah mundur karena Aisah juga tidak ingin merusak kebahagiaan orang tua Mas dan calon istri Mas, kita kenal dan jadian dengan baik baik, jadi sekarang kita selesai pun baik baik,, besok Mas ngga perlu datang, karena Aisah akan bicara pada Ayah, Ibu dan kaka untuk acara besok di gagalkan saja, hanya itu yang ingin Aisah bicarakan, selamat malam"


Ai mengirim pesan itu berserta rekaman videonya,dan setelah itu Ai menangis sambil menggigit bibirnya agar tidak terdengar keluar. Ai menangis sampai sesegukan, lalu terdengar hp Ai berbunyi tanda panggilan. saat di lihat ternyata Rudi yang menelfon Ai.Ai tidak mau mengangkatnya. sampai 5 panggilan Rudi menelfon, tapi Ai tetap tidak mengangkatnya.


Lalu tidak lama ada pesan masuk"Aisah Mas mohon jangan gagalkan pernikahan kita, Mas sangat mencintai kamu, kita besok akan tetap menikah, Mas akan datang, percayalah Aisahh,,, Mas bertunangan agar Mamah Mas merasa senang, tapi beda dengan Mas,, Mas tidak merasa bahagia ,,besok Mas tetap akan datang dan akan tetap menikahimu,, "


Ai hanya membacanya tanpa membalasnya, dan Rudi yang terus saja menelfonya membuat Ai langsung mematikan hpnya.


Ai menangis lagi sambil menajatuhkan badanya di kasur, dan Ai yang merasa kepalanya pusing memejamkan matanya agar terasa lebih baik, tapi ternyata Ai ketiduran.


Ai bangun dengan kagetnya, karena ternyata sudah pagi, dan saat melihat jam ternyata sudah jam 6,Ai yang belum bilang ke orang tuanya tentang prrnikahanya yang ingin di gagalkan langsung keluar kamar, ternyata rumah Ai sudah banyak tetangga yang datang untuk membantu memasak dan menyiapkan acara pernikahanya. MUA juga terlihat sudah datang dan mereka baru turun dari mobil, Ai buru buru mencari orang tuanya.


"Ibu,, Ai ingin bicara dengan Ibu dan Ayah, Ayah di mana Bu,, "saat Ai melihat Ibu yang akan masuk ke dapur, Ai memanggilnya.


"Oh Ayah lagi di kamar, Ayah habis mandi, "


"Ayo Bu kita ke kamar, Ai mau bicara dengan kalian,, "Ai lalu mengajak Ibu ke kamarnya untuk menemui Ayah.

__ADS_1


"Ada apa, loh Ai kenapa belum mandi,,?"tanya Ayah saat Ai dan Ibu masuk.


"Ayah, Ibu Ai mau bicara,, "


"Apa hal penting,,? "Tanya Ibu. Ai mengangguk. lalu Ayah dan Ibu duduk di pinggir kasur.


"Ayah,, Ibu Ai mohon maaf sebelumya, karena Ai ingin menggagalkan acara pernikahan ini, "Ayah dan Ibu diam karena mencerna perkataan Ai.


"Apa Ibu salah dengar Nak,, "Ai mengelengkan kepalanya.


"Ngga Bu,, Ibu dan Ayah ngga salah dengar,, Ai ingin menggagalkan pernikahan ini, karena Mas Rudi telah bertunangan dengan wanita yang di jodohkan oleh orang tuanya,"Ai lalu memperlihatkan video Rudi ke pada orang tuanya.


Ayah langsung lemas tak bicara, Ibu yang melihatnya langsung kuatir.


"Kenapa kamu menggagalkanya sekarang, kenapa bukan dari kemarin, para tetangga sudah pada tau kamu mau menikah dan sudah ada yang sibuk membantu di rumah, dan pak penghulu tidak lama lagi akan datang, kenapa kamu bikin Ayah dan ibumu malu Ai,, kenapa,, "kata Ayah sambil memegangi dadanya.


"Ayah,, Maafin Ai,, karena Ai baru tau kemarin dan semalam Ai mau bicara sama Ayah dan ibu, tapi Ai ketiduran,, maafkan Ai,, "Ayah dan Ai pun menangis, Ibu hanya bisa mengeluarkan air mata.


"Dek ada apa ini,, kamu bicara apa sama mereka,,? "Dodo langsung memegang pundak Ai dan menggoyangkanya.


"Ai ingin menggagalkan pernikahan ini Kak,, "


"Trus dengan kamu bicara sekarang apa akan menyelesaikan masalah, lihat sekarang karena sifat keras kepalamu itu membuat orang tua kita malu ,,semuanya sudah siap jadi kamu harus tetap melangsungkan pernikahanmu ini,, "


"Tapi kak Ai sudah bilang dengan Mas Rudi untuk menggagalkan rencana pernikahan ini"


"Apa jawaban dia,, "


"Mas Rudi tetap ingin menikahi Ai Kak, "

__ADS_1


"Ya udah,, kamu nikah aja,, itu kan yang kamu inginkan,, "Ai menggelengkan kepala.


"Ai ngga mau menghancurkan perasaan orang tua dan calon istrinya, "


"Itu kamu tau,, tapi kamu tidak telah menghancurkan perasaan orang tua mu sendiri, dan kamu bikin malu mereka,"


"Sudah kalaian jangan bertengkar, malu di dengar orang, sekarang kita cari solusinya saja, "kata Ibu.


Ayah dari tadi diam karena menahan rasa sakit di dadanya.


"Ayah,,, "Kata Ai lirih karena melihat Ayahnya sedang kesakitan.


"Kak,, Ai minta tolong sama kaka, Ai ingin tetap menikah agar keluarga kita tidak malu, tapi Ai tidak ingin menikah dengan Mas Rudi, tolong kaka cari ide buat menyelesaikanya,, "Ai langsung memohon pada Dodo sambil bersimpuh di depanya.


"Kaka ada ide untuk menyelesaikan masalah ini, "kata Dodo sambil menyuruh Ai bangun.


"Apa itu Kak,,?"


"Ada teman kaka yang sudah ingin menikah ,kamu akan menikah denganya,, apa kamu mau,,? "


"Demi keluarga kita Ai mau kak,, "


"Bagus,, kaka akan pergi sekarang ke rumahnya,, "Dodo langsung keluar dari kamar dan pergi.


Ai langsung menangis di pelukan Ibunya, sedang Ayah langsung merebahkan badanya karena masih menahan sakit.


**Terimakasih atas pendapat kaka kaka semuanya, Aku bukanya tidak punya pendirian dalam membuat cerita, tapi Aku lebih mementingkan kenyamanan pembaca, karena kaka kaka semuanya lah yang membuat Aku semangat untuk menulis.


Maaf kalau episode ini kurang memuasakan, karena jujur Aku aja sedikit kesulitan karena hampir mirip dengan kisah Ayu.

__ADS_1


Jangan lupa like komen dan votenya, trimakasih**...


__ADS_2