
"Selfi,,, ini kanalin istriku,, "kataku. lalu Selfi
pun tersenyum dan mendekat ke arahku dan Nana.
"Siang Mba,, kenalin Saya Selfi teman kerjanya Mas Al,, "sambil menyodorkan tanganya.
Nana dengan malas membalas jabatan tangan Selfi.tersenyumnya pun pelit.
"Sel,, mau ngga makan siang di rumahku,,? "Nana melihat ke arahku dengan tatapan penuh tanya.
"Ngga ah, kalau Mas Al mau makan siang dulu silakan, Selfi ngga papa kok nunggu, soalnya tadi kan Selfi dah ngemil sama minum jus buah,, "kata Selfi.
"Udah ayo kamu ikut makan siang aja, orang tadi kamu di cafe cuman ngemil kentang goreng, pasti ngga kenyang,, Bun ajakin Selfi makan gih,, "Nana kelihatan kurang suka, tapi Aku justru sengaja.
"Ayo Mba Selfi, ikut makan siang aja, ngga usah sungkan, ayo,,, "
Ahirnya Selfi pun mau untuk makan siang di rumahku.
"Bun,, kiki panggil gih, biar kita makan siang bareng, "Nana pun mengangguk. Aku dan Selfi duduk di kursi meja makan.
"Ini yang masak Istriku, dia pintar masak loh,,? ngga kaya kamu pasti ngga bisa masak,, "ledeku.
"Iihh,, Mas Al mah gitu,, "Aku dan Selfi tertawa bersama, dan saat itu Nana dan kiki datang.
"Ayah,,, kok dah pulang sih,, "Sambil duduk di kursi.
"Ayah cuman mampir untuk makan siang aja, nanti setelah makan Ayah berangkat lagi,, "kiki pun hanya menjawab oh,,,
"Ini tante siapa,,? "
"Haiii,, tante temen kerjanya Ayah kiki,, "kiki pun tersenyum, sedang Nana hanya diam tidak seperti biasanya.
Kita pun makan siang bersama, setelah selesai Aku dan Selfi langsung berpamitan ke istriku untuk pergi ke kantor.
"Bun,, Mas pergi dulu yah,, nanti sore bunda pengin di beliin apa,? "
__ADS_1
"Nana lagi ngga pengin apa apa, "Aku pun mengangguk.
"Mba Nana, makasih makan siangnya yah, masakan mba Nana sangat enak,, "
"Iya,,, sama sama, "
Aku dan Selfi masuk ke mobil, dan Nana belum pergi, masih berdiri melihat ke arahku yang masuk mobil.
"Mas,, ini kok susah sih,, "kata Selfi menunjuk ke sabuk pengaman.
"Coba Aku lihat,, "kataku mendekat ke arah Selfi duduk, rupanya sabuk pengananya sedikit macet di pagian penguncianya. saat Aku melihat Nana, Nana terlihat mendung dan berbalik menuju pintu, Nana pun masuk. "Maaf bukanya Aku ingin menyakiti Bunda, Aku hanya ingin tau sepeduli apa Bunda padaku, dalam hatiku berkata.
Aku pun menjalankan mobilku dengan cepat, hanya 20 menit kita sampai kantor. Selfi Aku suruh untuk yang mengantarkan hasil dari lengecekan pekerjaan tadi ke Pak Direktur.
Aku duduk di mejaku dan mulai bekerja. sampai Aku tidak sadar sudah sore dan waktunya pulang.
Sampai di mobil Aku menelfon Nana, takutnya berubah fikiran dan dia pengin makan sesuatu.tapi 3 pnggilan pun tidak di angkatnya.
Tapi Aku tetap mampir untuk beli makanan, Aku beli Donat dengan farian rasa, setelah mendapatkan donat Aku pun pulang ke rumah.
Aku membuka pintu rumah, dan Aku melihat Kiki yang sedang meno ton tv.
"Sayang,,, sedang apa,? "
"Ayah sudah pulang,, Ayah bawa apa? "Aku lalu duduk di sebelahnya dan memperlihatkan yang Aku bawa.
"Wahh,, donat, kiki mau yang keju, coklat ya Yah,, "Aku pun membuka kardus donat dan Kiki langsung mengambil yang dia mau,, "
"Bunda mana Sayang,,? "
"Bunda tadi ke kamar,, dari tadi Bunda diam aja Yah, kaya orang sedih, Ayah marahin Bunda yah,, ?'
"Ngga,, Ayah ngga marahin bunda kok, ya udah Ayah mau lihat bunda dulu yah,, "kiki pun mengangguk.
Aku membuka pintu kamar, Aku melihat Nana yang sedang tiduran di kasur sambil memejamkan mata.
__ADS_1
"Bun,,, Bunda tidur,, "kataku duduk di kasur samping badan Nana. Nana hanya diam.
"Mas tadi beli donat dan sangat antri,trus saat pulang jalan sangat macet,jadi Mas pulangnya telat,, "
"Tadi Mas telfon Bunda, tapi Bunda ngga angkat, Mas mau tanya dede bayi lagi pengin apa,,?"sambil kubusap perutnya.
Lalu Nana bangun dan berjalan ke arah pintu, Aku yang ngga suka kalau ada masalah tidak di selesaikan langsung cencekal tanganya.
"Bunda ke kenapa,,? "Nana hanya diam.
"Mas ngga suka kalau sedang ngomong di diamkan, kalau Mas ada salah bilang, agar Mas tau salah Mas di mana,,, "
"Bunda kenapa,, hemmm,, "Nana pun tetap diam sambil wajahnya dintundukan, tapi Aku mendengar isakan tangis, Aku angkat dagunya,, agar wajahnya terangkat.
Lalu Aku memeluknya, rasanya Aku juga ikut sakit saat melihat Nana menangis.
"Maafin Mas kalau Mas ada salah, udah jangan nangis kasian dede,, "sambil ku usap air matanya dan ku cium keningnya.
"Yuk keluar,, donatnya ada di ruang tv,, "sambil ku gandeng keluar dari kamar.
"Bunda donatnya enak,, Kiki sudah makan 3 ,,"lalu Nana duduk di dekat Kiki.
"Ayah mau mandi dulu yah, Kiki temani bunda dulu makan donat, Ayah sudah gerah,, "kataku.
"Iya Ayah,,,"Aku pun jalan menuju kamar dan menuju kamar mandi untuk mandi.
Selesai mandi rupanya di atas kasur sudah ada baju santai dan celana pendek. Walau sedang marah Nana tidak melupakan kewajibanya..
Selesai memakai baju Aku keluar dari kamar.
"Bun,,, Mas laper temani Mas makan yuk,, "sambil Aku duduk di sampingnya.
Besok lagi yah..
Jangan lupa untuk like, komen dan votenya ya kak,, trimakasih...
__ADS_1