Aku Bukan Pebinor

Aku Bukan Pebinor
Vino Kualat


__ADS_3

Ai dan Vino lalu keluar dari kamar Hotel,mereka mau ke restoran Hotel untuk sarapan.Kak Dodo juga ikut dan berjalan di belakang Ai dan Vino yang berjalan sambil bergandengan.


"Sayang kita gabung sama temanku yah,,"


"Tapi kasian kaka nanti Mas,,"


"Iya juga yah,,"


"Udah kalian ngga usah mikirin Aku,Aku sendiri aja ngga papa,,"


"Jangan lah kak,"kata Vino.


"Ngga papa Bos,,Aku sendiri aja,"


"Ya udah kalau Gitu,maaf ya kak,,"Kata Vino lagi.


"Santai,,,,"


Saat masuk ke dalam restoran ,Vino langsung melihat teman temanya berada,lalu Vino merangkul Ai untuk menuju teman temanya berada.


"Pagi semua,,,"kata Vino.


"Wah pengantin baru baru nongol nih,,"kata Gibran.


Vino lalu menarik kursi untuk Ai duduk,setelah itu Vino menarik kursi untuk dia sendiri.


"Kalian Udah selesai sarapanya,,"


"Belum,kita nungguin kamu,kita baru ambil teh manis hangat,,"Kata Yuni.

__ADS_1


"Aku dah lapar nih,gara gara kamu tau lama banget datangnya,"Susan yang sedikit jutek berkata juga.


"Oh gitu,,ya udah yuk kita ambil makan dulu,,"


"Iya ayo,,"Gibran sambil bangun dari duduknya.


Ai dari tadi hanya diam mendengarkan mereka bicara,Susan dari tadi melirik ke arah Ai terus,membuat Ai sedikit curiga kalau yang semalam kirim pesan pada Vino itu Susan.


"Ayo sayang kita ambil makan dulu,,"Ai menjawab Iya lalu berjalan menuju ke tempat makanan.


"Mas,,Ai pengin pake ikan kembung goreng,Mas mau pakai apa,?"


"Mas mau pakai sapi lada hitam aja,kayanya enak Yang,,"


"Ai juga mau dikit ah dikit,,"


Lalu setelah mengambil makanan,Ai dan Vino juga yang lainya kembali ke meja mereka.


Ai yang melihatnya hanya diam,dan dengan melihat seperti itu berarti kecurigaan Ai pada Susan benar,bahwa Susan lah yang semalam Wa Vino.


"Iya makasih San,,"kata Vino.


Mereka pun makan bersama,mereka juga sambil mengobrol.


"Sayang mau cobain bakwan udangnya ngga,,ini enak loh,,"


"Boleh Mas,,Ai mau coba makanan kesukaan Mas,biar Ai nanti bisa buatkan untuk Mas,"Vino sambil tersenyum memotong bakwanya lalu menyuapi Ai.


"Iya Mas ternyata enak,besok kalau kita pulang,Ai mau bikin ah,,"Vino menjawab Iya.Susan melihat ke arah Ai dan Vino dengan tidak sukanya.

__ADS_1


"Rencana hari ini kamu mau kemana Vin,?"Gibran bertanya.


"Hari ini Aku mau ketemu sama temen.lama,dia ngajakin kerja sama gitu,,"


"Oh,,kamu masih aja yah ngga mau kerja,maunya tanam modal aja,,"


"Iya,,Aku penginya kerja santai tapi dapat uang,dan Aku bisa dirumah bareng istri terus tapi uang ngalir,,"


"Bener bener hebat kamu,,trus itu perusahaan milikmu mau di kemanain,,?"


"Kan ada Papihku sama kakaku,biarlah mereka yang urus,mereka masih mampu kok,"


"Enak bener hidupmu Vin,,"


"Ah sama aja,hidup tuh ya kadang ada enaknya kadang ngga ada enaknya,,"


"Ngga enak dimananya coba kamu,udah kaya ,masih muda dan sekarang udah nikah lagi,,"Vino hanya tersenyum.


"Kamu tuh ngapain sih Vin nikah muda,kayanya dulu kamu bilang ngga mau nikah cepet cepet,katanya cewe hanya bikin Ribed,kenapa kamu sekarang malah dah nikah,aneh tau ngga kamu tuh....,"Susan dengan nada tidak sukanya.


"Iya ,,dulu Aku memang bilang gitu ,dan ternyata Aku kualat sama omonganku sendiri,sekarang Aku malah jadi Bucin sama istriku,"sambil melihat ke Ai dan tersenyum.


"Mas,,Ai mau ketoilet dulu yah,"


"Iya sayang,,hati hati,,"Ai mengangguk pelan sambil tersenyum.


Ai pun pergi,Vino lalu lanjut mengobrol,saat Ai keluar dari toilet ,ternyata Susan juga ada di toilet .Ai pura pura ngga lihat dan biasa aja.Tapi ternyata Susan mendekati Ai,dan langsung berdiri di depanya.


"Kamu pake pelet yah buat Vino mau nikah sama kamu,,?"sambil mata Susan melotot ke Ai,Ai yang ngga merasa hanya tersenyum tipis.

__ADS_1


Jangan lupa like,komen dan votenya,trimakasih....


__ADS_2