Aku Bukan Pebinor

Aku Bukan Pebinor
Liburan


__ADS_3

Hari pun berlalu, sekarang Vian sudah satu tahun dan sedang belajar berjalan, dia tumbuh dengan sangat sehat, badanya tidak gemuk tapi montok dan Vian dengan umur baru satu tahun tapi sudah terlihat tinggi, sepertinya tinggi Vian mengikuti Ayahnya alm Agus.


"Sayang sinih sama Papih yah,, Mamih mau bikin susu dulu buat Vian,, "kataku, sambil mengangkat Vian dari gendongan Vina.


"Vian lagi kenapa ya Mas,, ahir ahir ini jadi rewel, maunya sama Vina aja, ngga mau kalau sama Bi Atun,, "kata Vina sambil membuatkan susu.


"Mungkin Vian lagi pengin manja kali sama mamihnya,, ya sayang yah,, Vian ngga rewel kan,, "jawabku.


"Tapi ini udah hampir seminggu loh Mas,,, "sambil memberikan dot susu pada Vian yang sudah Aku dudukan di kasur.


"Yang sabar ya Vin,, namanya juga anak anak. kadang suka rewel kadang juga pintar,, "sambil Aku usap usap punggung Vian, karena Vian sudah mengantuk rupanya.


Setelah Vian tertidur dan di pindahkan ke dalam box, sekarang Aku dan Vina yang bersiap untuk tidur.


"Sayang,, mau ngga kalau kita pergi liburan,,"sambil kita saling peluk.


"Liburan kemana, ?"


"Kita ke jogja main ke rumah Ali sama Nana, gimana,, ?"


"Emangnya Mas ngga kerja,,? "


"Besok hari kamis tanggal merah dan hari jumatkan hari kejepit, Mas akan ambil cuti di hari jumatnya, jadi nanti kita bisa liburan selama 4 hari,, mau ngga,,? "


"Vina terserah Mas aja,, Vina akan ikut kemana Mas akan pergi berlibur,, "Aku pun tersenyum senang dan ku cium kening Vina.


"Trus kapan kita akan perginya Mas, ?"


"Malam kamis besok,, dan besok pagi Mas akan pesan tiketnya,, "


"Makasih ya Mas sudah mengajak Vina dan Vian berlibur,, "


"Kok ngomongnya gitu pake trimakasih segala, buat Mas kalian berdua adalah kebahagiaan Mas, tanpa kalian entah gimana nasib Mas,, "Lalu Vina mendongakan wajahnya.


"Vina sayang dan cinta sama Mas,, semoga kebahagiaan kita akan selamanya seperti ini, hanya maut yang akan memisahkan kita ya Mas,, "


"Amin,, Mas juga sama sayang dan cinta sama kamu,, jangan tinggalkan Mas yah apa pun yang terjadi, walaupun nanti ada cobaan yang datang menerpa rumah tangga kita, kita harus saling menguatkan dan mengingatkan, "


"Iya Mas kita harus sama sama saling mengingatkan dan juga saling percaya,, "Aku pun mengangguk.


"Kita olahraga malam dulu yu sayang,, "sambil ku ciumi pipi Vina.

__ADS_1


"Emang Mas ngga cape apa,, kan semalam udah,, "


"Ngga ada capenya bagi Mas kalau masalah olahraga malam ,,"sambil Aku mainkan alisku naik turun.


"Gimana,, mau yah,, "tanyaku lagi. dan Vina pun mengangguk.


Aku dan Vina pun langsung olahraga malam, menikmati surga dunia dengan rasa kebahagiaan.


Hari keberangkatan untuk pergi ke rumah Ali di jogja pun tiba, Aku kemaren sudah menelfon Ali dan mengatakan kalau Aku dan keluarga akan liburan di rumahnya. Dan Ali pun langsung menjawab silakan dengan senang hati jawabnya.


"Mas,, tolong jagain Vian dulu yah, Vina mau madi dulu,, "kata Vina sambil menuntun Vian yang baru selesai pakai baju selesai mandi.


"Iya,, sinih Sayang sama Papih dulu yah,, Mamih mandi dulu,, "sambil ku ciumi pipi gembulnya dan Aku angkat ke sofa.


"Pa,, pa,, pa,, cucu,, "celoteh Vian sambil menujuk ke dot susunya yang ada di atas meja.


"Vian mau ini,, "samil ku ambilkan. Vian pun mengangguk sambil tersenyum dengan melihatkan giginya yang baru tumbuh dua biji.


Rupanya kemarin Vian rewel karena mau tumbuh gigi kali fikirku, dan untungnya Vian ngga panas, cuman jadi rewel.


Setelah Vina rapi dan semuanya sudah siap kita pun berangkat dengan naik taxsi, dan Bi Atun karena ngga mau ikut karena takut naik pesawat jadi Bi Atun di tinggal di rumah sendirian, dan untungnya Bi Atun orangnya ngga takutan.


Sampai di bandara kita menunggu sekitar setengah jam untuk keberangkatan pesawat,untungnya Vian ngga rewel dan dia selalu minta jalan, karena baru berjalan dualangkah jatuh tapi Vian anaknya kuat, ngga cengeng jadi saat jatuh dia pun bangun lagi dan berjalan lagi. dan ahirnya setelah menunggu setengah jam kita pun naik ke pesawat menuju jogja.


Saat kita sudah sampai di bandara jogja, Aku mencari Ali, dia yang menjemputku. Ahirnya Aku pun melihat Ali dan memanggilnya.


"Al tolong bawakan koperku yah,, Vina sepertinya mabok perjalanan nih, jadi Aku yang gendong Vian,, "kataku setelah ketemu Ali.


"Siap,, ya udah Ayo kita ke mobil kasian tuh anak sama istrimu,, "kita pun berjalan menuju mobil Ali, Aku menggendong Vian sambil menggandeng Vina.


Sampai di dalam mobil Vian Aku pangku, sedang Vina dia kelihatan pucat, dan Aku menyuruhnya untuk tidur lagi dan kepalanya di sandarkan pada pundaku.


Untungnya jalanan tidak macet jadi cepat sampai rumah Ali.


Ali membantu mengangkat koper, Nana datang dan mengambil Vian dari gendonganku.


"Mas Anton Vina nya langsung bawa ke kamar aja biar bisa istirahat langsung,, "kata Nana.sedang Aku menuntun Vina.


Lalu Nana menujukan kamar untuk kita tempati. Vina pun Aku suruh untuk tidurkan. sedang Vian Aku yang sepertinya haus Aku pun ingin membuatkan susu.


"Biar Nana yang bikin susunya Mas,, ini Vianya,, "kata Nana dan Vian di kasihkan padaku.

__ADS_1


"Maaf ya Na,, kita jadi ngerepotin,, "kata Vina.


"Ngga kok Vin,, santai aja. Kamu istirahat yah nanti Aku bikinin teh manis hangat dulu,, "Kata Nana sambil ke luar dari kamar.


Lalu Vian seperti haus dan menangis.


"Sinih Mas Vianya, sepertinya pengin nen,, "


"Tapi Nana lagi bikinin susu Vin,, "


"Iya sambil nunggu susu jadi Vian Aku nenin dulu aja,, "Aku pun mendekatkan Vian pada Vina.


Vian mungkin karena laki laki jadi kalau nen ngga merasa kenyang, jadi kita kasih susu sambung juga. padahal sudah di beri makan tapi tetap kurang aja, karena Vian kalau masih kurang kenyang rewel tapi kalau sudah kenyang jadi anteng.


"Vin ini susu Vian dan ini teh buat kamu,, minum gih biar kamu sedikit ada tenaga,, "


"Terimakasih ya Na,, "kata Vina.Lalu Vian menyusu dengan dot.


"Vin mau Aku kerokin ngga,, siapa tau kamu masuk angin,,? "tanya Nana.


"Emang kamu lagi ngga sibuk Na,,?"


"Ngga kok Aku kerokin yah,, "


"Boleh deh,, Mas kamu keluar dulu yah, Aku. mau di kerokin dulu,, "kata Vina Aku pun mengangguk dan kuar dari kamar.


Lalu Nana dan Vina duduk di sofa yang ada di kamar,Nana mulai mengeroki punggung Vina.


"Setelah Kerokan minum obat ya Vin biar enteng kepalanya ngga pusing lagi,, "


"Ya Na,, Aku heran kenapa Aku jadi mabuk perjalanan gini yah, padahal biasanya ngga loh Na,, "


"Mungkin badanmu lagi ngga fit makanya jadi mabuk, "


"Mungkin,, karena kemari Vian rewel terus selama semunggu, "


Saat Nana masih mengeroki punggung Vina, tiba tiba Vina lari ke kamar mandi, dan. muntah muntah.


Nana pun membantu memijit leher Vina.


Besok lagi,,,

__ADS_1


Jangan lupa like komen dan Votenya, makasih...


__ADS_2