
Ayu sudah bisa berjalan dengan pelan, walau belum bisa jalan jauh, sekarang Ayu sudah bisa ke kamar mandi sendiri, awal awal baru pulang dari Singapur Abang selalu menggendong Ayu kalau mau buang air besar atau air kecil, sekarang Ayu sudah bisa sendiri.
Dan Abang sudah mulai kerja lagi mulai hari ini, sedang Ayah dan Bunda belum pulang ke Jogja karena menunggu Ai menikah dulu.
"Kamu ngga boleh cape ya Sayang,, dan jangan lupa makan, trus minum obatnya yah,, "sambil mengisap wajah Ayu yang sedang duduk di kasur sambil bersandar.
"Iya Mas,, Ayu akan lakukan semua yang Mas bilang, Ayu juga ingin sembuh,, "
"Bagus,, ya udah Mas berangkat dulu yah, "Abang lalu mencium kening Ayu dengan pelan, dan Ayu mencium tangan Abang.
Abang lalu keluar dari kamar dan berpamitan pada Ayah dan Bundanya. sedang kak Ari sudah berangkat sekolah di antar Ayah.
"Yah, Bun Abang berangkat dulu yah, "sambil mencium tangan mereka.
"Hati hati di jalan yah, "
"Iya Bun,, titip Ayu sama anak anak ya Bun, maaf selalu merepotkan, "
"Kamu tuh ngomong apa sih Bang, kita ngga merasa di repotkan kok,, "Abang lalu tersenyum ,dan sebelum pergi Abang mencium Luna dulu yang sedang bermain dengan bonekanya.
Abang di kantor hari ini sangat sibuk, karena sudah satu bulan Abang cuti kerja, tapi Abang tidak lupa menelfon rumah untuk menanyakan keadaan Ayu ,yang di tanyakan Abang tentang Ayu sudah makan dan minum obatnya apa belum. dan anak anak rewel ngga. Bunda dengan sangat sabar selalu menjawab semua pertanyaan Abang saat menelfonya.
"Bun,, Ayu minta maaf yah, Ayu selalu merepotkan Bunda,, "saat ini Bunda sedang di kamar Ayu, Bunda mengantarkan buah segar yang sudah di potong dan Ayu jadi tinggal makan.
"Suttt,,, jangan minta maaf, Bunda senang kok melakukanya,kamu juga kan anak Bunda, jadi jangan sungkan yah,, "Ayu pun jadi menangis.
__ADS_1
"Loh kok jadi nangis,, jangan nangis dong Bunda nanti ikut sedih,, "
"Ayu merasa bersukur Bun, punya suami juga mertua yang sangat baik sama Ayu, semoga Bunda dan Ayah selalu bahagia sampai ahir nanti, Ayu hanya bisa mendoakan Bunda dan Ayah, karena Ayu tidak bisa memberi apa apa"
"Amin,, terimakasih doanya,tapi Bunda tidak mengharapkan apa apa dari kamu, Bunda hanya ingin lihat kamu cepat sehat biar suami dan anak anakmu semua ke urus karena mereka butuh kamu,, "sambil mengusap tangan Ayu.
"Iya Bun,, Ayu juga ingin sembuh seperti dulu, Ayu juga kasian sama Mas Kiki dan Anak anak,, "Bunda pun tersenyum, setelah itu Bunda keluar dari kamar Ayu.
Sore harinya Abang pulang sudah jam 6 sore, Abang langsung masuk ke kamar karena merasa kuatir juga merasa kangen ke Ayu.
"Kamu kenapa Mas,,? "Tanya Ayu karena Abang masuk ke kamar langsung memeluknya dan menciuminya.
"Mas kangen banget sama kamu sayang,, "sambil melepas ciumanya Ayu pun tersenyum.
"Kangen gimana sih Mas, kamu tuh ngegombal yah,, kan tiap hari kita ketemu ,"
"Uuhhh,, manis banget sih,, "sambil memegang kedua pipi Abang.
"Cium dulu,, "sambil memonyongkan bibirnya Abang berkata.
Ayu lalu mencium bibir Abang sekilas, sebagai laki laki normal Abang pasti sudah sangat menginginkan lebih, tapi melihat kondisi Ayu Abang pun tidak mungkin meminta lebih, dengan melihat senyuman Ayu saja Abang sudah cukup bahagia.
"Mas mau mandi dulu yah,, "setelah Ayu mencium Abang.
"Iya,, sanah mandi biar badanya seger dan ngga bau keringat lagi,, "
__ADS_1
Abang lalu masuk ke kamar mandi, dan Ayu terus melihatnya sampai Abang masuk ke dalam kamar mandi.
"Ya Tuhan,, Aku sangat bersukur mempunyai suami yang sangat menyayangiku dan keluarganya, semoga Aku di beri umur panjang olehmu Tuhan, Aku ingin membahagiakan mereka dengan kasih sayang yang Aku miliki,,"kata Ayu dalam hatinya.
Selesai mandi Abang lalu memakai baju santainya dan mengajak Ayu untuk makan malam bersama.
"Ayo sayang, kita makan malam bersama,, "
"Iya Mas,, "Abang membantu Ayu bangun dari kasur, dan berjalan pelan keluar dari kamar.
"Mamah,, "kata Ari yang langsung ikut membantu Ayu dengan memegang tangan satunya. sedang Luna juga ikut mendekat ke Ayu, tapi Abang langsung menggendongnya.
"Ma, mah,, "kata Luna.
"Iya sayang,, Mamah mau duduk dulu yah, kita makan malam bareng nanti, "Luna mengangguk.
Semuanya pun makan bersama, Ayu yang merasa dari kemarin minder dan sedikit malu dengan rambutnya yang di pangkas pendek, tapi sekarang sudah di tutupinya, Bunda yan membelikan penutup rambut yang modis.
Selesai makan mereka semua mengobrol bersama, dan sambil nonton tv.
"Bang, Ari sama Luna sudah ngantuk ,Bunda mau bawa. mereka ke kamar dulu yah, Ayu juga ngga boleh tidur malam, antar sanah ke kamar kalau kamu masih mau ngobrol dengan Ayah,, "kata Bunda sambil menggendong Luna dan masuk ke kamar anak anak sambil Bunda juga mengandeng Ari.
"Udah kamu juga sanah istirahat, Ayah ngga papa sendiri, kamu pasti cape habis kerja seharian,, "Ayah berkata.
"Ya Yah,, Abang mau istirahat ,Abang sama Ayu masuk dulu ya,, "Ayah menjawab Iya.
__ADS_1
Lalu Abang menggandeng Ayu untuk ke kamarnya dan tidur.
Jangan lupa like, komen dan votenya trimakasih...