Aku Bukan Pebinor

Aku Bukan Pebinor
Aisah Akan Menikah


__ADS_3

Ayu pun pulang ke jakarta, Ayah dan Bunda yang menjemput di Bandara,sedang anak anak menunggu di rumah bersama Aisah, Dodo dan Ibu, sedang Ayah Ayu tidak ikut karena bekerja.


Sampai di rumah, Abang menggendong Ayu masuk ke rumah, sedang koper Ayah yang nurunin di bantu Dodo.


Semuanya senang melihat Ayu pulang, dan Ayu yang belum boleh banyak gerak atau kecapean ,Abang membawanya ke kamar untuk langsung istirahat.


"Ma, mah,, "Luna dengan senangnya langsung minta gendong. Abang langsung mengangkatnya.


"Adek di pangku Papah yah, Mamah masih sakit, belum kuat gendong Dede,, "tapi Luna yang belum mengerti menangis.sedang Kak Ari yang sudah mengerti duduk di sebelah kiri Ayu sambil memegang tangan Ayu.


"Sinih Mas,, taro di pangkuan Ayu,, ngga papa kok, Ayu kuat,, "


"Ngga sayang,, jangan Luna berat,, "


"Tapi Luna kasihan ,,"kaya Ayu dengan pelan bicaranya, Ayu tidak tega melihat Luna ingin di gendong olehnya.


"Bang, dudukan samping Ayu, sinih biar Bunda yang dudukan, "


Lalu Bunda mendudukan Luna di samping Ayu, di bawah ketiak Ayu, Luna pun langsung diam, Luna memeluk Ayu dengan kencang.


Bunda dan Ibu lalu keluar dari kamar Abang, karena Biar Ayu dan anak anak melepaskan rasa kangen mereka.


"Mamah udah sembuh kan,, Mamah ngga sakit lagi,,? "tanya Ari.


"Iya sayang, Mamah udah sembuh,"Ari pun tersenyum senang.


"Ma, mah,, peyuk,, "Luna minta di peluk oleh Ayu, lalu Ayu pun memeluk Luna dengan sayang.


Sedang di ruang tamu semua sedang berkumpul, hanya Ayu yang ada di kamar bersama anak anak.


"Jeng,, situ mau pulang ke jogja mau kapan,? "tanya Ibu Ayu pada Bunda.

__ADS_1


"Saya belum tau kapanya sih jeng, tapi kemungkinan dua mingguan lagi,,"


"Oh sukurlah kalau masih lama,, soalnya Aisah satu minggu lagi mau menikah, jadi sampean dan suami bisa ikut nyaksiin,, "


"Ai mau nikah,, sama siapa Bu,,? "tanya Abang yang kaget, karena setau Abang Ai belum punya pacar.


"Sama Dosenya Nak,, "jawab Ibu.


"Ai benar kamu mau nikah,, "


"Iya Bang,,, "


"Sukurlah kalau Aisah mau menikah, dengan Dosen lagi, setidaknya Aisah bisa mendapatkan orang yang sudah sukses, "Ayah berkata.


"Iya Pak, saya dan suami juga bersukur, semoga pernikahan Ai dan calonya nanti bahagia dan mereka berdua menjadi orang yang sukses,, "


"Amin,, "jawab semuanya.


Esok harinya Vino datang ke tempat kerjanya Dodo, dan Bino sambil membawa makanan.


"Kak,, istirahat dulu yuk,, kita makan bareng, "kata Vino sambil mengacungkan kantong kresek yang berisi makanan.


"Ok Bos,, siap.... "


Lalu mereka langsung menuju ruangan yang biasa di pake untuk santai para guru les dan pekerja.


"Makasih ya Bos, Aku jadi ngga beli makan siang nih, uangnya bisa di tabung buat bekal nikah,, "


"Iya,,, emang kaka dah pengin nikah,,? "


"Ya udah pengin lah, Aku juga laki laki normal kali,, "Vino pun tersenyum

__ADS_1


"Oh iya Bos, Aku mau tanya temen Bos yang calon suaminya Ai itu rumahnya di mana sih,?"


"Kenapa emangnya,, kok tumben nanyain rumahnya dia,, dan tadi kaka bilang apa, calon suami, "


"Iya, Soalnya dua hari yang lalu dia datang, dan bilang sama Ayah dan ibu ingin menikah dengan Ai secepatnya, dan kemarin dia melamar sekalian nentuin hari pernikahnya sekalian,, "Vino langsung menghentikan makanya.


"Dan anehnya dia melamar tapi yang datang hanya dia saja, dia tidak mengajak orang tuanya atau temanya, Aku merasa aneh padanya, dan kurang yakin,, "Vino masih diam dan mendengarkan Dodo berbicara.


"Emang orang tua kaka ngga menanyakanya, kenapa hanya datang sendiri,,? "


"Mereka Tanya,tapi dia bilang Mamahnya lagi kurang sehat, sedang Ayahnya sidah tiada, jadi dia hanya sendiri,, "


"Kapan mereka menikah,,? "


"Dua minggu lagi,, "Deg,, jantung Vino langsung merasa sakit.


Vino memegang dadanya yang terasa sakit, dan Vino menahanya.


"Bos,, Bos ngga papa kan,, kok diam aja, "Vino menggeleng sambil tersenyum tipis.


"Apa Ai menyetujuinya,,"


"Iya, Ai setuju, dan mereka sedang mengurus surat suratnya,, "Vino diam lagi.


"Kalau Bos menyukai Ai, kenapa Bos ngga perjuangin Cinta Bos,, "Vino yang mendengar perkataan Dodo tersenyum sambil menggelengkan kepala.


"Mencintai orang yang tidak mencintai kita itu sakit ,lebih baik mundur dari pada makin tersiksa,, "


"Tenang aja Bos, kalau Ai jodoh Bos ngga akan kemana,, tapi kalau Ai menikah dengan Bos, Aku yang lebih senang, karena adiku bisa memiliki suami baik dan perhatian lagi, dan yang pastinya kaya,, "


"Bisa aja kamu tuh Kak, tapi sayangnya Ai tidak menyukaiku,, "Sambil menahan sakit.

__ADS_1


Jangan lupalike, komen dan votenya, trmakasih...


__ADS_2