Aku Bukan Pebinor

Aku Bukan Pebinor
Intan Datang Ke Rumah Ayu


__ADS_3

Pagi ini Ana di antarkan Vian ke rumah Abang, Ana juga sudah mengabari Abang kalau akan datang.


"Di sana nanti ngga usah pergi pergi yah, diam di rumah aja nemenin Kak Ayu,, "kata Vian sambil menyetir mobil.


"Iya kak, lagian Ana pergi juga kemana sih, orang Ana ngga paham daerah kota juga,, "


"Sukurlah kamu ngga tau daerah kota, jadi ngga bisa main dan pergi,, "


"Iihh,, kaka tuh nyebelin banget sih,, "kata Ana sedang Vian hanya tersenyum.


Ahirnya mobil pun sampai di rumah Abang, Vian langsung pergi karena harus kuliah pagi.


"Dek temani kak Ayu yah di rumah, jangan menyuruhnya mengerjakan sesuatu yah,, "


"Iihh,, Abang lagian Adek tuh mau nyuruh apa ke kak Ayu, Adek aja udah gede ngga bakalan bikin repot Kak Ayu lah,, "


"Bagus,, ya udah Abang mau berangkat dulu,, "


Ayu ikut mengantar Abang sampai pintu.


"Udah sampai sini aja, istirahat jangan banyak beraktifitas,, ngerti,, "sambil mengusap kepala Ayu.


"Iya Mas, Mas hati hati yah,, nanti pulangnya jangan lupa belikan pesanan Ayu,, "


"Iya nanti Mas belikan,, "Abang lalu mencium kening Ayu.setelah itu Abang pun pergi.


Ayu dan Ana mengobrol di ruang tv sambil nonton tv.

__ADS_1


"Ana kenapa kok kayanya lemes gitu,, "


"Iya nih Kak, badan Ana lemas,dan tulang rasanya sakit semuanya, "


"Emangnya Ana habis ngapain sampai segitunya,, "


"Itu Kak,, gara gara kak Vian kalau malam minta terus, jadi badan Ana rasanya lelah dan lemas gini,, "Ayu mendengarnya langsung tersenyum.


"Makanya Kalau main pelan aja napa,, "kata Ayu.


"Ana juga udah bilang gitu Kak, tapi Kak Vian ngga mau dengerin,, kalau main lama banget lagi,, kan cape,,, "


"Cape tapi enak kan,, "


"Iihh,, kaka mah,, iya emang enak,, tuh buktinya kaka aja malah langsung isi,, "Ana sambil tersenyum .


"Masih kak, tapi KB kalender,, "


"Oh,, tapi kaka ngga tau cara kaya gitu loh An,, "


"Ana juga tadinya ngga tau, tapi Dokter mengajari Ana, jadi Ana sudah paham,, "Ayu mengangguk.


Saat mereka sedang mengobrol, pintu rumah ada yang mengetuk, dan Ana yang membukakan pintunya.


"Maaf,, Cari siapa,,? "tanya Ana saat sudah membuka pintu.


"A,, apa a,, ada Ayu,,? "sambil bicaranya gagap.

__ADS_1


"Ada,, tunggu yah Saya pangilkan,, "Ana lalu masuk ke dalam.


"Kak Ada yang cari in,, "


"Siapa,,? "Ana mengangkat pundaknya tanda tidak tau.


Ayu lalu keluar, dan Ayu kaget melihat Intan dengan sifa rupanya yang datang.


"Intan,,, sini masuk, ada apa ini,, kamu mau kemana bawa tas kaya gini,, "sambil menggendong Sifa.


Lalu mereka pun masuk ke dalam.Ayu menyuruh Ana untuk mengambilkan minum.


"Yu,, Bintang sudah tau kontrakanku dan semalam dia memaksaku untuk ikut denganya, Aku ngga mau Yu,, Aku takut,, izinkan Aku menumpang di rumahmu untuk sementara Yu, sampai Bintang tidak mencariku lagi,, "sambil Intan menangis karena Merasa takut.


"Iya kalau Aku boleh,, tapi Aku juga harus izin ke suamiku dulu ya Tan,, "intan pun mengangguk.


Ana datang membawa minuman untuk Intan, setelah itu Ana menggendong sifa untuk di ajaknya ke ruang tv.


Saat siang hari Intan dan Sifa tidur di kamar Ana, sedang Ana tidur di kamar orang tuanya.


Ayu bingung mau bicara ke suaminya, dari tadi di kamar hanya memegang hpnya saja, antara mau telfon atau kirim pesan, Ayu takut Suaminya akan marah lagi seperti kemarin.


Ahirnya Ayu mengirim pesan pada suaminya.


"Mas sebelumnya Ayu minta maaf, Intan dan sifa datang ke rumah, dan Intan bilang semalam Bintak datang ke kontrakanya, Bintang memaksa Intan untuk ikut denganya, tapi Intan tidak mau karena takut, tadi pagi intan datang ke rumah dan dia bilang ingin menumpang di rumah untuk beberapa hari, Ayu ngga enak Mas untuk tidak memperbolehkanya, Ayu serahkan semua keputusanya sama Mas nanti saat Mas pulang, maaf ya Mas kalau Ayu lancang membawa masuk orang luar, "itu pesan yang Ayu kirim buat Abang.


Jangan lupa like, komen dan votenya, trimakasih...

__ADS_1


__ADS_2