Aku Bukan Pebinor

Aku Bukan Pebinor
Vino Jahilin Ai


__ADS_3

Acara ulang tahun anak Ana dan Vian pun di mulai dengan penyambutan dari Vian, lalu Anton dan Ali selaku kakeknya.


Selesai acara penyambutan sekarang lanjut acara potong kue.


"Ayo sayang sekarang suapin kuenya ke Papah sama Mamah,, "kata MCnya pada anak laki laki yang baru berumur 3 tahun.


Dengan lucunya Anak Vian menyuapi Vian dan Ana, semua bertepuk tangan dengan meriyah.


Sekarang lanjut acara makan makan, Kak Ari di suapi oleh Ai sedan Adek di suapi oleh Abang, karena Ayu tiba tiba merasakan pusing lagi.


"Ante,, Kaka mau es krim,, "


"Iya nanti Ante ambilkan, sekarang makan dulu yah, ini tinggal dikit loh,, "


"Ngga mau,, kaka dah kenyang,, "sambil berlari menuju tempat es krim.


"Kaka tunggu,,, jangan lari nanti jatuh,, "kata Ai sambil mengejar Kak Ari.


Benar saja, baru selesai Ai bicara, Ari sudah terjatuh karena menabrak orang.


"Sakitt,,,"kata Ari yang jatuh.


"Makanya jangan lari lari,,ayo bangun,, "


"Maaf ya Mas keponakan saya ngga sengaja menabrak Mas,, "kata Ai sambil membantu Ari bangun.


"Makanya kalau jagain anak kecil itu yang bener, jangan sibuk main hp aja, "rupanya yang di tabrak Ari adalah Vino.


"Siapa yang sibuk mainan hp, orang tadi Ari lagi makan, trus dia lari karena pengin es krim, "sambil bicara Ai sedikit jutek.


"Ari ayo kita ambil es krim bareng om aja, ante kamu soalnya galak ,,ayo, "sambil mengacungkan tanganya pada Ari.


Ari langsung mengangguk dan mengarahkan tanganya pada tangan Vino. lalu mereka berdua pergi bersama sedang Ai melihat kelakuan Vino makin kesal, apa lagi ngatain galak padanya.

__ADS_1


"Sudah cukup belum es krima ,?"tanya Vino pada Ari saat Ari sudah memegang dua cap.


"Udah Om,, "


"Kak Ari,, kok banyak banget es krimnya sih, nanti giginya sakit loh,, "kata Ai yang menyusulnya.


"Ini Kaka ambilkan buat Ante kok, kata om Ante di yang rasa coklat, biar Ante ngga marah marah terus, kata om ante kalau mara marah jadi jelek,, ini buat Ante,, "sambil memberikan satu cap yang rasa coklat.


"Kamu tuh apa apaan sih, ngajarin bicara sama Anak ngga sopan gitu,,"Vino hanya tersenyum tipis.


"Tuh kan Kak,, ante kamu galak,, om di marah marah,, "


"Iihh,, apaan sih ngga jelas banget, ayo Kak kita pergi dari sini,"sambil menggandeng tangan Ari, Ai pun pergi dari depan Vino.


Ai merasa sangat kesal pada Vino, karena bicaranya nyebelin.


"Cowo ngga punya otak,, "kata Ai bicara dalam hati.


"Kalian dari mana,,? "tanya Abang.


"Oh,, kita pulang yuk, adek sudah tidur dan kakamu kepalanya pusing lagi, kita pulang duluan,, "


"Iya Bang, adek samaKak Ayu mana Bang,, "


"Itu lagi sama Bunda, sanah kamu bantu gendong adek, biar kaka Abang yang gendong, "Ai mengangguk.


"Kak,, sinih adek Ai gendong,, "saat mendekati Ayu. Ayu pun lalu memberikan Adek ke Ai.


"Ini adek kamu Yu,,? "tanya Mamih Vina.


"Iya Tan,, "jawab Ayu.


"Udah besar yah, cantik lagi, dulu Tante lihat dia masih kecil loh,, "Ai pun tersenyum ramah pada Vina. lalu Ayu dan Ai berpamitan untuk pulang duluan.

__ADS_1


"Katanya kamu lagi cari menantu buat Vino, sepertinya Ai cocok, anaknya pintar dan keibuan lagi,, tuh lihat belum punya anak aja pintar ngurus anak anak Ayu,, "kata Bunda Nana.


"Iya sih sudah terlihat, tapi Ai ngga mungkin mau sama Vino yang anaknya kamu tau sendiri,, "


"Tapi kalau jodoh kan siapa tau,, "


"Benar juga yah,, nanti kalau ada waktu Aku akan telfon Ayu, mau tanya tanya tentang adeknya,, "Bunda pun tersenyum.


Abang dan Ayu berpamitan pada Vian dan Ana. setelah itu mereka keluar dari Hotel menuju parkiran.


Saat sedang menuju parkiran Abang berpapasan dengan Vino.


"Hai Bang, kak,, mau pulang nih,, "sapa Vino.


"Iya,, anak anak udah pada ngantuk, tuh adek malah udah tidur,, "


"Oh iya,, hati hati Bang kak di jalan,, "Abang menjawab Iya.


Lalu saat Ai berjalan melewati Vino, dengan usilnya Vino menarik rambut Ai yang di kuncir kuda. Ai pun kesakitan.


"Awww,,,iihh iseng banget sih kamu tuh,, "sambil mata Ai melotot, tanpa berdosa Vino malah tersenyum.


"Orang Anehhh,, "kata Ai sambil berjalan menyusul Abang dan kakanya.


"kenapa Aku jadi senang godaiin dia yah,, jangan bilang kalau Aku,,, ngga ngga mungkin ini,, "sambil memukuli kepalanya sendiri Vino bicara.


Setelah masuk ke dalam mobil semuanya, Abang lalu membawa mobilnya untuk pulang ke rumah. sampai di rumah Ai masuk ke kamar anak anak, dan Ai yang mengurus semuanya.


Sedang Abang langsung menyuruh Ayu untuk istirahat, dan meminum obat sebelum tidur.


"Besok kita periksa ke dokter, Mas ngga mau dengar penolakan atau alasan,, "


"Iya terserah Mas aja,, "setelah Ayu meminum obat.

__ADS_1


Lalu Ayu pun tidur dan Abang juga ikut tidur setelah ganti baju dan bersih bersih.


Jangan lupa like ,komen danvotenya, terimakasih...


__ADS_2