Aku Bukan Pebinor

Aku Bukan Pebinor
Ayah Dan Papih


__ADS_3

Aku pengin buat permintaan dong pada kaka kaka semuanya, nanti sehabis baca Aku minta kaka sebutkan asal kota kaka tinggal, itu kalau kaka kaka semua berkenan,,, siapa tau ada yang dekat dengan tempatku tinggal ku, trimakasihhh...


"Bun,,, Ayah lagi pengin nih,, "sambil memeluk Nana, dan Nana yang sudah tertidur pun jadi terbangun.


"Ayah,,, Bunda ngatuk, "kata Nana dengan masih memejamkan matanya.


"Tapi Ayah lagi pengin nih,, kepala Ayah sampai pusing ini Bun,,, "sambil terus menciumi pipi dan telinga Nana, karena Nana tidurnya miring.


"Boleh ya Bun,,, "sambil Ali merengek seperti anak kecil.


"Ya udah,, tapi Ayah yang kerja yah, Bunda ngantuk soalnya,, "


"Siap,, Bunda tidur saja dan cukup nikmati,, "


Lalu Ali membalikan badan Nana agar terlentang, setelah Itu menarik dasternya ke atas, setelah baju terpas Ali menyerang bagian dada. sambil menariknya ke atas dan dengan tidak sabarannya Ali langsung menye*otnya dengan rakus.


"Yahhh,,, pelan pelan,,sakit tau,, "kata Nana.


"Hemmm,,, "hanya deheman yang Ali keluarkan.


Ali memainkan dada Nana dengan meninggalkan banyak tanda merah di sekitar dadanya.karena Sekarang anak anaknya sudah pada besar jadi Ali tidak berani bermain di leher.


Lalu Ali melepaskan penutup bagian bawah, setelah terlepas Ali langsung membuka kakinya, setelah terbuka Ali mengusapnya.


"Ayahhhh,,, geli ah,, "kata Nana saat tangan Ali terus mengusap usapnya di bagian inti milik Nana.


Setelah itu Ali menciumi di bagian pa*a,dan ciumanya itu sampai pada pangkalnya, dan sampai di initi milik Nana, Bibir Ali langsung memainkanya dengan menji**yi dan menye**tnya.


Sedang Nana yang merasakan kenikmatan, menjambaki rambut Ali.


"Ayahhhh,,,, uuuhhhh,,,, "kata Nana.


"Ayo keluarin dulu Bun,, biar enak,,, "kata Ali sambil memainkan jarinya di inti milik Nana.


"Ayahhh,, Ayahhh,,, aaahhh,,, "kata Nana menikmati rasa nikmat saat tangan Ali memainkanya dengan gerakan keluar masuk.


Dan sampai lah Ana merasakan pelepasan, sambil menghigit bibirnya agar suaranya tidak keluar.


Setelah Nana di beri istirahat sekitar 5 menit, sekarang giliran Ali dan Tom yang bersiap akan bekerja.

__ADS_1


Ali memposisikan Tom pada inti milik Nana, dengan pelan.dan sedikit demi sedikit Tom pun masuk ,sampai ahirnya masuk dengan sempurna.


"Ohhh,,, Ayahhhh,,, pelannn,, "saat Ali menggerakan Tom dengan gerakan sedikit cepat.


"Ii,, iya Bunnn,,, ini sungguh nikmat,, ooohhh,,, "jawab Ali sambil terus bergerak.


Sadang Nana sambil memejamkan matanya dan mencengkram lengan Ali, juga mulutnya sambil mengeluarkan suara kenikmatan.


Dan Sampai lah Ali yang akan melakukan pelepasan, dengan membalikan badan Nana agar merangkak, Ali menggerakan Tom dengan cepatnya, sampai sampai Nana pun mencengkram seprei dengan kencang, dan jarinya sampai memutih karena dengan kencang mencengkram seprei.


Ali pun sambil mulutnya terus bersuara karena merasakan nikmat. dan ahirnya Tom pun menembakan laharnya .


"Ooohhhhhh,,,,,, "suara Ali. setelah itu mereka berdua pun ambruk di kasur.Lalu Ali menjatuhkan badanya ke samping.


"Makasih ya Bun,, "sedang Nana hanya mengangguk.


"Yah,, ambilin minum dong,, "kata Nana.


"Oya,, tapi Ayah bersih bersih dulu yah sebentar,, "sambil berjalan menuju kamar mandi.


Setelah bersih bersih, Ali pun keluar dari kamar dan menuju dapur untuk mengambil minum.


"Abang,, bikin kaget aja sih,, "kata Ali yang langsung Ambil minum di kulkas.


"Maaf,, soalnya Ayah ngga bisa ngecilin suaranya, karena terlalu nikmat, makanya cepetan nikah biar tau rasanya,, masa udah umur segitu belum punya calon,, "kata Ali sambil pergi dari dapur, sedang Abang Kiki hanya mendumel.


🍀🍀🍀🍀


Anton Dan Vina


"Pih,,, tidur yuk,, Mamih dah ngantuk nih,, "saat ini mereka bertiga sedang menonton tv bersama. Karena Vian masih di jogja.


"Mih,,, Vino ikut tidur kamar Mamih yah,, "kata Vino yang langsung ikut berdiri mengikuti Vina.


"Eehhh,, ngga boleh, enak aja kamu tuh dah gede yah No,, sempit nanti kasurnya,, "kata Anton.


"Yah Papih pelit,,, nanti No tidur di sofa deh,, "


"Tetep ngga boleh,, udah sanah masuk kamar kamu,, "

__ADS_1


"Tapi Pih,,, Mihhhh,,,, "kata Vino memelas.


"Vino dah gede ah,, sanah tidur kamar sendiri,,"kata Vina. Dan Vino pun memanyunkan bibirnya sambil berjalan ke arah kamarnya.


"Ayo Mih,, "sambil merangkul pundak Vina.


"Mih,,, Papih lagi pengin, boloh ngga,,? "saat sudah di atas kasur.


"Ngga ah,, Mamih ngantuk,, "sambil memiringkan badanya.


"Ayo lah Mih, Papih pengin nih,,, "


"Nolak keinginan suami dosa loh Mih,, "sambil memeluk Vina.


"Iihhh,, Papih mah selalu aja pakai ngancem pake kata kata itu mulu,, "sambil berbalik menatap Anton.


"Emang benar kan,, nolak suami itu dosa,, mau yahh,, yahhh,,, "Ahirna Vina pun mengangguk, sedang Anton tersenyum dengan senangnya.


Anton langsung menarik baju Vina dan juga bajunya sendiri. setelah mereka sudah polos, dengan tidak sabaran Anton langsung merangkak di atas badan Vina, tapi posisinya membalik, karena Anton mau bikin gaya 96 hehehee...


Lalu mereka pun sibuk dengan kegiatanya masing masing,, dan yang kalah duluan adalah Vina, sambil memainkan senjata Anton di mulutnya.lalu Vina merasakan pelepasan,Anton pun yang merasakan sakit karena senjatanya di cengkram kuat oleh tangan Vina,hanya bisa meringis.


Setelah itu Anton pun bangun dari badan Vina, dan langsung memposisikan miliknya pada inti Vina.


"Masss,, pelann,, "kata Vina karena Anton yang terkesan tidak sabaran dari tadi.


"Iya sayang,, ini soalnya burungnya sudah pengin muntah,, "kata Anton sambil memasukanya.


Setelah masuk barulah Anton menggerakanya dengan cepat.


Suara mereka berdua pun saling sahut menyahut, dan seirama seperti menyanyikan lagu kemerdekaan.


Sekitar 15 menit burung Anton memompa, ahirnya burungnya pun memuntahkan lahar kenikmatan,,,


"Sayanggggg,,, Papih keluar,oooohhhh,,,,"sambil menggigit leher Vina.


**Besok ceritanya kembali ke Vian dan Alana yah,, hari ini ceritanya membuat kepalaku ikut cenut cenut,, salam otak kotor...


Jangan lupa like, komen dan votenya, trimakasih...

__ADS_1


Jangan lupa juga mampir ke cerita baruku. MENIKAH DENGAN GIGOLO MAMAH**.


__ADS_2