Aku Bukan Pebinor

Aku Bukan Pebinor
Ahirnya Pertarungan Selesai


__ADS_3

Setelah minum dan Istirahat Bintang lalu akan memulainya lagi.


"Kita lanjutin yah,, nanti kalau sakit kamu gigit tanganku aja atau bilang kalau ngga kuat ya,, "Intan mengangguk sambil tersenyum tipis.


Bintang lalu mencium bibir Intan, dan Bintang sedikit memberi arahan, Dan Intan pun menggerakan bibirnya untuk mel**umat bibir Bintang.


Setelah puas ciu*man di bibir, ciu*man Bintang turun ke bawah, dan menuju leher dan terus ke bawah, sampai di dada Intan, Bintang cuman menciu*minya sekilas asal menempel. dan terus kebawah,Intan selalu mend**esah karena menikmati ciuman Bintang di tubuhnya, dan sampai di inti milik Intan, Bintang menciu*minya lagi juga sambil menjil*atinya.setelah cukup basah Bintang lalu menyudahinya.


"Tan,, kamu mau pegang miliku dulu ngga, kamu kan belum pernah melihat dan memegangnya,, ?"sambil Bintang mendekatkan miliknya ke tangan Intan.


"Mas,, ngga ah Aku malu,, "tangan Intan sambil menggenggan.


"Malu sama siapa,, ayo coba pegang, biar kamu tau miliku ini,, "dengan pelan tangan Intan pun terbuka, lalu Bintang mengarahkan tangan Intan ke pada miliknya. Bintang mengusapkan tangan Intan ke miliknya, sampai Bintang merasakan merinding karena merasa geli dan nikmat.


"Uuuhhhhggg,,, "keluar dari mulut Bintang, Bintang tidak mau menyuruh Intan untuk menserfis miliknya, biar nanti aja sambil pelan pelan dan bertahap. karena Intan belum pengalaman.


Setelah di rasa cukup, Bintang lalu memposisikan miliknya di inti milik Intan. Ini adalah keduakalinya untuk Intan, dan yang pertama itu pun sudah satu setengah tahun yang lalu, dan Intan belum pernah melakukan hubungan badan lagi dengan siapapun walaupun dengan Bintang pun tidak.


Dan saat Intan melahirkan Sifa, rupanya Intan oprasi cesar. pasti inti tubuh milik Intan masih sangat sempit, karena baru di pake sekali itu pun sudah lama setahun setengah .


Bintang mendorong miliknya, dan Intan yang kaget dan merasa sakit berteriak sambil menutup mulutnya.


"Aaawww,,sakiitttt,,, Masss,, pelannn,, "sampil menutup mulutnya dan kepalanya sampai mendongak.

__ADS_1


Bintang rupanya kesusahan untuk memasukinya, sudah tiga kali Bintang mencobanya,tapi selalu meleset terus, dan Intan terus saja kesakitan.


Lalu Bintang memegang miliknya dan menekanya ke inti milik Intan. Intan mencerit kesakitan sampai mengeluarkan air mata.


Ahirnya masuk juga walau baru sedikit, Bintang mendiamkanya dulu menunggu Intan lebih tenang.


"Maaf,, "kata Bintang sambil mengusap air mata Intan.Sedang Intan mengangguk.


"Aku lanjutin lagi yah, Aku akan melakukanya dengan pelan pelan, "Bintang lalu mendorong miliknya dengan pelan, dan untuk mengalihkan rasa sakit Intan ,Bintang mencium bibirnya, tangan Intan di kalungkan di leher Bintang, Intan tidak sengaja menggigit bibir Bintang karena Bintangmenekan miliknya makin masuk, dan itu membuat Intan kesakitan.


Bintang juga merasakan sakit saat bibirnya di gigit oleh Intan, tapi Bintang diam saja. saat punya Bintang sudah masuk semuanya,Bintang mendiamkanya dulu, agar Intan lebih tenang.


Saat ciuman terlepas Intan melihat bibir Bintang berdarah.


"Ngga papa,, ngga sakit banget kok,, "Bintang sambil tersenyum, sebenarnya sakit tapi Bintang tidak mau Intan merasa bersalah.


Lalu Bintang mulai menggerakan binggulnya secara berlahan. dan terus bergerak, intan sudah bisa mengimbanginya.


"Aahhh,,, aaahhh,,, Masss,,, eeemmmm,, "suara dari mulut Intan setiap tusukan yang Bintang lakukan.


Bintang merasa senang karena ini kedua kalinya melakukan dengan Intan, tapi rasanya seperti baru melakukanya, karena punya Intan seperti masih perawan rasanya.


"Sayanggg,,, oohhh,, Tannn,, ini sangat nikmat,, "sambil berbicara di telinga Intan dan menciumi telinganya, membuat Intan makin mende**sahhhh.

__ADS_1


Gerakan Bintang makin lama makin cepat, membuat Intan merasakan sakit tapi nikmat.


"Masss,,, aaahhhhh,,,, aaaggghhhh"saat Bintang terus saja bergerak di atas badan Intan.


Bintak tidak melakukan banyak gaya, karena takut Intan kesakitan,dan pikir Bintang juga masih banyak waktu untuk nanti melakukanya lagi.


"Uuuhhhh,,,,, sayanggg,,, Mas mau keluar,, tahan yah,,, "kata Bintang yang menggerakan pinggulnya makin cepat.


"Aaahhh,,, aahhh,,, "intan sambil menggerakan kepalanya kakiri dan ke kanan karena gerakan Bintang makin cepat.


"Masss,, Aku pengin pipiss,, "kata Intan.


"Itu bukan pipis, tapi kamu mau pelepasann,, aayo kita keluarkan bersama,, "Bintang lalu mempercepat gerakanya.


"Tapi Mass,, aahhhhhhggggg,,, "sampai kepala Intan terangkat.


Sedang Bintang yang belum keluar masih terus saja bergerak,, sampai ahirnya teriakan kemenangan Bintang pun keluar.


Bintang ambruk di badan Intan dengan keringat yang bercucuran, lalu Bintang mencium kening Intan.


"Makasih,, Aku mencintaimu,, "lalu mencium kening Intan, setelah itu menggulingkan badanya ke samping.


Intan tidak tersenyum, tapi justru menangis, menangis bahagia, karena baru pertama kalinya Intan merasakan di cintai dan di miliki seutuhnya oleh Bintang.

__ADS_1


Jangan lupa like, komen dan votenya, trimakasih..


__ADS_2