
"Siapa yang telfon Mas,,? "tanya Ayu saat Abang mematikan telfonya. Ayu yang baru selesai masak langung ke kamar dan berniat membangunkan Abang, tapi rupanya Abang sudah bangun.
"Ayah yang menelfon, katanya Adek sama Vian akan menikah 2 minggu lagi, dan kita juga harus datang karena acara resepsinya akan di gabung dengan acara resepsi kita,"
"Ana mau menikah sama Vian Mas,, kok bisa,"
"Ya bisa lah Yang,, mereka kan memang dari dulu sudah pacaran,,"
"Bukan ,,bukan itu Mas,, maksud Ayu Ana sama Vian kan masih sangat muda, kok sudah berani mengambil keputusan untuk menikah,apa jangan jangan mereka kecelakaan ya Mas,, "
"Kecelakaan apa maksudnya Yang,, jangan berfikir yang aneh aneh deh,, "
"Eemmm,, Ana ngga lagi hamil kan Mas,,? "Abang langsung sedikit kaget mendengarkan perkataan Ayu.
"Mas ngga tau soal itu, Mas mau telfon bunda aja, coba mau nanya tentang yang kamu fikirkan itu,, "
"Iiuhhh,, Mas jangan, ngga enak Ayu sama Bunda,nanti kirain Bunda Ayu gimana gimana lagi,, "
"Ya Mas ngga bilang lah kalau Kamu yang bilang, Mas yang ingin tau aja bilangnya nanti,, "sambil menyalakan hpnya dan menghubungi Bunda.
Lalu Ayu yang ngga mau kepo tentang obrolan suami dan Bundanya, memutuskan untuk mandi, karena habis masak pasti bau keringat dan sudah gerah.
Ayu mandi cukup lama, sekitar 20 menitan, saat Ayu keluar dari kamar mandi, Abang sudah selesai menelfon, Abang sekarang sudah tiduran lagi.
"Mas,, kok tidur lagi sih, Ayu dah bikin sarapan ,, kita makan yuk, ini udah jam 9 loh, "
"Iya tunggu bentar lagi,, "jawab Abang.
Sedang Ayu memakai bajunya, tapi Ayu tidak tau kalau Abang rupanya tidak tidur, dan kegiatan Ayu yang memakai baju terlihat dengan jelas.
__ADS_1
"Yu,, "panggil Abang.
"Iya, ada apa Mas,, "kata Ayu sambil memakai baju.
"Kamu lagi godaiin Mas,, "
"Ngga,, Ayu lagi pake baju kok,, "
"Tapi kamu ganti baju di depan Mas, dan kamu tau ngga sih kalau pagi pagi gini Mas bangun itu berdua loh,, "Ayu yang ngga mengerti berfikir sebentar.
"Iya emang kita kan kalau bangun tidur berdua Mas,, "Jawab Ayu.
"Iya kita memang berdua,, tapi Adik Mas kalau Mas bangun juga ikut bangun,, "
"Adik Mas,, siapa,,? "
"Ini,,, ini kan adik Mas,, "
Abang lalu turun dari kasur dan mendekati Ayu, sedang Ayu berjalan mundur sambil menutupi badanya dengan baju yang akan di pakainya.
"Kenapa mundur,, sini mendekat,, "
"Mass,, Ayu sudah mandi,, cangan macam macam yahh,, "
"Mas ngga akan macam macam kok, hanya satu macam aja,, "
Ayu yang akan menghindar karena Abang sudah dekat, ternyata tidak bisa karena Abang sudah menarik tanganya duluan.
Dan Abang langsung menggendong Ayu menuju kasur, Ayu berusaha turun dari gendonganya Abang tapi gagal.
__ADS_1
"Awww,,Mas,, iihh sakit, "saat Abang melempar Ayu di atas kasur.
Abang tidak menjawab tapi Abang justru menarik baju yang dari tadi di pegangnya, setelah terlepas dari tangan Ayu, Abang langsung menindih Ayu.
"Mas mau yah,, "sambil menciumi pipi Ayu.
"Iihh,, Mas mah nyebelin,, jadi bikin Ayu mandi dua kali,, "Abang hanya tersenyum.
Abang lalu menciumi leher Ayu, dan tanganya sambil melepaskan pembungkus dadanya, setelah terbuka Abang langsung memainkanya dengan kedua tanganya.
"Sayangg,, ininya kamu tuh makin besar aja sih, Mas makin suka,, "sambil memainkan daging kecilnya.
"Aahhh,, Mass,,, "Ayu sudah mulai terang**sang.
Abang juga memainkan dengan mulutnya, dihisapnya seperti bayi yang sedang kehausan, Ayu hanya bisa menikmati sensasi geli tapi nikmat. Tangan Ayu sambil ******* ***** rambut Abang.
Ciuman Abang turun ke perut dan terus ke bawah, sampai di tempat favorit Abang langsung membuka kaki Ayu lebar lebar, dan Abang juga langsung menyerangnya dengan mulutnya,,
"Aahh,, Mass,, uuhhh,,, "saat Abang menyedot inti tubuh Ayu.
"Enak sayangg,,, "kata Abang menyempatkan bertanya di saat kesibukanya memainkan inti tubuh milik Ayu.
Ayu tidak menjawab, tapi langsung menekan kepala Abang dengan kedua pahanya, rupanya Ayu melakukan pelepasan.
"Aahhh,,,,Masss,,,, "menekan kepala Abang dengan kencang, sampai Abang merasakan sakit, tapi Abang hanya diam sambil lidahnya masih men**jilati inti milik Ayu.
Setelah merasakan pelepasan, Ayu langsung tergeletak lemas.Abang membiarkanya sebentar, membiarkan Ayu mengatur nafasnya menjadi normal.
**Besok lagi yah,, otak kotorku istriahat dulu,,
__ADS_1
Jangan lupa like, komen dan votenya. trimakasih** ...