Aku Bukan Pebinor

Aku Bukan Pebinor
Buka Puasa


__ADS_3

Nana Dan Ali


Mataku belum mau terpejam setelah tadi Aku dan Nana habis buka puasa. rasanya menunggu 40 hari itu lamanya pakai banget, makanya saat buka puasa tadi ngga lihat waktu, Aku dan Tom seperti sangat kompak membuat Nana terkapar lemas.


Saat Aku mau ke luar dari kamar mengambil minum, terdengar Alana yang seperti terbangun, lalu Aku mendekatinya dan ternyata Alana terbangun, Aku pun menemaninya dan tidak jadi ambil minum, memang jam segini Alana biasa terbangun, tapi tidak lama hanya satu jam, setelah Nana memberinya nen biasanya tidur lagi,kadang Aku menemani Nana untuk menjaga Alana yang bangun malam, tapi kadang juga ngga soalnya Nana selalu menyuruhku untuk tidur saja karena kasihan sama Aku yang besoknya mau kerja.


Alana sedikit merengek, sepertinya sudah pengin nen, Aku pun menggendongnya karena Aku kasihan pada Nana yang baru tertidur, karena kelelahan setelah melayaniku. Tapi lama lama Alana nangisnya makin kencang, jadi dengan terpaksa Aku bangunkan Nana.


"Bundaaa,,, dede Alana nangis,,kayanya pengun nen nih,,, "Kataku saat membangunkan Nana sambil mengusap rambutnya dan Nana sedang tertidur, dengan mata yang masih terpejam Nana pun bangun.


"Sinih Mas dedenya ,,"lalu Aku memberikan dede Alana ke gendongan Nana.


"Ngantuk banget yah Bun,, ?"tanyaku sambil duduk di sampingnya.


"Iya lah Mas,, orang Bunda baru tidur 5 menit kali, ini dede dah nangis pengin nen,, "jawabnya sambil memajukan bibirnya.


"Maaf yah Bun,,gara gara Ayah,Bunda jadi kurang tidur, nanti abis ini biar Mas yang jagain Alana, Bunda tidur aja lagi,, "kataku.


"Ngga usah Yah,, Ayah besok kan kerja,, "


"Ngga papa sekali sekali, ini kan salah Ayah juga yang bikin Bunda telat tidurnya,, "sambil ku sandarkan kepala Nana di pundaku.


"Lagian Ayah katanya bentar aja,, tapi malah sampai berjam jam,, "Aku hanya tersenyum.


"Maaf,, Ayah juga ngga tau nih Tomnya kok tumben mainya lama,, "

__ADS_1


"Alah Ayah aja yang pengin lama,, nyalain Tom lagi,, nanti Tom marah baru tau rasa loh,,, "sambil mata Nana melotot.


EMPAT JAM YANG LALU


"Bun,,, dede Alana sudah di cukur rambutnya yah,?wah Ayah bisa buka puasa ini mah,? "kataku setelah Aku selesai makan malam.karena sebelum makan Aku mencium bayi montoku dulu.


Aku sekarang sehabis pulang kerja di kantor,lagi bantu teman untuk gambar gedung sekolah, dan bikin gambarnya di katornya temanku, jadi sudah seminggu ini Aku pulang malam terus sekitar jam 9 malm, jadi Aku tidak menemani Alana cukur rambut,tapi untungnya yang cukur datang ke rumah.


"Kamu tuh Yah,yang di pikirin buka puasa aja,, "sambil membereskan meja bekas ku makan.


"Hehee,,, soalnya puasa 40 hari rasanya kaya bertahun tahun,, dan sambil menahan pusing dua kepala lagi,, "


Lalu Aku peluk Nana dari belakang, saat Nana cuci piring.


"Yah,,, Bunda lagi cuci piring ini,, susah,, "


"Ayah,,, aahh,, geli, Bunda lagi cuci piring nanti pecah nih,,, "


"Bilang iya dulu,, kalau nanti Ayah boleh buka puasa, baru Ayah lepasin,, "sambil terus Aku menciumi telinga lalu turun ke lehernya.


"Iyaaa,,, Ayah nanti boleh buka puasa, tapi bentar aja ya Yah,, soalnya Bunda masih sedikit takut dan rasa nyeri masih terasa,, "sambil ku lepas pelukanku, lalu ku cium pipinya sekilas.


"Yesss,,, "kataku.


"Ayah,,, jangan keras keras ah, nanti kaka sama dede bangun lagi,, "Aku langsung menutu mulutku.

__ADS_1


Sekarang Aku sudah sangat bahagia, mempunyai istri yang baik dan menerima segara kekuranganku, dan anak anak yang sangat pintar. Aku sungguh sangat bersukur dan banyak berterima kasih pada Tuhan karena telah memberiku kebahagiaan ini.


Aku masuk kamar dan masuk kamar mandi untuk membersihkan badanku, karena sudahalam Aku tidak mandi tapi Tom Aku mandiin pakai sabun biar Tom segar dan wangi. karena Aku dan Tom sudah sangat merindukan apem Nana.


Saat keluar dari kamar mandi, Nana sudah ada di dalam kamar , dan sekarang Alana sudah punya box tidur, ini adalah hadiah dari teman teman kantor, yang pada patungan untuk beli box bayi. jadi saat nanti Aku buka puasa dede Alana tidak terganggu tidurnya. hehee..


"Bun,,, sinih Mas pengin peluk,,"kataku saat Aku sudah naik ke kasur. Nana pun mendekat.


"Ayah janji yah,, harus pelan dan jangan lama lama,, "sambil mendongakan wajahnya. Dan Aku mengangguk.


Kita lalu saling berci*man,saling Me*umat dengan sangat rakusnya, sampai terdengar suara dari bibir kita. tanganku lalu turun ke gunung kembar Nana, tapi hanya mengusap usapnya, karena selama dede Alana masih nen, gunung kembar kesukaanku ini milik Dede Alana sepenuhnya.


Setelah nafas kita sama sama hapir habis Aku melepaskan ciumanku, dan ciumanku berpindah pada leher.Di leher Aku menji*atinya dan menggigitnya kecil kecil, Nana hanya bisa mengeluarkan suara lengkuhan kenikmatan.


Karena Tom dari tadi sudah sangat keras dan tidak sabar, lalu Aku pun langsung saja memposisikan Tom ku pada apem Nana.


"Massss,,, sakittt,, pelannn,, aaahhhh,,, "sambil mencengram seprei.


"Iya Sayang,,, ini juga sudah pelan, tahan dulu yahh,,, "sambil Aku terus mendorong Tom masuk.


Nana berteriak sambil tanganya menutup mulutnya, karena takut suaranya akan membangunkan Alana. Saat Aku memasukan Tom dengan sempurna. rasanya sangat susah dan Aku juga sangat pelan karena ini pertama kalinya setelah lahiran.


Lalu Aku gerakan pinggulnya naik turun, dan lama lama rasanya makin nikmat, karena Tom sudah lama ngga ganti oli jadi hanya 5 menit saja Tom sudah menembakanya, tapi Aku langsung menariknya, karena Aku teringat Nana belum pasang pengaman.


Rasanya sangat lega, tapi kurang nikmat karena ngga di keluarkan di dalam.

__ADS_1


Setelah istirahat setengah jam, Tom berdiri lagi, dan Nana yang sedang tidur Aku tetap melakukanya, rasanya Aku dan Tom belum puas.... dan sampai 3 kali baru Aku dan Tom menyerah, sedang Nana langsung tepar..


Jangan lupa like, komen dan vote,, trimakasih...


__ADS_2