Aku Bukan Pebinor

Aku Bukan Pebinor
Ai Melihat Rudi Di Mobilnya Dengan Seorang Wanita


__ADS_3

Saat Vino masih melihat ke arah Ai, Mamih melihatnya dan menegur Vino.


"Sayang kamu lagi ngapain di situ,,kenapa ngga pakai baju gitu,, "Vino lalu menggeleng dan pergi ke kamarnya lagi, karena Ai melihat ke arahnya.


"Loh kok malah masuk,, "teriak Mamih.


"Vino mau ambil baju dulu Mih,, "jawab Vino sambil berjalan.


"Ya udah yuk jeng, kita kasih puding ke anak anak ,,"Nana pun menjawab Iya.


"Sayang ini Oma bawa puding, ayo di makan, "


"Asik,,,, "anak anak langsung senang.


Ai yang tadi melihat Vino ada di rumah sedikit kaget.


"Kok itu orang ada di rumah, bukanya tadi dia pergi sama kak Dodo yah,, aneh,,, "Ai berkata dalam hatinya.


"Aisah ini di cobain pudingnya ,jangan diam aja dong, ayo di makan,, "kata Bunda.


"I, iya Bunda,, "Ai yang kaget pun gugup menjawabnya.


Vino lalu turun sudah memakai baju, dan Vino langsung ke dapur.


"Bu,, itu den Vino nyuruh ibu ke ruang makan,, "kata Mba.


"Oh iya Mba,, "Vina pun bangun dari duduknya.


"Tunggu bentar ya Jeng,, "Nana mengangguk.


Vina lalu ke ruang makan, dan mendekati Vino.


"Ada apa sayang,, "


"Vino mau makan Mih,, tapi kok masak ini sih, Vino kan ngga suka,, "


"Itu Mamih masak buat Neneknya Lala, kamu mau pake apa makanya,, "

__ADS_1


"Apa aja yang penting jangan itu,, "


Mamih ternyata masak ikan goreng dan sambal serta lalapan.


Lalu Vina menggorengkan telur dadar di sisi sosis sama baso. setelah Vino makan Mamih gabung ke Bunda dan Ai lagi.


Ai jadi banyak diam, karena tidak enak ada Vino di rumah.


"Vino itu ngga suka ikan, jadi tadi Aku buatin telur dadar kesukaanya, lalu di isi baso sama sosis,, "Nana tadi naya Vino kenapa jadi Vina pun jelasin.


"Oh,, kenapa ngga suka ikan,,? "


"Dia dulu lagi kecil pernah keselek duri ikan, jadi sampai sekarang dia jadi troma gitu,, "Nana mengangguk.


"Sekarang kita makan yuk,, ikanya nanti keburu dingin,,anak anak biar mba yang jagain, Aisah ayo kita makan, "


"Makasih Tante,, tapi Ai masih kenyang, "


"Loh kok kenyang,, cobain deh dikit aja masakan tante yuk,, "Sambil Vina memegang tangan Ai.


Ahirnya Ai bangun dan ikut ke ruang makan.karena merasa tidak enak. sampai di meja makan Vino yang melihat Ai datang langsung menunduk dan sibuk makan.


Vina lalu mengambilkan piring buat Ai, sebenarnya Ai bisa sendiri, tapi Vina ingin menjamu tamu dengan baik, dan Si jadi merasa tidak enak karena Vina terlalu baik.


"Vin kamu kok udah makanya,,? "tanya Nana.


"Iya Tan, Vino udah kenyang, tante makan lah biar Vino yang jagain anak anak, biar tante makanya ngga buru buru,, "


"Iya Vin,, makasih yah,, "Vino pun tersenyum, dan lalu ke Vino menuju anak anak.


Ai sedikit lega melihat Vino pergi, karena Ai merasa tidak nyaman, Vino sekarang lebih banyak diam kepadanya, membuat Ai merasa sungkan sendiri sekarang.


Vino bermain mobil mobilan juga lego, semuanya pun tidak rewel, tapi Luna seperti mengantuk, lalu Vino menggendongnya sambil di ayun ayun. dan ahirnya Luna pun tidur.


Vina, Nana dan Ai pun selesai makan, lalu melihat Luna yang di gendong Vino dan tertidur, Nana meminta tolong pada Ai untuk membantu Vino menidurkanya di sofa.


Saat Ai mengambil Lala dari Vino, jarak mereka sangat dekat, Vino merasakan detak jantungnya berdetak sangat cepat, dan Vino pun langsung merasa sakit.

__ADS_1


Vino sampai bisa mencium aroma badan Ai, itu membuat Vino merasa nyaman, karena baunya membuat otak Vian lebih adem.


"Kamu mau ke mana sayang,, "


"Vino mau ke atas dulu Mih,, mau ambil hp,, "Vino beralesan karena merasa dadanya sakit lagi.


Vino langsung ke atas menuju kamarnya, dan di kamar Vino langsung merebahkan badanya di kasur.


"Ya Tuhan,, kenapa dadaku merasa sakit lagi, "sambil mengusap dadanya.


Vino memejamkan matanya, sambil menghirup udara lalu mengeluarkanya lagi. Vino melakukanya sampai dadanya Vino tidak merasa sakit lagi.


Satu jam kemudian Vino di panggil Mamihnya, dan Vino pun keluar dan turun kebawah.


"Ada apa Mih,,? "saat sudah di bawah.


"Ini antarkan Aisah pulang yah, kasian kalau Aisah pulang sendiri, tadi Ibunya telfon, katanya suruh pulang,,"Vino melihat ke Ai yang diam sambil menunduk.


Sebenarnya Ai tadi sudah menolak,tidak perlu di antar pulang, tapi Vina memaksanya, untuk mau di antarkan Vino.


"Iya Mih,, Vino ambil kunci mobil dulu, "


"Bun maaf yah Ai pulang dulu, soalnya Ibu memang lagi kurang sehat, jadi Ai di suruh pulang untuk masak buat makan malam, "kata Ai yang merasa tidak enak ke Bunda.


"Ngga papa, Aisah ngga usah merasa ngga enak gitu, Ibu Aisah lebih membutuhkan,, "


"Iya Bun,, Ai pulang dulu ya Bun, "


"Iya hati hati yah,, "


Vina mengantar Ai sampai mobil Vino, saat Ai mau duduk di belakang, Vina melarangnya,dan menyuruh duduk di depan.


Di mobil mereka berdua saling diam, tidak ada yang mau mengawali bicara. saat di lampu merah mobil Vino bersebelahan dengan mobil Rudi, Rudi tidak tau itu mobil Vino tapi Vino tau itu mobil Rudi.


Rudi membuka kaca mobilnya, karena mau memberi pengamen uang, dan ternyata di mobil Rudi ada seorang wanita muda. Ai tidak sengaja melihatnya, dan Ai terus saja melihat ke Rudi. Rudi tidak tau kalau Ai melihatnya, karena kaca mobil Vino kalau dari luar terlihat gelap, tapi kalau dari dalam sangat jelas orang di luar.


Ai mere*mas kedua tanganya, Vino pun melihat ke Rudi dan ada wanita yang duduk di sampingnya,tp Vino tetap diam tidak mau bertanya dan ikut campur.

__ADS_1


Lampu pun berganti dengan lampu hijou, dan Mobil kembali jalan, Vino melihat Ai menangis, tapi lagi lagi Vino pura pura tidak melihatnya dan tidak peduli.


Jangan lupa like komen dan votenya, trimakasih...


__ADS_2