
Aku makin suka sifat Nana yang dari kemarin menjadi manja, apa mungkin benar yah Nana hamil, tapi entahlah yang penting sekarang Nana lebih menggemaskan, seperti saat tadi dia merengek, Aku kira dia minta di belikan sesuatu apa di bikinkan apa lah gitu, tapi setelah dia mengatakan ke inginanya Aku langsung tertawa dengan sedikit ku tahan, karena sudah malam takut ada yang mendengar tawaku. Rupanya Nana pengin Tom ya Tuhan,,, semakin menggemaskan bukan Nana sekarang ini, yang tadinya suka malu malah sekarang Nana yang lebih agresif padaku dan Aku sangat suka.
Saat ini Aku sedang menikmati kue apem yang ada cairanya sedikit asin tapi nikmat, Aku suka sekali bermain di sini, sambil ku sedot dan ku jilati rasanya sungguh nikmat. apa lagi saat lidahku Aku masukan dan dengan gerakan keluar masuk ,Nana makin seperti orang kejang dengan suara yang keluar dari mulutnya menambah semangat untuku memainkan apemnya Nana.
"Mass,,, Nana dah ngga tahan,,, uudah Mass,,,"
Lalu Aku melepaskan celanaku dan Aku tiduran. Aku menyuruh Nana untuk naik di atas badanku. Nana pun mengikuti arahanku. Aku pegang Tom lalu Nana memosisikan Tom dengan apem nya Nana.
Seperti biasa,Tom sedikit kesulitan untuk menembus Apem, karena Aku dan Nana bekerja sama ahirnya Tom bisa masuk juga, secara berlahan dengan mata yang terpejam Nana menurunkan pinggulnya agar Tom bisa masuk semuanya, ahirnya Tom masuk dengan sempurna, Nana belum berani bergerak dia masih menyesuaikanya dulu.
Tanganku tak mau tinggal diam, dengan gunung kembar yang ada di atasku membuat tanganku langsung menggenggama satu satu, Aku plintir daging coklat kecilnya dan Nana pun menggeram ke enakan, dengan reflek pinggul Nana bergerak maju mundur, gilaaaa,,, ini enak banget.
Lalu Aku ubah posisiku, sekarang Aku duduk tanpa melepaskan Tom dari apemnya Nana.
pinggul Nana Aku gerakan maju mundur dan dengan bibir kita yang saling *******, tangan Nana di kalungkan di leherku.
"Masss,,, Nana sudah ingin kee,, luarr,,, "katanya sambil seperti menahan sesuatu.
Lalu Nana Aku tidurkan dan Aku langsung memombanya dengan agak cepat, karena Tom juga rasanya akan melakukan tembakan.
"Bunnn,,, kita bareng keluarinya yahh,,, "kataku sambil ngos ngosan, dan Nana pun mengangguk.
Aku langsung menggerakan Tom dengan sangat cepat sampai Nana berteriak,,
"Aaahhhh,,, Maaassss..... uuuuhhhhh...... "sambil mencengkram tanganku.
"Bunnnnnn,,, oooooohhhhhh,,,, "Ahirnya Tom melakukan tembakan.
Tubuhku jatuh di atas tubuh Nana,dan belum melepaskan Tom dari apemnya Nana. dengan nafas yang masih ngos ngosan, keringatku sampai menetes dari keningku.
Aku pun menggulingkan badanku ke samping badan Nana setelah Tom lepas dari apemnya Nana. Nana Memeluk badanku dengan satu tanganya.
__ADS_1
"Makasih ya Mas, mau nurutin kemauan Nana, "Aku pun mengangguk.
"Kalau Bunda tiap malem mau pun Mas siap kok, hehee... "kataku sambil tersenyum.
"Iihhh,,, itu sih maunya Mas,,, Nana kok sekarang jadi agresif banget ya Mas, Mas ngerasa Nana aneh ngga sih,, "
"Mas malah suka kalau Bunda tuh manja dan agresif,"sambil ku rapikan anak rabut Nana yang brantakan. Nana pun tersenyum.
"Kita bersih bersih dulu yuk Bun,, biar enak tidurnya, "kataku.
"Ayok,,, "kita pun bangun dari kasur dan menuju kamar mandi, sekarang Nana tidak malu lagi telanjang di depanku.
Selesai bersih bersih, kita memakai baju dan setelah itu naik kasur dan bersiap untuk
tidur karena ini sudah malam.
"Mas,,, peluk,, "sambil mendekat padaku.
.
.
.
NANA
Aku bangun karena sudah pagi, rasanya badanku sakit semuanya, pasti gara gara semalam habis olah raga.
Aku lepaskan tangan Mas Al dari badanku. dan setelah terlepas Aku turun dari kasur, Aku sedikit gerakan badanku, agar ototku tidak kaku. setelah menggerakan badanku sebentar lalu Aku ke kamar mandi untuk cuci maka dan pipis.
Untungnya respek Aku taro kamar mandi, dan Aku tempatkan pada tempat yang terlihat, jadi saat Aku masuk kamar mandi langsung melihatnya.
__ADS_1
Aku pun tersenyum dan membuka tespeknya, Aku mulai membaca cara pakainya, setelah mengerti Aku lalu melakukan seperti cara yang di anjurkan. setelah terkena air pipis tespek itu Aku taro di atas mej westafel,
karena di suruh menunggu beberapa menit jadi Aku tinggal.
Aku keluar dari kamar mandi dan setelah itu Aku keluar kamar untuk menuju dapur, Aku akan membuat sarapan nasi goreng aja biar simpel, Aku menyiapkan bahanya dan setelah selesai Aku mulai menumis bumbu, setelah harum Aku masukan telur dan lalu nasinya. sebagai teman Aku goreng kerupuk juga naget ayam. selesai memasak Aku membangunkan Kiki untuk sekolah, sekarang Aku tidak lemas lagi jadi Aku bisa mengantar Kiki sekolah, soalnya kalau Mas Al kasihan harus bolak balik, jadi Aku ngga boleh lemah harus kuat kasihan Mas Al.
"Sayang Ayo bangun, ini dah siang, kita mandi, "sambil ku usap kepalanya.
"Bunda anterin Kiki sekolah kan,, "sambil matanya yang masih merem.
"Iya Bunda anterin,,, ayo bangun mandi, "
"Yeee,, Bunda anterin, nanti di jemput juga kan pulang sekolah, "Aku pun mengangguk karena Kiki langsung bangun.
Lalu Aku memandikan Kiki dan setelah itu Aku juga memakaikan bajunya. setelah rapi Kiki Aku ajak ke ruang tv karena Aku akan membangunkan Mas Al.
"Mass,,, bangun dah siang,, "kataku sambil menggoyangkan tanganya.
"5 menit lagi ya Bun,,, "sambil memeluk gulingnya.
"Ya udah Bunda mau mandi dulu aja deh, "kataku sambil masuk kamar mandi.
Sampai kamar mandi Aku baru inget tespek, Aku langsung mengambilnya dan saat kulihat garis merahnya ada dua, saat ku lihat petunjuknya lagi takut Aku salah ternyata kalau garis dua merah itu positif.
Aku langsung teriak panggil Mas al sambil keluar dari kamar mandi.
"Massss,,,, ini garisnya dua,,,"Mas Al yang baru bangun tidur pun hanya diam, mungkin nyawanya belum kupul....
**Semoga Suka,,,, ngga di gantung lagi kan. ayo mantap siapa mas Al sama nana, apa agung sama dinda...
jangan lupa like komen dan votenya, biar aku semangat nulis... trimakasih**...
__ADS_1