Aku Bukan Pebinor

Aku Bukan Pebinor
Vina 2


__ADS_3

Setelah Mas Anton melakukan pelepasan, dan cairannya pun membajiri tanganku, lalu Aku bilang pada Mas Anton akan membersihkan tanganku ke kamar mandi dulu, saat di dalam kamar mandi Aku pun melihat ke arah tanganku yang banyak di lumuri cairan milik Mas Anton.


Cairan milik Mas Anton tidak jauh beda dengan milik Mas Agus, cuman memang lebih kental milik Mas Agus, sedang cairan milik Mas Anton agak encer.


Aku berniat akan menanyakan tentang cairan ini pada temanku yang sekarang menjadi Dokter, semoga ada obat atau minuman herbal yang bisa menyuburkan cairan Mas Anton. Aku tidak lupa memfotonya agar nanti temanku bisa melihat cairan Mas Anton.untungnya hpku ketinggalan di kamar mandi jadi bisa memfotonya.


Aku ingin membantu Mas Anton supaya bisa memiliki keturunan dan juga agar Mas Anton tidak selalu minder.


Setelah tanganku ku bersihkan, Aku pun keluar dari kamar mandi.Dan Aku melihat Mas Anton yang sedang menatapku. sambil menyuruhku untuk mendekatinya.


"Mau lanjut ngga hemm,,?"Aku pun mengangguk. "Kenapa di kamar mandinya lama,,?"Aku hanya tersenyum.


Lalu Aku pun di tarik Mas Anton agar duduk di pangkuanya.


"Kamu pintar juga,,nanti kamu lagi yang kerja yah,, "


"Iihh,, ngga ah,, gantian dong masa Vina terus,, "sambil ku kalungkan tanganku ke leher Mas Anton.


"Katanya tadi bilangnya mau bikin Mas sampai keluar dua kali,, jadi ya kamu yang kerja lagi dong,, "Aku pun pura pura lupa.


"Emang iya yah,, kok Vina lupa yah,, "


"Oh jadi lupa nih,, kalau lupa biar Mas yang ingatkan,, "sambil berbisik di telingaku dan setelahnya di cium, Aku yang merasa geli hanya bisa menggegit bibirku agar tidak mengeluarkan suara.


Setelah Itu Aku di angkat dan di tidurkan di kasur. Mas Anton menarik bajuku dan Aku pun sudah polos. Mas Anton memandangi tubuhku yang polos membuatku malu.


"Mass,,, jangan liatin kaya gitu ihh,,, Vina jadi malu ,,,"sambil Aku menarik slimut untuk menutupinya, tapi Mas Anton menarik lagi slimut nya.

__ADS_1


"Napa malu Mas udah lihat semuanya kok,, "


Lalu Mas Anton mencium keningku, dan ciuman pun turun ke pipi dan ke bibir.


Setelah cukup lama bermain di bibir, ciuman Mas Anton turun ke dadaku, di gunung kembar Mas Anton bermain cukup lama, dan sampai membuatku seperti cacing kepanasan, selalu gerak kekanan dan kekiri. Karena Aku merasa geli geli nikmat saat lidah Mas Anton bermain di ujung daging kecil yang ada di gunung kembar, tanganku hanya bisa meremas rambut Mas Anton.


Setelah puas, ciumanya Mas Anton turun ke bawah ,sampai lah pada inti tubuhku. Mas Anton memainkan jari dan lidahnya di intiku,Aku sampai seperti orang kejang saat Aku merasakan pelepasan,, sedang Mas Anton masih saja men*ilatinya dengan rakus.


Aku pun merasakan lemas setelah pelepasan,sedang Mas Anton setelah memberiku waktu istirahat cuman 5 menit, langsung bekerja kembali, pertama Mas Anton menciumiku di bagian telinga dan tengkuk leher belakangku, karena sekarang posisiku tengkurap, lalu ciuman itu turun ke punggungku dan kebawah terus sampai di bok**gku. di situ Mas Anton dengan isangnya sambil menggigit kecil kecil, Aku yang merasa geli pun mencengkram sepri dan menggegit bibirku.


Setelah puas bermain di bok**g, Aku di suruh sedikit merangkak, Aku hanya mengikuti permainan dan permintaan Mas Anton,, sungguh ini malam adalah malam pertama bagi kita berdua menikmati surga dunia.


Setelah Aku merangkak, Mas Anton lalu memposisikan batang kerasnya ke inti tubuhku, tapi sebelum di masukan Mas Anton sedikit menggesek gesekan batangnya pada Inti miliku agar sedikit basah, agar tidak kering, karena kalau kering itu lumayan sakit.


Setelah di rasa sudah basah barulah Mas Anton mendorong batangnya pada inti tubuhku, karena sudah basah batang pun masuk dengan gampangnya.


Saat batang itu sudah masuk semua, rasanya sungguh luar biasa, membuat tubuhku bergetar karena nikmat, Mulutku tak berhenti mengeluarkan suara de*ahan setiap kali Mas Anton memasukanya, dan setiap Mas Anton menggerakan batangnya sampai masuk tubuhku pun sampai bergetar.


"Aaahhhhh,,,, Maaasssss,,,,"teriaku.


"Oooohhh,, Vina sayangggg nikmatnyaaaa,,, "teriakan Mas Anton.


Lalu Aku pun langsung ambruk dengan posisi tengkurap. dan Mas Anton pun masih di atas tubuhku, dengan keringat juga nafas yang. masih belum teratur.


Lalu Mas Anton melepaskan batangnya keluar dari inti miliku, lalu berbaring di sampingku.


"Terimakasih untuk malam ini, dan mulai besok Malam Mas akan selalu minta jatah karena langsung ketagihan nikmatnya tubuh kamu,, "sambil mencium keningku, dan kini posisi ku sedang di dalam pelukan Mas Anton setelah tadi Aku membenarkan posisi tidurku dan Mas Anton langsung memeluku.

__ADS_1


"Ya ampun Mas,, kamu ngga salah ngomong, kok tiap malam sih,, emangnya ngga cape apa,,, "kataku sedikit menajamkan mataku. Sedang Mas Anton dengan enaknya menggeleng.


"Ngga ada rasa cape bagi Mas,, "sambil tertawa puas mengerjaiku.


Setelah merasa lelah, kita pun tertidur dengan saling peluk.


Aku bangun karena mendengar Vian menangis dengan kencangnya, Aku langsung kaget dan bangun dengan masih tela**ang.


Mas Anton yang ikut dengar suara Vian menangis juga ikut bangun.


"Kenapa Vin,,,?"sambil masih mata terpejam Mas Anton berkata.


"Ini Mas popoknya sudah penuh mungkin Vian sudah risih,, lagian ini sudah jam 7,,"kataku sambil membuka popok Vian.


"Ya ampun Mas,, kita kesiangan,, kamu telat dong ke kantor,, buruan bangun Masss,, "kataku sambil sedikit kencang.


"Vin,,, ngga usah kenceng kenceng, kalau sudah kesiangan gini Mas ambil cuti saja kan bisa, lagian kalau Mas bangun dan mandi lalu berangkat kerja juga pasti sudah telat kan,,, "jawabnya dan Aku pun berfikir iya juga...


"Heheee,, maaf ya Mas,, "kataku dan menggendong Vian lalu meletakanya di kasur dekat Mas Anton.


"Vin,, kamu mau godain Mas apa,, dengan ngga memakai baju gitu,, "kata Mas Anton sambil memandanku. Aku yang baru sadar langsung menarik slimut untuk menutupinya.


"Ng,,, ngga, tadi Vina tuh kaget denger Vian nangis jadi ngga inget kalau belum pakai baju,, "sambil mencari baju ku.


"Badan Vina sakit semua ini loh Mas,, "sambil memakai dasterku setelah Aku temukan.


"Ya udah nanti Mas pijitin mumpung Mas ambil cuti,,, tapi nanti setelah di pijitin Mas minta jatah yah,, "sambil mengedipkan matanya satu.

__ADS_1


"Masss,,, kamu tuh mesum terus sih... "


Jangan lupa like komendan votenya.. terimakasihhh...


__ADS_2