Aku Bukan Pebinor

Aku Bukan Pebinor
Ana Memutuskan Akan Pindah Kuliah Di Kota


__ADS_3

Ana dan Vain sedang siap siap untuk ke kota, Ana sudah selesai membereskan baju bajunya dalam koper, sedang Vian hanya menggunakan ransel saja.


Tadi Pagi Ana di antar Vian ke Dokter dulu untuk memeriksakan kandunganya. dan kata Dokter kandungan Ana baik dan sehat , bisa di bawa untuk melakukan perjalanan mengunakan pesawat.


"Sudah siap semuanya kan,,? "tanya Vian pada Ana.


"Sudah kak,, sekarang kita tinggal mandi,, "


"Ya udah kita mandi yuk,, "


"Kita,, maksudnya,,? "


"Kita mandi bareng,, biar lebih cepat, "


"Ngga ah,, kaka ngomongnya gitu,tp nanti nyatanya ngga bikin cepat, tapi justru tambah lama,, "Vian tersenyum.


"Kaka janji ngga ngapa ngapain dan ngga lama,,lagian kita waktunya suduh meped,, "sambil melihat ke jam.


Ana ahirnya mau mandi bersama, tapi tetap saja Vian meminta jatah walau hanya sebentar, Ana ahirnya mau karena Vian terus saja menggodanya.Vian melakukanya dengan sangat hati hati tidak kasar, biar Ana dan Kandunganya nyaman.


Mereka berdua lalu keluar dari kamar mandi setelah selesai mandi, Ana di gendong oleh Vian ke kamar, dan menurunkanya di depan lemari baju.


Mereka langsung bersiap, setelah siap Vian menggendong tas dan menarik koper, mereka keluar dari kamar dan langsung berangkat karena taxsi sudah datang. dan taxsi pun pergi menuju Bandara.


Sampai di pesawat Ana sudah merasakan mual dan berkeringat, padahal pesawat baru saja mengudara, Vian mengusap keringat di kening Ana dan mengosokan minyak angin di perut Ana, Vian juga merangkul Ana agar kepalanya didadanya.


"Hidungnya kasih minyak angin, biar rasa mualnya hilang yah,, "Ana hanya mengangguk, lalu Vian mengolesi hidungnya Ana dengan minyak gosok.


"Tidurlah,, nanti kalau sudah sampai kaka bangunkan,, "Ana menurut dan memejamkan mata.


Vian melihat Ana yang seperti tersiksa dan merasa kasihan, wajah Ana sudah sangat pucat. ahirnya Ana pun ahirnya tertidur.


Saat pesawat sudah mendarat Vian membangunkan Ana.


"Sayang,, bangun,, kita sudah sampai,, "sambil mengusap pipi Ana.


"Iya kak,, "Ana membuka matanya, tapi langsung memegang kepalanya yang merasa pusing.


"Kenapa sayang,,? "


"kepala Ana pusing kak,, "Vian langsung memijit kening Ana dengan minyak Angin.setelah merasa lebih baik Ana di bantu Vian bangun dan lalu berdiri.

__ADS_1


Vian selalu ada di sebelah Ana sambil merangkul pundaknya, mereka berdua berjalan dengan sangat pelan.


"Sayang duduk dulu yah, Kaka mau ambil koper sama tas dulu,, "Ana hanya mengangguk lalu duduk.


Setelah Vian sudah mendapatkan koper dan tasnya, Vian lalu mengajak Ana keluar Bandara.


Setelah mendapatkan taxsi mereka langsung naik.


"Sayang kita mau pulang kemana nih,, "


"Kerumah Abang ya kak,, "


"Iya baiklah, kita pulang ke rumah Abang ,,"lalu Vian memberi alamat rumah Abang. lalu Ana langsung meletakan kepalanya di dada Vian. agar rasa pusingnya tidak terlalu berasa, Ana memejamkan matanya lagi.


Sampai di rumah Abang, Ana langsung masuk saat Bunda membukakan pintu.


"Ian,, Adek kenapa,,? "


"Ana mual katanya Bun,, "


"Ya Tuhan kasian banget, ya udah sanah susul Ana ke kamar, Bunda mau bikinkan teh pahit hangat dulu,, "


"Iya Bunda,, "Vian masuk ke kamar.


"Siapa yang datang Bun,,? "


"Adek sama Vian yang datang,,"


"Lalu Kemana mereka ,?"


"Adek sama Vian langsung ke kamar, Adek mau muntah katanya,, "


"Kasian putri kita Bun,,"


"Ya mau gimana lagi, namanya menikah ya pasti hamil, kita hanya bisa berdoa dan selalu mendukung putri kita kan,, semoga semuanya berjalan lancar dan baik baik saja,, "


"Iya,, "jawab Ayah.


Sedang di kamar Vian memapah Ana dari kamar mandi menuju kasur, Ana lalu merebahkan badanya, Ana terlihat pucat dan lemas, membuat Vian merasa kasihan.


"Maaf ya sayang,, gara gara Kaka kamu jadi kaya gini,, "

__ADS_1


"Kaka ngomong apa sih,, semua wanita rata rata tuh ngerasaan kaya gini semua, jadi kaka ngga perlu merasa bersalah, Ana hanya minta pada Kaka untuk selalu temani Ana dan selalu ada buat Ana yah,, "dengan pelan Ana berkata.


"Iya sayang kaka akan selalu ada untuk sayang,, "sambil memijat kepala Ana.


Ayah dan Bunda pun datang, lalu Ana meminum teh hangatnya. Sedang Vian masuk ke kamar mandi lagi untuk menyiram bekas muntahan Ana.


"Adek Istirahat yah, jangan kecapean ,"kata Ayah sambil mengusap kepala Ana. Ana tersenyum dan mengangguk.


"Adek Gimana tadi di pesawat,,? "tanya Bunda.


"Ngga enak Bunn,, Adek mual, pusing ngga enak banget,,"


"Trus besok kalau pulang ke jogja gimana, "Ana menggeleng.


"Ana ngga mau naik pesawat Bun,, "


"Masa naik mobil, itu lebih lama lagi loh perjalananya,, "


"Ya udah gini,, kalau Adek ngga mau pulang dulu ngga papa, nanti kuliahnya cuti aja dulu,tapi Adek harus tinggal di rumah mertua Adek, ngga boleh di apartemen, apalagi di sini, takutnya Adek ngerepotin kak Ayu,sedang kak Ayu kan baru punya dede pasti repot, gimana,, "


"Adek cuti sampai kapan Yah,, "


"Ya terserah Adek mau berapa bulan ambil cutinya,, "


"Apa ngga lebih baik Adek pindah kuliah aja, dan satu kampus dengan Vian, biar ada yang jagain juga kan nantinya,, "kata Bunda.


"Kalau Adek mau nanti Ayah dan Bunda yang urus,, gimana,, "kata Bunda lagi.


Vian yang baru keluar dari kamar mandi lalu di beri tau rencana Ana yang akan pindah kuliah, Vian langsung senang memdengarnya.


"Vian justru senang kalau Ana pindah kuliah ke sini, Vian jadi ngga LDR an dan bisa jagain Ana, "


"Ya udah Adek mau pindah kesini kuliahnya, tapi Ayah sama Bunda ngga papa kalau ngga ada yang temani kalian,, "


"Bunda dan Ayah pasti sangat kesepian, tapi memang harus begini kan, anak anak Bunda dan Ayah sudah punya pasangan dan kehidupan masing masing, kita orang tua hanya bisa mendoakan semoga kalian anak anak Bunda dan Ayah selalu bahagia,, "


Ana lamgsung memeluk Bundanya dan menangis, Ana juga sebenarnya ngga tega ninggalin Ayah dan Bundanya, tapi mau bagai mana lagi.


"Bunda dan Ayah harus selalu sehat dan harus sering datang ke kota jengukin Ana dan Abang yah,, "


"Iya sayang,, itu pasti. Ayah sama Bunda pasti akan sering main untuk jenguk kalian ,"

__ADS_1


Jangan lupa like ,komen dan votenya.. trmakasih..


Besok 1 episode terahir yah, jadi harus baca dan jangan lupa kalau punya koin bagi bagi, heheee,,,


__ADS_2