Aku Bukan Pebinor

Aku Bukan Pebinor
Pilih Membayar 1M


__ADS_3

"Brengsek kamu Ton,, "Sambil ku cekram kerah bajunya.


"Ini kalau kamu berani sama Aku Al,, kamu sudah Aku peringatkan berkali kali jangan pakai hati,, tapi nyatanya kamu tidak mendengar ucapanku, "sambil mendorong badanku Anton berkata.


"Sekarang kamu tinggal pilih,, mau pilih yang mana,"sambil merapikan kerah bajunya Anton berkata.


"Aku tetap tidak akan memilih,karena Nana sekarang istriku jadi kamu tidak berhak untuk mengaturku,, "


"Baik,, kalau kamu masih tidak mau mengembalikan Nana padaku, akan Aku bawa kasus ini ke kepolisian,,apa kamu mau pilih denda uang 1m,, tapi tidak munkin kan kamu punya uang segitu, buat makan aja susah, "sambil tersenyum mengejek.


"Kamu meremehkanku,, baik Aku akan bayar denda uang 1m seperti yang kamu minta, dari pada Aku harus menyerahkan Anak dan Istriku lebih baik Aku jatuh miskin,, "


"Mas apa yang kamu lakukan,kenapa kamu mengikuti keinginanya ,, "kata Nana padaku.


"Tidak apa apa Bun, Mas lebih baik kehilangan harta dari pada kehilangan Bunda dan dede,, "


"Wah hebat juga nyalimu Al,, baiklah kalau kamu pilih akan membayar denda, Aku kasih waktu 3 hari, dan kalau sampai tiga hari kamu tidak bisa membayar 1m, maka Nana akan kembali padaku, gimana apa kamu sanggup,,"


"Mas Al jangan,, "kata Nana.


"Ngga papa Bun,, Mas akan terima tantangan Anton,, "jawabku.


"Bagus,,, Aku akan pergi, tapi tiga hari lagi Aku akan datang lagi untuk mengambil Nana,, karena Aku yakin kamu tidak akan bisa mendapatkan uang sebanyak itu dalam 3 hari"


"Sayang tunggu Mas Yah, Mas akan datang 3 hari lagi ,, "sambil mengusap kepala Nana, tapi Nana langsung menyingkirkan tangan Anton dari kepalanya dan sambil menatap tajam, tapi Anton justru tersenyum.

__ADS_1


Setelah Anton pergi, Mas Al langsung menjatuhkan badanya ke sofa. Aku pun mendekatinya dan Aku pun memeluk Mas Al sambil menangis.


"Bunda jangan menangis, kita pasti akan mendapatkan uang itu,, Bunda jangan kuatir,, "


Hari ini terasa sangat berat, Aku tetap berangkat bekerja walau pun dengan pikiran kacau.Aku di kantor pun kerjanya tak kosentrasi, Aku berfikir gimana caranya Aku dapat uang sebanyak 1m dalam 3 hari.


Jam istirahat bukanya Aku makan siang,tapi Aku menelfon semua teman dan orang yang suka membeli gambarku, siapa tau di antara mereka ada yang sedang membutuhkan gambar. Tapi ternyata nihil temanku semuanya sedang tidak membutuhkanya.


Lalu Aku teringat dengan Tari,, tapi dulu Aku sudah membuatnya kecewa dan kesal, apa dia masih mau yah berteman denganku dan memaafkanku.


Tapi demi Nana dan dede Aku hilangkan rasa maluku dan gengsiku, ahirnya Aku menelfon Tari, dan Tari untungnya mau mengangkat telfonku.dia juga mengajak bertemu ,Aku pun menyanggupinya dan kita akan bertemu nanti setelah pulang kerja. setelah telfon Tari mati Aku langsung menelfon Nana dan bilang akan pulang telat.


Jam pulang kerja pun datang, Aku bersiap akan pulang tapi Aku akan bertemu Tari dulu sebelum pulang ke rumah. Aku membawa mobilku menuju cafe di mana Aku dan Tari janjian untuk bertemu.


Sampai Di cafe Aku melihat Tari, dan Aku langsung mendekatinya.


"Ngga papa kok Al, Aku aja belum lama,,"


"Kamu mau pesan apa Al,, Aku tadi udah pesan soalnya,, "


"Oh gitu,, Aku mau kopi hitam aja deh,, "pelayan sudah mencatat pesanan kita, lalu dia pun pergi.


"Ada apa sih Al, sepertinya ada hal yang penting banget,,? "tanya Tari.


"Iya nih Ri,, oh ya sebelumnya Aku mau minta maaf atas kejadian dulu waktu kita terahir bertemu, maaf kan Aku ya Ri,, "

__ADS_1


"Oh yang itu,, sudah jangan di bahas,, Aku sudah lupakan kok, ya walaupun dulu Aku sempat kesal sama kamu Al, tapi kita dah sahabatan lama dan Aku masih sayang sama kamu, jadi aku sudah melupakanya, itu jangan di bahas lagi aja yah,, "Aku pun tersenyum senang.


"Trus lanjutin ada apa hemmm,,, "


"Aku sedang butuh uang banyak Ri, dan Aku butuh bantuan kamu, kira kira kamu atau kaka kamu masih butuh gambar rumah ngga yah,, "Tari sambil berfikir.


"Kamu butuh berapa banyak uang memangnya sih Al,,?"


"1m Ri,,, "jawabku langsung.


"Gila itu uang ngga dikit loh,, kamu butuh uang banyak seperti itu dan ingin cepat, susah loh Al,, "Aku pun mengangguk.


"Kalau kakaku ngga tau deh Al masih butuh ngga, tapi kemungkinan udah ngga, soalnya dia sudah mulai membangun proyek perumahanya,, "Aku pun langsung lemas mendengarnya.


"Butuh banget yah Al uangnya,, "Aku pun mengangguk.


Lalu pelayan pun datang, dan kita menikmati minuman yang kita pesan, saat ku lihat jam sudah pukul 8 malam, rasanya Aku sudah ingin pulang karena sudah kangen ingin bertemu dengan Nana juga dede Alana.


"Al,, Aku bisa bantu kamu tapi dengan satu syarat,kalau kamu setuju dengan syaratku ini akan Aku kasih uang 1m untukmu tanpa kamu pinjam, "


"Apa saratnya, asalkan kamu mau membantuku akan ku lakukan syaratmu itu,, "Aku rasanya semangat sekali saat mendengar Tari akan membantuku.


"Sangat mudah kok Al,,, Aku hanya ingin selama 24 jam kamu menemaniku di rumahku. tapi,,,,hanya berdua Aku dan kamu,karena Aku ingin bercinta denganmu secara puas dan tidak ada yang mengganggu,"


Besok lagi,, maaf kalau ada typo.

__ADS_1


Jangan lupa untuk like, komen dan vote trimakasih...


__ADS_2