Aku Bukan Pebinor

Aku Bukan Pebinor
Vian Datang Ke Jogja Lagi.


__ADS_3

Alana di dalam kamar hanya diam,dan belum mau keluar dari tadi siang,Alana sebenarnya kesal dan marah pada Vian,tapi Alana juga sangat mencintainya.


Tokkk,,,,Tokk,,,


"Adek,,,,ayo kita makan malam sayang,,"Bunda memanggil Alana untuk makan malam.


"Iya Bunda,,"sebenarnya Alana malas untuk makan malam,tapi perutnya sudah merasa lapar juga.


Dan Alana juga bingung mau bersikap pada Vian nantinya.Lalu Alana dengan berjalan pelan pun keluar dari kamar.


"Adek ayo makan dulu,kalau nanti masih pusing minum obat yah,,"


"Adek tinggal lemasnya aja kok Bun,,ngga usah minum obat"


"Ya udah kalau gitu kita makan yuk,,"


Lalu Bunda dan Alana pun menuju meja makan.saat sampai di meja makan,Alana melihat ke arah kamar yang di tiduri Vian,karena Vian belum ada di meja makan.


"Adek,,ayo duduk,,"kata Bunda.


"Adek cari siapa,,cari Vian,,?"tanya Ayah,Alana mengangguk pelan.


"Vian tadi sore sudah pulang ke kota,dan kata Vian mau menelfon Adek,apa Vian belum menelfon,,"Ana langsung kaget dan sambil menggelengkan kepala.


"Mungkin lupa atau belum sampai rumah ,"kata Bunda.


"Ya udah ayo makan,ini sudah malam,,"kata Bunda lagi.


Alana langsung tidak ada naf*su makan lagi,dan rasa makanan pun jadi hambar.


Selesai makan Alana masuk ke kamar,di kamar Alana pun menangis,Alana merasa bersalah karena Alana berfikir Vian pulang gara gara marah sama dirinya.

__ADS_1


Alana melihat ke hpnya,dan tidak ada sama sekali pesan masuk atau telfon masuk dari Vian,Alana melihat ke profil Vian dan ternyata terlihat terahir aktif setengah jam yang lalu.


Alana rasanya ingin sekali menelfon Vian ,tapi Alana takut kalau Vian masih marah padanya dan tidak mau menganggkat telfon darinya.dan ahirnya Alana hanya bisa menunggu Vian yang menelfonya duluan.


Hari pun berlalu,sudah dua hari ini Vian sama sekali ngga ada kabar,Alana selalu mengurung diri dan tidak mau berangkat kuliah,Ayah dan Bunda sampai bingung.dan ahirnya Alana pun jatuh sakit.karena tidak mau makan dan hanya mengurung diri di kamar.


"Adek ,,kita ke dokter yuk,,"Alana hanya menggelengkan kepalanya.


"Badan Adek panas ,,"kata Bunda sambil memegang keningnya.


"Adek kenapa sih,,cerita sama Bunda,apa lagi berantem sama Vian atau ada masalah di kampus,cerita sayang siapa tau Bunda bisa bantu,,"


"Ngga ada apa apa Bun,,Adek hanya pusing aja kok,,"


"Tapi badan Adek panas,,"


"Adek kenapa Bun,,?"tanya Ayah yang masuk ke dalam kamar Ana.


"Adek sakit Yah,,badanya panas dan ngga mau makan ,,"Ayah langsung memegang kening Ana.


"Adek ngga mau Yah,Adek ngga apa apa kok,,"


"Adek ,,badan Adek panas loh,ini ngga bisa di biarkan,,"kata Ayah .


"Bun,,ganti baju Adek,Ayah siapkan mobil dulu,,"Ayah pun keluar dari kamar Ana dan menuju ke garasi.


Alana ahirnya di bawa ke rumah sakit,dan sampai di rumah sakit Alana di periksa Dokter,dan hasilnya ternyata gejala Tipus.


Alana ahirnya di rawat inap,Ayah dan Bunda ahirnya menginap di rumah sakit.


Sedangkan Vian di kota sibuk dengan bolak balik ke rumah sakit ,Kuliah dan juga kantor,sampai ngga ingat sedang ada masalah dengan Alana.

__ADS_1


Saat Ini Vian akan menginap di rumah sakit untuk bergantian dengan Vino,dan kalau siang Mamih yang menjaganya.Papih menjemput Mamihnya untuk pulang,saat Papih akan pulang Hpnya berbunyi tanda panggilan dan ternyata dari Ayah,menanyakan kaber Ibu Papih dan juga mengabari kalau Alana juga sedang di rawat.


"Ian,,Ana sedang di rawat di rumah sakit juga,apa Vian tau,,"Vian langsung kaget.


"Apa Pih,,Ana sakit dan di rawat,,?"Papih pun mengangguk.


"Ya udah Papi sama Mamih pulang yah,jagain nenek,,"


"Iya Pih,,hati hati di jalan,,"


Papih dan Mamih pun pulang,sedang Vian menemani Neneknya di rumah sakit.


Vian malam ini tidak bisa tidur,rasanya gelisah dan kepikiran tentang Alana terus,,Vian memaki diri sendiri,mengapa bisa lupa kalau ada masalah dengan Alana,harusnya minta maaf secepatnya karena kesalahanya,tapi ini malah hampir tiga hari ngga mengabarinya,fikir Vian pasti Ayah dan Bunda sudah bilang kalau Vian pulang karena neneknya yang sakit.


Hari ini Nenek sudah di perbolehkan pulang oleh Dokter, Vian dan Vano juga ikut menjemput bersama Papih mamihnya juga ada om dan tante,adik dari papih.


"Pih,,Mih,,Vian mau ke jogja yah ,mau jenguk Ana yang masih di rawat di rumah sakit,,"kata Vian saat sedang berkumpul di rumah nenek.


"Apa ngga cape sayang,,"Vian menggeleng.


"Ngga kok Mih,,"


"Ya sudah sanah,,pergilah,"


"Makasih Pih,,"Vian lalu berpamitan pada semuanya,dam Vian menuju rumah dulu untuk mengambil baju dan yang lainya.


Pukul 4 sore Vian sudah sampai di bandara kota Jogja,Vian langsung naik taxsi dan akan menuju rumah sakit,Ayah sudah mengirim alamat rumah sakitnya,tadi saat masih di rumah Vian menelfon Ayah untuk meminta alamat rumah sakit.


Sampai di rumah sakit,Vian menuju kamar rawat Ana,dan saat membuka pintu Vian kaget melihat Ana.


"Maaf,,menggangu,,"dan Vian langsung menutup pintu rawat Ana lagi.

__ADS_1


**Aduhhh,,Vian kenapa minta maaf dan langsung pergi yah,,,


Jangan lupa like,komen dan votenya,trimakasihhh**...


__ADS_2