
Saat makan Malam Ana sudah pulang, sudah di jemput Vian untuk pulang ke apartemennya. dan sekarang yang makan malam bertiga, soalnya Sifa udah tidur di kamar.
"Yang Mas mau itu dong tolong ambilkan,, "
"Mau apa Mas,, "
"Itu apa sih Mas lupa namanya, "sambil tangan Abang menujuk.
"Bergedel,,? "kata Intan yang menjawab.
"Mas mau bergedel,, ?"kata Ayu
"Iya,,, "Jawan Abang dengan pelan.
Ayu lalu mengambilkan bergedel buat Abang, dan mereka makan bersama. Saat Ayu makan tinggal dikit Ayu merasa mual dan langsung berlari ke westafel untuk muntah.
Abang yang kakinya sakit sampai tidak merasakan sakit saat berjalan mendekati Ayu untuk membantu memijit lehernya. Intan yang melihat Abang begitu perhatianya kepada Ayu hanya bisa melihatnya .
"Andai suamiku sebaik Mas Kiki, pasti hidupku juga akan sangat bahagia,, apa masih ada kebahagiaan untuku Tuhan,, "kata Intan dalam hati.
"Mas,, Ayu lemas,, "sambil Abang mengusap keringat di wajah Ayu.
"Mas antar ke kamar yuk,, "sambil Abang berjalanya sedikit kesakitan.
Sampai di kamar Ayu tiduran, dan Abang akan mengambilkan makan buat Ayu.
"Ayu ngga mau makan Mas, perutnya ngga enak, Ayu mau su*su aja yah,, "
"Ya udah Mas bikinin dulu yah,, "Abang lalu keluar dari kamar dan menuju dapur.
Intan di dapur sedang mencuci piring.
"Mas mau bikin apa,,? "tanya Intan pada Abang.
__ADS_1
"Ayu pengin su*su,saya mau buatkan dulu, "
"Biar saya aja Mas yang bikinkan, Mas duduk aja,, kaki Mas kan lagi sakit, pasti tidak kuat berdiri lama,, "
"Ngga usah, biar saya aja, saya ngga mau merepotkan,, "
"Ngga kok Mas, saya ngga merasa repot,, Mas duduk aja yah,, "sambil mengambil tempat su *su di tangan Abang.
Abang pun ahirnya duduk, memang benar kakinya sakit kalau berdiri terlalu lama.
"Makasih yah Tan,, "saat Intan memberikan gelasnya.
"Iya Mas,, "Abang pun berjalan ke arah kamarnya, tapi Intan memanggilnya lagi.
"Mas,,, tunggu,, "kata Intan. Abang pun menengok.
"Maaf Intan jadi merepotkan karena tinggal di sini,tapi Intan janji ngga lama kok, Intan akan pulang ke jogja aja lusa,, "
"Apa rumah tangga kamu ngga bisa di perpaiki lagi, apa kamu ngga kasihan sama sifa kalau dia nanti kurang kasih sayang seorang Ayah,, "Intan menggelengkan kepalanya.
"Apa dia selalu kasar padamu,, "Intan hanya diam.
"Ya sudah,, ini sudah malam, istirahatlah, kasiahan Sifa sendirian di kamar,, "Intan hanya mengangguk.
Abang lalu masuk ke kamar dan memberikan
gelasnya pada Ayu.
"Di minum dulu, mumpung masih hangat, "Ayu mengangguk.
"Kok lama banget sih Mas bikinya,, "
"Tadi Mas ngobrol bentar sama Intan,, "
__ADS_1
"Nggapain Mas ngobrol sama Intan sih,, "
"Loh emang kenapa, kamu cemburu,, "sambil Abang tersenyum.
"Iihh,, apa sih Mas,, awas loh kalau Mas macam macam, Ayu potong itunya Mas,, "sambil menujuk ke celana Abang.
"Ihhh,, serem amat, tar kalau Mas ngga punya kamu gimana,, tar ngga enak loh,, "
"Bodo ah,, "sambil tiduran.
Abang lalu ikut tiduran dan memeluk Ayu.
"Mas sangat mencintaimu, ngga mungkin Mas bisa gampang pindah ke lain hati,, "sambil mencium kening Ayu. Ayu langsung membalikan badanya lalu tersenyum dan ikut memeluk Abang dengan kencangnya.
Esok harinya saat jam makan siang Abang langsung menuju ke kantor di mana Bintang bekerja. sampai di sana Abang menelfon Bintang, tadinya Bintang tidak mau bertemu Abang, tapi saat Abang bilang tau di mana Intan dan Sifa ,Bintang langsung menyetujui untuk bertemu.
"Katakan di mana Intan dan anaku,, Aku ngga mau buang buang waktu bicara dengan kamu, "kata Bintang. saat ini Abang dan Bintang sedang duduk di kantin kantor tempat Bintang bekerja.
"Santai saja ngga usah terlalu buru buru dan emosi gitu,, Aku akan katakan di mana Anak dan istrimu berada, tapi izinkan Aku membantu hubungan kalian agar kalian tidak ada yang saling menyakiti, kasihan sifa masih kecil, dan butuh kalian, "
"Jangan sok peduli kamu, bukanya kamu pacar Intan,, "Abang menggeleng.
"Bukan,, saya sudah punya istri dan istri saya teman Intan,, "
"Siapa istrimu itu,,? karena teman Intan Aku banyak yang mengenalnya,, "
"Nama istriku adalah Ayu,, "
"Oh Ayu si cupu itu,, ngga nyangka si cupu laku juga yah,, "
"Terserah kamu bilang istriku cupu atau apa, Aku ngga peduli, karena bagiku istriku itu sangat cantik,, "Bintang tertawa saat mendengar Abang berkata Ayu katanya cantik.
"Begini,, kita sekarang mengobrol antar laki laki saja, biar enak,gimana,,"Bintang mengangguk.
__ADS_1
"Kenapa kamu sampai menelantarkan anak dan istrimu, apa kamu ngga kasihan pada mereka, anakmu masih terlalu kecil dan dia butuh perlindungan dari kamu,, tapi kamu justru bersenang senang dengan wanita lain, dan tidak memperdulikanya,, "
Jangan lupa untuk like, komen dan votenya trimakasih...