Aku Bukan Pebinor

Aku Bukan Pebinor
Nana Blokir No Anton


__ADS_3

Aku lalu mengangkatnya dan menyalakan sepeker di Hpku.


"Hallo Ton,, "kataku.


"Halo Al,, kamu tadi habis ketemu temenku,dan bareng Nana juga yah! , harusnya kamu tuh kalau mau pergi ngga usah ajak Nana lah,, ini yang Aku ngga mau dengar banyak orang atau temanku tau Aku sama istriku berpisah, Aku dan Nana kan berpisah hanya sementara, dan nanti juga kita akan bersatu kembali, jadi jangan sampai orang tau kalau Nana tuh sudah berpisah denganku,,apa lagi kalau sampai Ibuku tau,,, bisa jadi masalah tau ngga,, "Aku hanya diam.


"Kamu dengar kan Al apa yang Aku omongin,, dan ingat jangan bawa Nana pergi atau keluar dari rumah,, "


"Iya,, Aku ngerti,,, "Nana pun menangis dan tadi sebelum Aku angkat telon dar Anton,Aku bilang pada Nana untuk tidak ikut bicara, cukup mendengarkan saja apa yang Anton katakan.


"Ingat ya Al,, kalian menikah hanya sementara sampai anak yang Nana kandung lahir, setelah itu Nana akan kembali padaku,,, "dan Anton pun mematikan telfonya.


Seketika rasanya Aku sangat marah, saat mendengar kata Anton, yang setelah Anak lahir Nana akan kembali padanya..


Brakkkk...


Hpku Aku banting sampai hancur, dan Nana yang kaget langsung berteriak.


"Aaaaaa,,,, "Aku langsung melihat ke arah Nana.


"Maaf Mas hilaf,,,"sambil Aku memeluknya..


"Nana Minta maaf Mas,,, Nana yang salah,, "sambil masih menangis dan gemetar dalam pelukanku.


"Ngga,, Bunda ngga salah,, sudah jangan menangis,, kasian dede,, "sambil ku usap air matanya.


Setelah Nana tenang, Aku mau ke luar untuk beli makanan, karana hpku hancur dan kita belum makan.


"Mas mau beli makanan dulu di luar,, Bunda pengin makan pakai apa hem,, "

__ADS_1


"Nana pengin gado gado ya Mas,, pedasnya sedang dan sama bakwan jagung,, "Aku pun mengangguk dan pergi menggunakan motor.


**Nana


Saat Mas Al pergi Aku mengambil hpku di kamar, dan Aku menekan no telfon yang tertulis Suamiku. (Anton)


"Hallo Sayang,, tumben sayang telfon,,"kata Mas Anton berkata.


"Tadi Mas Anton telfon Mas Al?, kenapa Mas Anton berkata seperti itu sama Mas Al,? "


"Emangnya Ali ngomong apa ke kamu sayang,,? "


"Mas Al ngga ngomong apa apa sama Nana, tapi Nana dengar obrolan Mas Anton dengan Mas Al, karena saat Mas Anton telfon hp Mas Al di sepeker, karena saat itu Mas Al sedang menggambar,, "Aku sedikit berbohong.


"Mas hanya menegurnya sayang,, biar tidak banyak orang yang tau kalau kita bercerai, karena nanti saat Nana sudah melahirkan kita akan bersama lagi,, "


"Sayang,,, jangan seperti itu, Mas minta maaf yah, jangan larang Mas untuk telfon sayang,, Mas mohon..., "


"Kalau mau minta maaf sama Mas Al, jangan sama Nana, "Aku pun mematikan telfon Mas Anton tanpa pamit. dan Aku blokir nonya dari hpku.


Aku tadi melihat Mas Al yang sepertinya sangat tertekan dan sangat emosi, karena ada Aku dan Aku sedang hamil Mas Al langsung bisa mengontrol emosinya, Aku menuju ruang tv dan membereskan hp Mas Al yang sudah ancur menjadi dua bagian. Semuanya gara gara Aku, coba Aku tidak maksa untuk ikut pasti kejadianya tidak akan seperti ini, Mas Al akan dapatkan uang banyak dari hasil gambar rumahnya dan tidak terkena teguran dari Mas Anton.


Ya Tuhan,, rasanya Aku sangat bersalah, melihat wajah Mas Al yang sedih sungguh membuatku sakit dan sedih.


Aku mendengar suara motor, dan Aku menuju pintu, karena suara motor itu adalah suara motor Mas Al. Aku membuka pintu dan Mas Al sudah turun dari motor sambil menenteng kantong keresek. Aku menyambutnya dengan tersenyum.


"Dapet Mas gado gadonya,,? "tanyaku sambil kita masuk ke dalam. dan Aku memeluk tangan Mas Al yang satunya.


"Dapat dong,,, bawan jagungnya Mas beli 4 Bun,, soalnya tadi saat Mas lihat sepertinya enak,, "Kita pun sudah sampai meja makan, Aku mengambil piring untuk tempat gado gadonya. Mas Al beli gado gado dua porsi, katanya Mas Al juga pengin.

__ADS_1


"Kiki di beliin apa Mas,,,? "


"Mas belikan sop daging,, "Aku pun mengangguk.


Karena Kiki sedang tidur, jadi Aku dan Mas Al makan berdua.


"Gimana enak ngga Bun,,? "tanya Mas Al.


"Enak Mas,, pedasnya pas,, dan bawan jagungnya benar kata Mas enak,, "


Setelah selesai makan kita masuk kamar, dan di kamar kita duduk, di sofa, tapi sebelumnya Aku ganti baju dulu, karena sofa di kamar hanya sofa yang cukup buat satu orang jadinya Aku duduk di pangkuan Mas Al.


"Mas,, "kataku sambil kepalaku bersandar pada dada Mas Al.


"Hemmm,,, "jawab Mas Al sambil mengusap perutku.


"Mas Al ngga beli Hp,, ?"


"Buat apa,, biarin lah Mas pengin tenang dulu, besok gampang beli pas pulang kantor,, "


"Trus besok berarti Nana ngga bisa telfon Mas dong,, "sambil memanyunkan bibirku.


"Nanti Mas yang telfon pake telfon kantor,, udah jangan di manyunin itu bibir, nanti Mas gigit loh,,, "


"Jangan gigit,,, Nana penginya di cium,, "Mas Al pun tersenyum**.


**Besok lagi...


Jangan lupa untuk like, komen dan vote, trimakasih**...

__ADS_1


__ADS_2