
Setelah Ana melepaskan pelukanya,Vian menyuruh untuk meniup lilin dan memotong kue nya.
"Tiup dulu lilinya sayang,setelah itu baru potong kuenya,,"kata Vian.
"Iya Kak,,"Vian pun menyalakan lilinya,setelah itu Ana meniupnya.
"Selamat ulang tahun ya sayang,semoga panjang umur,selalu sehat dan kamu bisa lebih dewasa lagi,juga selalu sayang sama Kaka,,"
"Amin,,makasih ya kak atas kejutanya,Ana sangat suka,,"
Lalu Alana memotong kuenya,dan mengambil potongan kecil untuk di suapkan pada Vian.
"Kita kapan ke pantainya Kak,,?"
"Nanti sorean aja yah,sekarang masih panas,kita di sini aja dulu ,Kaka ingin berdua dengan Ana,rasanya sebulan ngga ketemu kaka kangen banget,,"sambil menarik badan Ana agar duduk di pangkuan Vian.
"Ana kangen ngga,,?"tanya Vian.
"Kangen sih,tapi,,,"
"Tapi kenapa hemmm,,,"sambil memegang dagu Ana agar menghadapnya.
"Ka,,kangenya tapii,,cuman dikit,"
"Kok bisa sedikit sih kangenya,,?"
"Ya kan kita tiap hari kirim pesan dan juga vcan,ya jadi ngga kangen banget,,"
"Tapi kalau Kaka ngga puas kalau cuman bicara di hp dan vcan doang,,kaka penginya kaya gini terus,kita bisa bertemu dan saling peluk tiap hari,,"
"Hemm,,maunya Kaka itu mah,"
"Sayang,,Kaka punya hadiah buat kamu,,tapi tutup mata kamu dulu yah,,"
"Kenapa harus tutup mata sih Kakk,,"
"Udah nurut yah,,"lalu Vian menyuruh Ana berdiri dan sambil memejamkan matanya.
__ADS_1
Vian pun berdiri di depan Ana sambil mengambil kado buat Ana dari kantongnya.
"Buka matanya dengan pelan,,"kata Vian sambil membuka kotak kecil .
Saat mata Ana terbuka ,Ana pun kaget dengan hadiah yang Vian berikan padanya.
"Kakk,,,ini,,"
"Iya ini hadiah ulang tahun buat Ana,,suka,,?"Ana langsung mengangguk,Vian pun memberikan sebuah cincin berlian yang sangat bagus dan cantik,soal harga pastinya mahal.
Lalu Alvin memasangkan ke jari Ana,dan sangat pas di jari Ana.
"Kok Kaka tau ukuran jari Ana,,ini sangat cantik kak,,"
"Mamih yang memberi tau ukuran jari kamu,dan kata Mamih bertanya sama Bunda ,"
"Oh pantas beberapa hari yang lalu Bunda mengukur jari Ana Kak,rupanya untuk ini,,"
Vian menganggkuk.
"Makasih ya kak,,,"
sambil menujuk ke bibir.
"Apaan sih Kak,"jawab Alana yang malu.
Vian langsung menggendong Ana menuju kasur.
"Kaka,,turunin,,nanti Ana jatuh ,,"
"Makanya diam biar ngga jatuh,,"karena Ana bergerak terus.
Sampai di kasur Ana langsung di jatuhkan di kasur.
"Aww,,sakit Kak,,"teriak Ana karena Vian sedikit melemparnya.sedang Vian tersenyum melihat Ana yang cemberut.
Vian langsung menarik dagu Ana dan mencium bibir Ana dengan sangat rakusnya,sampai sampai Ana kualahan.
__ADS_1
"Eeemm.,,,,,"kata Alana yang sudah merasa pasokan nafasnya sudah menipis.
Vian lalu melepaskan ciumanya,dan.menidurkan Ana.Setelah itu di tindihnya bada Ana oleh Vian.
"Kak,,,beratt,,"kata Ana,lalu Vian pun membaliknya,dan Vian sekarang yang ada di bawah,Vian langsung memeluk pinggang Ana biar tetap ada di atas badanya.
"Kita menikah aja Na,,"sambil mengusap pipi Ana.
"Kak kita masih 19 tahun loh,,masih terlalu muda untuk menjalankan rumah tangga,,"
"Apa kamu ngga mau menikah dengan Kaka,,?"
"Kak,,bukan masalah mau ngga mau,Ana mau tapi tunggu umur kita dewasa dulu,setidaknya 22 atau 23 gitu,,"
"Tapi kaka ngga bisa Na,,Kaka pengin memilikimu seutuhnya,,"
"Kaka ke Ana cinta apa cuman na*/fsu aja sih,kenapa yang ada di fikiran kaka selalu mesum terus,,?"sambil mata Ana sudah melotot dan bicaranya sedikit jurek.Vian hanya tersenyum,lalu menghulingkan badan Ana kesamping dan sekarang mereka saling hadap sambil tiduran miring.
"Mau jawab jujur apa bohong,,?"
"Jujur lah,,"sambil menatap tajam.
"Kaka Na**fsu saat melihat kamu,badan kamu sungguh menggoda,,,"sambil alisnya di naik turunkan ke atas dan ke bawah.
"Kakaaa,,,,"sambil bangun dari tiduranya Ana langsung memukuli dada Vian dengan kencangnya.
Vian ketawa dengan kencangnya melihat Ana yang marah.
"Kaka becana sayanggg, udah udahhh,,"sambil memegang tangan Ana yang terus memukulinya.
"Kaka cinta banget sama kamu Na,kenapa Kaka selalu mengajak kamu nikah karena Kaka takut kamu akan di ambil orang,karena kita LDR an dan kamu temanya banyaknya cowo,takutnya hati kamu goyah,dan kenapa kalau kaka ketemu selalu mesum karena Kaka pria normal lah,,"sambil memeluk Ana.
"Bohong,,,"kata Ana.
"Serius,,kalau mau bukti belah saja dada Kaka pasti di dalamnya cuman ada nama kamu,,"
"Kalau kaka di belah mati dong,,nanti kalau kaka mati Ana bisa cari cowo lain dong,,"sambil tersenyum.
__ADS_1
"Enak aja,,ngga ada yah kaya gitu,,berani selingkuh dari kaka,awas aja ,,,"sambil menindih badan Ana lagi sambil di ciuminya bibir Ana dengan rakus lagi.
Jangan lupa like,komen dan votenya,trimakasihhh...