Aku Bukan Pebinor

Aku Bukan Pebinor
Najwa Keguguran


__ADS_3

"Oommm,,,Om Dodo,,"Teriak Ari anak Ayu dan Abang Kiki.


Dodo lalu menengok ke arah suara yang memanggilnya.dan ternyata Ari bersama orang tuanya juga adiknya.


"Ari,,,"Dodo langsung menggendongnya.


"Kak,,"Dodo lalu menyalimi Ayu dan Abang.


"Kamu sama siapa Dek?"tanya Ayu ke Dodo dan mata Ayu ke Najwa juga.


"Ini temen Dodo kak,Namanya Najwa,,Najwa ini kakaku dan ini suaminya,"mereka pun bersalaman.Ayu dan Najwa saling lempar senyum.


"Ari udah ayo turun,kasihan om ,kamu kan dah besar,,"kata Ayu Ari pun lalu turun dari gendongan Dodo.


"Kaka sudah selesai belanja apa baru datang,?"


"Kaka udah mau pulang,kaka ngga belanja, Kaka cuman tadi nemenin Abang bertemu teman,,"


"Kamu ngga kerja Dek,?"tanya Abang.


"Lagi libur Bang,, besok sudah kerja lagi,,"


"Masih ikut suami Ai,,"


"Masi Bang,,"


"Ya udah ya Dek,kita pulang dulu,ini Lala udah ngantuk,,besok kapan kapan ajak Najwa main ke rumah yah,,"Dodo mengangguk sambil melihat ke Najwa.

__ADS_1


"Ya udah kita pergi dulu yah,,Najwa kita pergi dulu yah,,"


"Iya Kak,,"Sambil Najwa tersenyum.


Ari juga salim pada Dodo dan Najwa,setelah itu Ayu dan Abang pergi dan akan pulang.


"Ayo kita masuk,,"Ajak Dodo pada Najwa.


"Iya Mas,,"keduanya berjalan beriringan menuju ke supermaket.


"Mas pasti seneng yah punya sodara banyak,?"


"Iya seneng,emang kamu berapa bersodara,?"


"Najwa anak tunggal Mas,,"


Keduanya Masuk ke dalam,lalu menuju tukang prabot,Najwa yang memilih semuanya,karena Najwa hanya membeli yang penting penting saja dan harganya juga tidak mahal.


Dodo hanya mengikutinya saja,karena tidak tau tentang kebutuhan rumah tangga.


Saat sedang memilih,tiba tiba ada yang menabrak Najwa,dan Najwa yang tidak seimbang langsung jatuh dan yang menabrak adalah dua anak kecil sekitar umur 8 tahunan.


"Awww,,,aduh sakit,,"Dodo langsung mendekati Najwa yang sudah duduk di bawah.


"Mana yang sakit,,?"Dodo langsung cemas melihat Najwa yang kesakitan.


"Perut Najwa Mass,,sakittt,,"Dan ada darah yang mengalir di kakinya.

__ADS_1


"Ya Tuhan Darah,,,"Dodo langsung mengangkat Najwa saat melihat darah di kakinya.


Dodo berjalan sangat cepat,sedang Najwa masih meringis kesakitan dengan darah terus mengalir.


"Aawww,,,sakittt,,,Mas sakitt,,,"kata Najwa.


Dodo langsung menidurkan Najwa di bangku belakang,setelah itu Dodo membawanya.ke rumah sakit,Dodo membawa mobilnya cukup cepat.


Sampai di rumah sakit,Dodo memanggil suster,wajah Najwa terlihat pucat dan lemas karena menahan sakit.


Suster mendorong bangkar menuju UGD setelah Najwa di tidurkan.


"Mass,,sakit Mass,,,"Najwa menggenggam tangan Dodo.


"Iya,,kamu harus kuat yah,"


Lalu Dokter pun masuk dan mulai memeriksa Najwa.Najwa masih merasakan kesakitan.


"Panggil suaminya untuk masuk,,"kata Dokter pada suster.suster lalu keluar.


"Pak Dokter mau bicara ,silakan masuk,"kata suster pada Dodo.


"Iya Sus,,"keduanya masuk ke dalam.


"Pak begini ,,kandungan isti bapa mengalami pendarahan,dan kandunganya ngga kuat,calon anak bapa keguguran,,maaf kami tidak bosa menyelamatkanya,,"Dodo melihat ke arah Najwa yang menangis.Dodo tidak protes saat Dokter mengira kalau Najwa adalah istrinya,karena Dodo yang melihat Najwa kesakitan sangat kasihan sampai ikut merasakan sakitnya.


"Iya Dok,tolong lakukan yang terbaik ,kasihan dia,,"kata Dodo dengan.pelan.

__ADS_1


Jangan lupa like,komen dan votenya,trimaksaih..


__ADS_2