Aku Bukan Pebinor

Aku Bukan Pebinor
Mas Anton Telfon


__ADS_3

Aku menarik tangan Nana,sampai Nana jatuh di atas tubuhku. Wajah kita sekarang sangat dekat dan mata kita pun bertemu, Aku melihatnya yang seperti malu.


"Kenapa hemmm,, Apa masih sakit, ?"tanyaku. Dan Nana menundukan mukanya,Ku Angkat dagunya agar tak menunduk.


"Apa Mas boleh minta lagi,? "ahirnya Nana pun menganggukan kepalanya pelan, sedang Aku langsung tersenyum.


Aku merubah posisi, sekarang Nana yang ada di bawahku,Aku melihat Nana yang memejamkan matanya.


Aku cium keningnya cukup lama, dan turun ke pipi kanan dan pipi kirinya. Aku menempelkan bibirku kebibir Nana, karena Nana hanya diam Aku pun menggunakan lidahku untuk menerobos masuk ke dalam mulut Nana, Nana pun membukak mulutnya, dan langsung Aku melum*atnya dengan rakus.


Ahirnya Nana pun membalas ciumanku, tanganya berlahan di kalungkan ke leherku. Rasanya bibir Nana seperti candu, Aku rasanya tidak ingin melepas ciuman ini, Tapi sepertinya Nana sudah kehabisan nafasnya.


Lalu Aku bangun dari atas badan Nana.


"Buka matanya,, Mas ingin Nana tidak memejamkan mata, agar Nana lihat di sini Mas Al bukan orang lain,"kataku sambil mengecup mata kanan dan kirinya.


Nana pun membuka matanya, dan Aku langsung tersenyum. Berlahan Aku mengangkat baju Nana sampai terlepas. sekarang hanya memakai dalaman saja.


Aku pun melepaskan kaos dan juga celanaku.Aku sekarang hanya memakai bokser saja. Nana membuang mukanya kesamping, sepertinya malu melihatku.


Lalu Aku mulai mencium dari keningnya dan langsung ke bibir,tanganku ngga tinggal diam, dan tanganku bermain di gunung kembarnya. Nana sampai mengeluarkan suara desahan dari mulutnya, yang membuatku makin bern*fsu.


"Eeeeemmm,,,, "Aku pun melepaskan ciumanku.


Lalu Mulutku turun ke gunung kembar,Tapi setelah ku melepaskan pembungkusnya, di sana mulutku pun langsung melahap dan menyedotnya, dan yang satunya Aku mainkan dengan tanganku.


"Massss,,, ooohhh,, "sambil menjambak rambutku, Nana sepertinya menikmatinya.


Setelah bergantian Aku memainkan gunung kembarnya, lalu Aku melepaskan celana boxserku. dan muncul lah Tom dengan sudah tegak berdiri. Nana langsung membulatkan matanya saat melihat Tom.


Tangan Nana Aku ambil dan langsung ku arahkan pada Tom.Tangan Nana sedikit kaku dan sedikit gemetar.


"Ngga usah tegang,,hemm.. pelan pelan seperti ini, "sambil tanganya Aku gerakan naik turun.


"Uuuhhh,, iyaaa,, enak Bunn,, teruss, "kataku sambil menikmati gerakan tangan Nana.

__ADS_1


Aku menuntun Nana untuk duduk, dan bersandar pada sandaran kasur.


"Bun,, Tom pengin di cium, "kataku. Nana sepertinya tidak mengerti karena hanya diam dan menatapku.Aku tersenyum dan mengarahkan Tom pada hidung Nana. setelah itu Aku gesek gesekan ke hidung dan turun ke bibirnya.


"Bun buka mulutnya, "sambil ku usap rambutnya. Nana menggelengkan kepalanya.


"Bentar aja,, di coba hemmm.. "kataku.


"Aaaapa,,, muat, "Aku langsung tersenyum.


"Makanya coba dulu, muat kok... "


Nana pun membuka mulutnya secara berlahan, Aku memasukanya juga secara berlahan.mulut Nana yang kecil pun sekarang penuh oleh Tom.


"Ooohhh,,, Bun enak banget,, "kataku setelah Tom ku ada di mulut Nana.


Aku gerakan Tom secara berlahan sambil gerakan keluar masuk, dan lidah Nana di dalam seperti menggelitik sehingga Aku menggeram ke enakan.


"Buunnn,,,, terusss, "sambil ku genggam rambut Nana .


"Udah,,, Bun, nanti malah keluar lagi, "kataku sambil melepaskan Tom dari mulutnya.


Aku menarik ****** ******** dan setelah terlepas, Aku menyuruh Nana untuk merangkak. setelah merangkak Aku melihat bokongnya yang putih mulus juga kencang. Aku langsung mengusapinya dan menciuminya. Sepertinya Nana merasa kegelian karena dia menggoyangkan bokongnya.


Ciumanku turun kebawah sampai di hutan yang sudah lembab,lidahku pun bermain di sana.


"Aaaahhhh,,,, Maasss,,, "suara Nana pun keluar.


Karena Tom yang sudah sangat tegang, ahirnya Aku pun memutuskan tidak berlama lama untuk tidak membuat Tom lama menunggu.


Aku langsung memposisikan Tom pada hutan terlarangnya yang sudah sangat basah.


"Aaaaaa,,,, Maass pelan,, sakittt, "kata Nana saat Tom masuk.


Lalu Aku pun dengan pelanya masuk kedalam dan sampai mentok. Aku diamkan sesaat agar Nana sedikit nyaman.

__ADS_1


Setelah itu Aku menggerakanya dengan tempi pelan, tapi lama lama Aku pun menambah kecepatanku.


"Aah,, aahh,, aahhh, "suara dari Nana.


Aku pun melepaskan dan untuk berganti gaya, Aku suruh Nana terlentang dan Aku langsung memasukan Tom, sedikit susah emang untuk Tom masuk karena kepunyaan Nana masih sangat sempit.


"Aaaaaa,,,,, "teriak Nana saat Tom sudah masuk.


Aku langsung bergerak dengan cepat karena Tom sudah ingin melakukan penembakan.


"Aaahh,, Aaahh,, Aaaaaaa,,,,, "Nana sambil menarik seprai.


"Oooohhhh,,,, "kataku.


Badanku Ambruk di atas basan Nana, dengan nafas yang masih naik turun belum setabil.Lalu Aku turun dari atas tubuh Nana dan merebahkan tubuhku di samping Nana. tidak lupa Aku menarik slimut untuk menutupi tubuh polos kita.


Tiba tiba terdengar suara hp yang berbunyi, dan saat ku lihat hp Nana yang berbunyi tanda panggilan masuk. Aku pun mengambilkan hpnyaNana, saat kulihat ternyata Anton(Suamiku💝) yang menelfon.


"Bun,,, Ini hpmu bunyi,, "kataku sambil memberikan hpnya. Nana pun mengambil dengan sedikit tak enak padaku tapi ahirnya Nana mengangkatnya. lalu duduk sambil bersandar pada sandaran kasur.


Lalu Aku pun langsung bangun dan masuk kamar mandi sambil membawa celanaku, kenapa Aku merasa tidak suka dan sesak di dadaku, melihat Anton menelfon Nana.


Setelah keluar dari kamar mandi Nana masih mengobrol,Aku memutuskan untuk keluar dari kamar untuk mengambil minum di dapur.


Setelah minum Aku juga mengisi gelas dengan air minum untuk Nana, saat masuk kamar Nana masih saja mengobrol.


Aku mendekat padanya dan Aku memberikan gelas untuk Nana minum. Nana pun meminumnya.


Aku naik ke atas kasur lagi, dan memejamkan mataku. tapi Aku tidak bisa tidur karena mendengar suara Nana .Aku langsung punya ide untuk Nana mengahiri telfon itu.


Aku mendekati Nana, dan ku tarik slimut yang menutupi badanya tapi Nana menahanya. Aku dan Nana ahirnya saling tarik.Tapi karena Aku menggunakan dua tangan jadi Aku yang menang. Aku langsung membuang slimut itu kelantai. Setelah itu Aku langsung menyerang gunung kembarnya, Tangan satunya Nana menghalangiku sambil mendorongku, tapi Aku langsung memegang tangannya.


Aku langsung menyerang gunung kembar itu dengan gemasnya, Aku sedot dan ku tarik dengan mulutku daging kecil yang berwarna coklat itu. Nana menggigit bibirnya agar tak mengeluarkan suaranya.


**Besok lagi yah,,, gimana yah kalau Anton mendengarkan suara aneh keluar dari mulut Nana.

__ADS_1


Jangan lupa like komen dan votenya ya kak,, trimakasih**...


__ADS_2