Aku Bukan Pebinor

Aku Bukan Pebinor
Akan Melahirkan


__ADS_3

Setelah Ibu pulang kita langsung menuju kamar untuk tidur, karena ini sudah malam. saat akan masuk kamar, Aku menyuruh Vina masuk dulu karena Aku mau mengambil air minum di dapur.


"Kenapa kok melamun,, ada apa hemm,, ?"tanyaku pada Vina saat Aku masuk kamar melihat Vina yang sedang duduk di atas kasur sambil melamun.


Vina hanya menggelengkan kepalanya,lalu Vina pun tersenyum. tapi sambil mengusap perutnya juga sambil meringis seperti menahan sakit.


"Vina hanya merasa sangat bahagia Mas,, sekarang Vina sudah ngga merasa takut lagi,, trimakasih atas semuanya ya Mas,, "lalu Vina menggenggam tanganku dan menciumnya.


"Jangan berterimakasih,, karena itu sudah tugas Mas sebagai suami untuk melindungi dan membahagiakan istrinya,,, "Lalu ku cium kening Vina.


"Kita tidur yuk,, sudah malam, "Vina pun bilang Ya,, lalu Aku membantu Vina untuk tiduran. Setelah itu Aku pun ikut tiduran di sampingnya. tapi Vina bergeraknya dengan sangat pelan seperti menahan sesuatu, tapi setiap Aku tanya dia selalu bilang ngga papa.


Hari ini Aku izin pulang cepat, karena Vina dalam minggu minggu ini sudah masuk HPL nya.


Aku selalu menemani Vina,, untuk makan pun Aku yang selalu mengambilkanya.


"Mas,,, Vina itu cuman perutnya yang besar, bukan orang sakit yang ngga bisa ambil makan sendiri,, biar Vina ambil sendiri aja yah,, "saat ini kita sedang di meja makan, dan sedang makan malam.


"Ngga papa biar Mas yang ambilkan, Mas suka kok mengerjakanya,, "jawabku sambil mengambilkan makanan ke piring Vina.


"Ini habiskan ya Sayang,, biar anak kita kenyang, dan nanti bobonya jadi ngga gerak terus,, "


"Tapi ini banyak banget Mas,,, Vina ngga bakal abisss,, "


"Kalau nanti ngga abis,biar buat Mas saja nanti Mas yang makan,, tenang aja ngga bakalan mubazir kok makananya,, "


Lalu kita pun makan dengan tenang. Selesai makan kita duduk di sofa depan tv, sambil mengobrol.


"Mas udah siapin nama belum buat dede,,? "Aku menganggkuk.


"Siapa namanya,, ?"tanyanya lagi.

__ADS_1


"Rahasia,, besok aja kalau dede sudah lahir, baru Mas kasih tau,, "


"Iihhh,,, Mas pelit amat sih,, "sambil memukul dadaku dengan tanganya. sedang Aku pun hanya tersenyum melihat tingkah Vina yang sedang ngambek.


"Mas,,, tidur yuk,, "


"Ayok,, Kamu harus banyak istirahat, agar saat nanti lahiran tenaganya fit,, "sambil ku bantu bangun.


Kita naik ke kasur, dan Aku memeluk Vina dengan sayang. sambil tanganku mengusap perutnya.


"Mas,, dede tumben anteng yah,, "Sambil mendongakan wajahnya ke atas.


"Dede kan sudah kenyang, jadi tidurnya jadi nyenyak,, "Jawabku sambil menatap mata Vina.


Lalu dengan pelan Aku mendekatkan bibirku ke bibir Vina, yang tadinya hanya menempel saja sekarang sudah menjadi kecapan dan lum*tan.Vina pun membalas ciumanku dan membuatku makin bersemngat.


Ini baru ciuman saja yang di bawah sudah merasa tegang ,, dan Lama lama ciumanku pun turun ke leher Vina, lalu ku jilati dan kuciumi lehernya. Sedang Vina memejamkan matanya dan kedua tanganya mencengkram bajuku.


"Kalau Mas mau,, lakukan lah Mas, "Sambil membuka matanya. dan tanganya mengusap pipiku. Aku pun tersenyum dan mengangguk.


Setelah mendapatkan lampu hijou dari Vina Aku pun langsung melepaskan daster Vina. dan sekarang Vina hanya memakai kain segitiga saja yang masih menempel di badanya, karena Vina ngga pakai pembungkus gunung kembarnya.


Gunung kembar Vina terlihat sangat besar dan keras, membuat mataku tak berkedip melihatnya.


Berlahan tanganku mengusapnya dan sedikit meremasnya,,Vina hanya memejamkan matanya dan Aku mendengar Vina sedikit melengkuh..


Lalu bibiku Aku dekatkan pada ujung daging yang kecilnya, sambil ku jilati, tapi tidak Aku sedot, karena Aku ingat Vina kemaren mengatakan air su*sunya sudah keluar, jadi Aku hanya menjilatinya saja, tanganku sambil mengusap usap perut Vina rasanya sungguh luar biasa.


Setelah puas bermain di gunung kembar, ciumanku turun ke perutnya, Aku ciumi perut Vina dengan sayang.


Lalu Aku menarik kain segi tiga yang menutupi bagian sensitif milik Vina, setelah terlepas badanku sudah bergetar dulu karena rasanya sudah ngga tahan..

__ADS_1


Aku pun mengusapnya dengan pelan sensitif Vina, dan Vina pun menggeliat. saat bibirku akan mendekati liang kenikmatan Vina, tiba tiba Vina mengaduh ke sakitan, Aku yang kaget langsung bertanya.


"Kenapa,, Mas belum apa apakan loh,, kok sakit,,, ?"tanyaku saat Vina masih meringis kesakitan.


"Perut Vina sakit Mass,,, aduhhhh,,, "sambil mengusap usap perutnya.


"Apa mungkin Vina mau lahiran yah,,"fikirku.


"Ya udah kita ke dokter aja yuk,, sepertinya kamu mau melahirkan,, "sambil Aku turun dari kasur dan mengambilkan baju untuk Vina lalu Aku memakaikanya.


"Maaf ya Mas,, sungguh perut Vina sakit,, "sepertinya Vina sangat menyesal.


"Ngga papa, ngga usah di fikirkan,"


Setelah Vina siap, Aku mengambil tas ransel yang sudah di siapkan Vina kemaren, Vina merasakan sakitnya lagi.jadi sakitnya kadang datang dan kadang pergi membuatku takut.


Aku tuntun untuk ke luar dari kamar, setelah itu Aku suruh duduk di sofa dulu,karena Aku akan memanggil Bi Atun.


Setelah Aku mengetuk kamar Bi Atun, Bi Atun pun bangun dan Aku bilang mau ke rumah sakit mengantar Vina yang akan lahiran.


Lalu Bi Atun membantu memasukan tas ransel ke dalam mobil, sedang Aku. menuntun Vina sampai masuk mobil, setelah siap semuanya Aku pun membawa mobilku ke rumah sakit.


Aku sengaja mengajak Bi Atun supaya Aku tidak takut dan agar ada yang membantuku. saat di mobil Aku baru merasakan kepalaku sedikit pusing, dan ternyata kepunyaanku masih berdiri dan tegang aja,, karena tadi gagal mau memadu kasihnya. Aku hanya memijiti keningku agar rasa sakit kepalaku sedikit berkurang.


Di bangku belakang Vina selalu di usap usapin pinggangnya oleh Bi Atun, karena sakitnya sekarang sudah pindah ke pinghulnya.


Sampai rumah sakit Aku langsung memanggil suster untuk membantuku. suster pun langsung membantu Vina dan membawanya ke ruang bersalin. Aku pun selalu menemani Vina.


Jangan lupa like komen dan votenya..


Kalau kaka kaka ada yang berkenan membantuku untuk membuatkan nama anaknya Anton dan Vina, Aku sangat senang.. mohon bantuanya... trimakasih..

__ADS_1


__ADS_2