
Hari ini Abang dan Ayu di temani Bunda dan Ana menuju butik. waktu kemarin sedang memilih baju pengantin untuk Ana, Bunda juga memesan baju buat Ayu juga, jadi hari ini Ayu mau mencoba gaunya pas atau tidak di badan.
Sampai di butik Ayu langsung mencoba memakai bajunya, dan Ayu terlihat sangat cantik, Abang sampai tersenyum senang melihat Ayu yang terlihat sangat cantik.
"Gimana Bang,, baju yang Bunda pilihkan cocok ngga di pakai Ayu,,? "tanya Bunda.
"Sangat cocok Bun,Istri Abang jadi sangat cantik,, "Semuanya tersenyum mendengar perkataan Abang, sedang Ayu tersenyum malu. Setelah dilihat pas, Ayu melepaskan lagi bajunya.
Setelah dari butik, mereka berempat lalu pergi ke Mall untuk makan siang. saat sedang menunggu makanan, ada yang mendekati meja mereka.
"Abang iki,, Bunda,, Ana,, "seorang gadis cantik yang memanggil mereka.
"Kak Diah,, "Kata Ana sambil bangun dari duduknya dan langsung memeluk Diah.
Diah adalah teman Abang dari SMP dan SMA, sedang kuliah Diah di luar negri dan membuat Abang dan Diah jadi jarang komunikasi lagi.
"Kak Diah,, ayo duduk ,,"kata Ana lagi. dan Diah duduk di samping Bunda.
"Bunda,,, Bunda apa kabar,,? "tanya Diah.
"Bunda sehat, kalau Diah gimana kabarnya,, lama yah kita ngga ketemu,,"
"Sukur,, Diah seneng deh ketemu lagi sama Bunda, Diah juga sehat,, Diah baru semalam sampai jogja tante, jadi belum pergi kemana mana, niatnya Diah juga ingin ke rumah Bunda,, "Sambil melirik ke Abang, sedang Abang biasa aja, tapi Ayu dari tadi melihat ke arah Diah terus karena Diah dalam hati Ayu sangat cantik.
"Abang gimana kabarnya,, "
"Ya seperti kamu lihat,, "
"Iihh,, Abang ini masuh sama nyebelin dan jutek sih ,,"
"Ini siapa,, "menujuk ke Ayu, sedang Ayu tersenyum ramah.
"Itu Kak Ayu Ka,, istri Abang,, "
__ADS_1
"Apa,, Diah ngga salah dengar ,Dia istri Abang,,? "Ana mengangguk, lalu Diah melihat ke arah Abang.
"Apa yang di katakan Ana benar Bun,, Bang,? "sambil melihat ke arah Bunda dan Abang.
Bunda dan Abang dengan kompak menjawab Iya sambil mengangguk.
"Wahhh,, ngga nyangka si julukan jones sudah menikah,, hai Aku Diah teman Abang waktu sekolah,, "sambil menjulurkan tanganya ke pada Ayu.
"Aku Ayu, salam kenal,, "
Lalu majanan pun datang, dan mereka makan bersama, sedang Diah yang memang sudah makan hanya memesan jus aja, mereka makan sambil mengobrol.
"Yu,, kok bisa Abang nikahin kamu, dia kan takut perempuan,, "Abang melototkan matanya pada Diah.
"Masa sih,, "
"Iya,, Abang itu terkenalnya takut perempuan, karena ngga pernah mau berteman dengan perempuan,apa lagi pacaran.teman perempuanya cuman Diah doang itu juga karena Diah yang selalu deketin Abang terus,"Ayu tersenyum sambil melihat ke Abang.
"Udah jangan dengerin dia, makan yang bener, "sambil menyuapi makanan pada Ayu, Ayu hanya mengangguk.
"Kenapa emangnya,,? "
"Satu minggu lagi Ana mau menikah, kak Diah datang yah kalau masih di jogja,, "
"Apa,, kaka ngga salah denger,,? "
"Ngga Kak,, Ana memang mau menikah,, "
"Ya Tuhan Ana bukanya kamu masih terlalu kecil untuk menikah,, apa kamu hamil duluan,,?"
"Iya ngga lah kak, emang Ana mau menikah muda kok,,"Diah hanya menganggukan kepala.Dan bilang akan datang di. pernikahanya Ana.
Lalu mata Diah tertuju pada Abang yang sedang menyuapi Ayu dengan penuh perhatian.
__ADS_1
"Abang kenapa sekarang jadi berubah, kenapa jadi lebih manis dan perhatian seperti itu, padahal waktu dulu Aku sering mendekati Abang, dia sangat kaku dan cuek,, apa yang membuatnya jadi seperti itu, apa istrinya itu sangat istimewa,,"dalam hati Diah berkata sambil menatap Abang.
"Ayah gimana kabarnya Bun,, "Diah sengaja langsung mengalihkan pandanganya karena merasakan sakit di dalam dadanya.
"Ayah sehat ,,,makanya besok main yah, Ayah pasti senang melihat Diah main ke rumah,, "
"Iya tan,, besok Diah main ke rumah,, "
Selesai makan, mereka lalu memutuskan untuk belanja.tapi sebelum pergi Ayu sudah merasakan pusing lagi.
"Mas,, kepala Ayu pusing,"sambil memijit keningnya.
"Pusing lagi Yang,, "Ayu mengangguk.
"Kalau Ayu pusing lagi mendingan kita langsung pulang aja yuk,, kasian Ayu. Ayu harus banyak istirahat soalnya biar saat pesta nanti Ayu sehat,, "kata Bunda.
"Iya Bun,, "jawab Abang.
"Maafin Ayu ya Bun,, "
"Ngga papa,, udah yuk kita pulang,, "Abang lalu menggandeng tangan Ayu dengan posesifnya.
Sedang Diah dari tadi menatap ke arah Abang dengan rasa tak percaya.
"Kak,, kaka kenapa dari tadi lihatin Abang kok kaya gitu,,? "tanya Ana pada Diah saat jalan di belakang Abang, Ayu dan Bunda.
"Kaka aneh lihat Abang kamu yang jadi bucin gitu, padahal dulu baru di deketin wanita aja dia langsung kabur, kenapa tingkahnya sekarang jadi beda banget, kaya bukan Abang yang dulu kaka kenal lagi,, "
"Mungkin perubahan Abang karena Abang sangat mencintai Kak Ayu,, Cinta bisa merubah segalanya Kak,, seperti kisah Ana dengan calon suami Ana,, "
"Masa,, ceritaiin dong kisah kamu Na sama calon suamimu itu,, "
"Boleh,, tapi besok kalau kak Diah main ke rumah yah,, "Diah pun mengangguk.
__ADS_1
Jangan lupa like, komen dan votenya, trimakasih...