Aku Bukan Pebinor

Aku Bukan Pebinor
Vino Ke Kampus Ai


__ADS_3

Vino setelah menghadiri peresmian pembukaan usaha temanya itu langsung pergi.


Ternyata Vino pergi ke kampus dimana Ai kuliah, dan di tempat Ai kuliah Vino punya teman seorang Dosen.


"Ada angin apa kamu kesini Vin,, ngga ngabarin dulu lagi, untung Aku lagi ngga ngajar,, "saat Vino sudah ada di ruangan temanya.


"Aku juga tadinya ngga berniat nemuin kamu, Aku mau nemuin cewe yang kuliah di sini, dan Aku baru ingat kamu Dosen di sini, jadi Aku nyamperin kamu dulu,, "


"Tumben kamu mau nemuin cewe, biasanya kamu anti dengan mahluk yang namanya cewe,, "


"Tau Aku juga,, soalnya yang ini tuh beda,, jadi bikin Aku penasaran,, "


"Jadi penasaran siapa sih cewe yang bisa bikin kamu kaya gini,, kamu punya fotonya ngga,, "Vino menggeleng.


"Serius,,, "Vino mengangguk lagi.


"Trus kamu tau jurusan yang dia ambil ngga, "


"Ngga juga,, "


"Ya Tuhan,,, trus cara kamu mau bertemu denganya gimana,? "


"Aku juga ngga tau,, "


Teman Vino yang bernama Rudi lalu mencari ide, karena kasian juga melihat temanya yang sudah lama jomblo.


"Ini jam iatirahat, siapa tau cewe yang sedang kamu taksir sedang makan di kantin, jadi kita ke kantin kampus ini aja yuk, sekalian Aku pengin makan siang di tlaktir kamu,, "


"Boleh lah ayo, kamu boleh pesan apa aja, asal bantu Aku untuk mencarinya,, "


"Beres,, ayo... "lalu mereka berdua pun keluar dari ruangan Rudi dan menuju kantin.


Sepanjang jalan menuju kantin, banyak mahasiswi yang melihat ke arah Vino dan Rudi, Rudi di kampus tempatnya mengajar ini juga banyak penggemarnya dan juga yang menyukainya, karena Rudi dosen termuda di kampus ini.

__ADS_1


Sampai di kantin mata Vino melihat kesana kemari, beda dengan Rudi yang langsung memesan makanan, karena bagi Rudi kapan lagi dapat tlaktiran.


Setelah 20 menit, dan Vino yang dari tadi sudah merasa gelisah, ahirnya yang di tunggu nongol juga. Ai bersama kedua temanya sedang berjalan ke arah kantin.


Mata Vino langsung menatapnya, dan bibirnya sambil tersenyum.


"Aisah,, sinih,, "kata Rudi. Aisah langsung menengok ke arah suara yang memanggil.


"Pak Rudi,, "kata Aisah pelan, dan kedua temanya pun meledeknya.


"Cie,, yang di panggil calon pacar,, "kata salah satu temanya dengan pelan.


"Sutt,, apaan sih,, "jawab Ai.


"Eh itu yang duduk di sebelah pak Rudi siapa yah, ganteng bangett,, "Ai dan satu temanya lalu melihat kesebelah Rudi.


"Pria rese itu,, kenapa ada di sini,, "kata Ai pelan, tapi masih terdengar oleh kedua temanya.


"Tapi tadi kamu bicara apa,, "


"Udah ngga usah di bahas,, "kata Aisah yang tidak ingin membahas tentang Vino.


Lalu Rudi memanggilnya lagi, dan Aisah bersama kedua temanya mendekat ke tempat Rudi duduk.


"Kalian mau makan,,?"ketiga cewe itu mengangguk.


"Oh,, iya.kalian kenalin ini teman saya namanya Vino, "Vino tersenyum mengangguk, begitu juga dengan kedua teman Aisah, tapi tidak dengan Aisah, dia tetap diam tanpa exspresi.


"Kalian pesanlah makanan yang kalian mau, biar nanti soal bayaran Bapa yang bayar,, "


.


"Serius nih pak,, "teman Aisah.

__ADS_1


"Iya,, "


"Tapi maaf pak,, terimakasih, kita bisa bayar sendiri kok, kita tidak enak merepotkan Bapa,,"kata Aisah, sedang Vino dari tadi matanya tidak lepas menatap Aisah.


"Ngga merepotkan kok, udah sanah pesan, dan nanti makanya harus di sini yah,, "


"Baik pak kita akan pesan makanan,, "lalu dua teman Aisah langsung menariknya. dan mengajak untuk pesan makanan.


"Kalian tuh apaan sih, ngga enak tau,, "kata Aisah.


"Kita ngga minta kok, orang pak Rudi yang nawarin, iya ngga,, "


"Iya,, udah deh Aisah jangan banyak ngomong, ini tuh rezki,, "


Kedua temanya Aisah langsung sibuk pesan, sedang Aisah hanya diam, tapi kedua temanya memesankanya untuk Aisah.


"Mereka bertiga adalah mahasiswiku, cantik cantikan,, "Vino pun mengangguk dan tetap menatap kearah Aisah.


"Yang itu namanya Aisah, dia adalah mahasiswi berprestasi, anaknya pintar dan tidak sombong, satu lagi dia juga sangat cantik kan,, "Vino lagi lagi hanya mengangguk.


Tidak lama Aisah dengan kedua temanya sudah membawa makanan dan ikut duduk di meja Pak Rudi dan Vino.


Mata Vino dari tadi melihat ke arah Aisah terus, Aisah yang merasa terus di tatapnya ahirnya ikut menatap ke Vino, tatapan Aisah sungguh tatapan tajam,sedang Vino justru mengedipkan satu matanya . membuat Aisah sangat kesal.


"Rud,, Aku sudah menemukan cewe yang Aku cari, jadi kamu boleh tambah pesan makanan apa aja yang kamu mau ,"


"Serius,, mana dia,, Aku penasaran ada cewe yang bisa membuatmu tertarik,, "


"Dia ada di depanku, sedang makan somai, dan rambut yang di kuncir kuda,, "


Hukkk,,, hukkk,,,


Jangan lupa like, komen dan votenya, trimakasih...

__ADS_1


__ADS_2